RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Ratusan penari anak-anak hingga remaja lakukan aksi menari bersama di Alun-Alun Bung Karno Ungaran.
Aksi tersebut dilakukan guna mengugah rasa memiliki budaya tari Jawa hingga bisa dilestarikan.
Pemilik Sanggar Budaya Condrowinoto Ungaran Eropiana Puspitasari mengatakan masih banyak generasi muda yang malu menari Jawa.
Generasi muda saat ini justru lebih tertarik dengan budaya luar. Sehingga kegiatan menari bersama dinilai salah satu upaya menyebarkan virus kecintaan dengan budaya Jawa.
"Memang harus dilakukan kegiatan seperti ini terus. Kami sengaja ditempat yang ramai, kami targetkan ke generasi muda untuk lebih peduli dengan budaya terutama Jawa karena kita memang tinggal di Jawa. Hari ini ada seratus anak-anak yang ikut menari,"ungkapnya.
Eropa mengatakan kali ini tarian yang dibawakan Tari Gegala. Ia berharap dengan flashmob tari tersebut banyak orang lebih peduli dengan budaya Jawa.
Sementara itu Azalia Nurul, 28, warga Ungaran mengatakan cukup terkejut dengan kegiatan tersebut.
Biasanya yang terlihat saat flashmob gerakan yang sedang ramai ditik tok ini justru tarian Jawa.
"Tadi sempat nimbrun ikut nari dengan anak-anak kecil, seru sih. Biasanya joget tik tok ini Jawa tapi belum luwes,"timpalnya. (ria/bas)
Editor : Baskoro Septiadi