Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bursa Kerja Pemkab Semarang Sediakan 6.000 Lowongan Pekerjaan

M

 


Advertisement

Pemerintah Kabupaten Semarang gelar bursa kerja di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja Ungaran. Rabu (3/6).
Pemerintah Kabupaten Semarang gelar bursa kerja di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja Ungaran. Rabu (3/6).

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Pemerintah Kabupaten Semarang lewat Dinas Tenaga Kerja buka bursa kerja (job fair) di Halaman kantor Dinas Tenaga Kerja. Kepala Dinas Tenaga Kerja M Taufiqurrahman mengatakan di tahun 2025 angka pengangguran ada di 3,67 persen atau ada 25.070 berdasarkan data BPS.

Angka pengangguran terbuka Kabupaten Semarang di tahun 2025 turun di bandingkan tahun sebelumnya. Job fair tahun ini digelar selama dua hari. Ada 26 perusahan yang menyediakan 6.969 lowongan kerja. Diantaranya garmen, pariwisata, makanan minuman dan bisnis ecer. 

Advertisement

"Untuk menekan angka pengangguran kita gelar job fair dan pelatihan. Mulai pelatihan menjahit, tata rias kita lakukan. Tahun ini job fair kita buka 6.969 lowongan,"ungkapnya. Rabu (3/6).

Para pendaftar yang sudah melakukan secara online dikatakan Taufiq ada 2.806 pelamar. Hingga saat ini Taufiq mengklaim jumlah lowongan pekerjaan di Kabupaten Semarang masih terbilang banyak. Sehingga untuk menampung para pencari pekerjaan masih mencukupi. 

Advertisement

"Hanya memang generasi saat ini atau gen Z ini lebih pemilih. Kita berharap di job fair ini para pencari pekerja bisa segera mendapatkan pekerjaan dan ditempatkan sesuai yang didaftar,"katanya.

Sementara itu Ketua Komisi D DPRD Pujo Pramujito usai mengecek langsung acara job fair mengatakan cukup kaget dengan jumlah enam ribu lowongan tersebut. Hal ini dinilainya merupakan tren baik.

Pasalnya diera sekarang mencari pekerjaan terbilang sulit. Pujo juga menekankan Pemerintah Kabupaten Semarang juga harus bisa mempersiapkan SDMnya. Misalnya dengan adanya pelatihan dasar menjahit ataupun yang lain.

"Saya waktu berangkat dari rumah juga tidak yakin ada ribuan lowongan pekerjaan. Tapi ternyata ya bener setelah saya kesini langsung. Memang dalam dunia kerja ini skill dibutuhkan. Kami juga menyadari adanya efisiensi ini membuat program pelatihan di Disnaker ikut berkurang. Tapi tidak apa-apa untuk menyelesaikan salah satu program misi-misi bapak kita untuk membuka lapangan kerja yang sebesar-besarnya dan juga mempersiapkan SDM kita tetap harus berjalan,"timpalnya.

Pujo menambahkan job fair kali ini harus dapat membantu pencari kerja mendapat pekerjaan ditengah situasi ekonomi yang melambat saat ini. Pihaknya juga menekankan bursa kerja juga tidak hanya menyerap untuk lulusa. S1 saja namun juga untuk lulusan SMK.(ria)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Inventor Terus Meningkat, Trenova Diharapkan Tekan Stunting di Kabupaten Semarang

Inventor Terus Meningkat, Trenova Diharapkan Tekan Stunting di Kabupaten Semarang

Antusiasme masyarakat Kabupaten Semarang dalam berinovasi terus meningkat. Pada Lomba Inovasi Daerah (Trenova) tahun 2026, jumlah inventor yang masuk mencapai 107 inventor.

Dicari Kepala Dinas Baru! Tiga Jabatan Strategis di Pemkab Semarang Minim Pendaftar

Dicari Kepala Dinas Baru! Tiga Jabatan Strategis di Pemkab Semarang Minim Pendaftar

Pemerintah Kabupaten Semarang membuka seleksi terbuka untuk mengisi di sembilan jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT) atau kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih kosong.

Cegah Atlet Pindah Daerah Karena Bonus, Bondan: Ekosistem Olahraga Jateng Harus Sehat

Cegah Atlet Pindah Daerah Karena Bonus, Bondan: Ekosistem Olahraga Jateng Harus Sehat

Pemerintah Kabupaten Semarang memastikan bonus bagi atlet dan pelatih peraih medali Porprov XVII Jawa Tengah 2026 akan direalisasikan pada APBD Perubahan 2027.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer