Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Jangan Tergoda dengan Harga Murah, Kenali Ini Ciri-ciri Daging yang Layak Dikonsumsi

Nurfa'ik Nabhan • Jumat, 12 April 2024 | 21:54 WIB
Pemantauan daging yang dilakukan jajaran Dispertanikap Kabupaten Semarang di pasar-pasar tradisional
Pemantauan daging yang dilakukan jajaran Dispertanikap Kabupaten Semarang di pasar-pasar tradisional

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang mengimbau masyarakat untuk bisa seleksi membeli daging di pasar.

Serta masyarakat diimbau untuk tidak tergoda daging yang memiliki harga yang murah.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang, Moh Edy Sukarno.

Dimana pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengawasan rutin.

Kegiatan tersebut sudah dilakukan di hari pertama Ramadan dan menjelang lebaran.

"Kita melakukan pemantauan lebih ketat dari biasanya dan pengawasan yang kami lakukan rutin setiap bulan dengan mengambil sampel dan pemeriksaan," ungkapnya Jumat (12/4).

Selain itu, pihaknya juga melakukan pemantauan di pasar hewan dan juga memberikan edukasi ke masuarakat melalui sosialisasi.

Diantaranya bagaimana cara pemilihan daging yang baik dan bagaimana ciri-ciri daging yang baik.

"Agar masyarakat tidak asal memilih daging dan tidak tergoda dengan harga yang murah," jelasnya.

Pemberian sebaran leaflet juga dilakukan di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Semarang.

Terutama di Darma Wanita binaan Dispertanikap Kabupaten Semarang.

Pemantauan juga di rumah pemotongan hewan (RPH) terkait dengan penyembelihan hewan-hewan sehat. Hingga pemantauan dilakukan ke pasar-pasar peredaran daging.

"Kami mengambil lokasi di pasar pasar besar seperti Pasar Bandarjo, Pasar Babadan, Pasar Projo Ambarawa, Pasar Karangjati, dan Pasar Kembangsari Tengaran," terangnya. 

Disisi lain, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dispertanikap Kabupaten Semarang, Yohana Diah Haryuni menambahkan terdapat beberapa ciri daging ayam dan sapi yang layak dikonsumsi.

Diantaranya bisa dilihat dari warna dari daging tersebut.

"Karena ciri utama daging yang mengarah ke pembusukan itu berybah menjadi lebih hijau," terangnya.

Tidak hanya itu, daging yang tidak layak konsumsi ketika daging tersebut sudah mulai mengeluarkan lendir dan berbau menyengat.

Dan masyarakat juga perlu memastikan kondisi organ ataupun hati sapi apakah terdapat caing atau tidak.

"Kalau sudah ada ciri-ciri tersebut kami akan tarik daging-daging tersebut," katanya.

Upaya-upaya yang dilakukan oleh Dispertanikap Kabupaten Semarang ini untuk menjamin daging yang didistribusikan di masyarakat layak dikonsumsi, aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

Bahkan jaminan keamanan pangan telah menjadi tuntutan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat.

"Dengan ASUH tadi menjadi kriteria Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk peredaran daging dengan keamanan pangan asal ternak," pungkasnya. (nun/bas)

 

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#lebaran #pemantauan #Dispertanikap Kabupaten Semarang #Daging