Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang Gencarkan Penanaman Pohon dan Bersih Sungai, Upaya Antisipasi Musim Penghujan

Nurfa'ik Nabhan • Sabtu, 9 Desember 2023 | 00:13 WIB
Kepala DLH Kabupaten Semarang, Heru Purwantoro
Kepala DLH Kabupaten Semarang, Heru Purwantoro

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Semarang gencar melaksanakan penanaman pohon dan bersih sungai.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya menghadapi musim penghujan. 

Kepala DLH Kabupaten Semarang, Heru Purwantoro menyebutkan pihaknya selalu menggandeng para relawan dan komunitas yang ada di wilayah Kabupaten Semarang.

Tidak hanya itu, teruntuk penanam pohon juga bekerjasama dengan pihak-pihak terkait. 

"Penanaman pohon ini sudah kita lakukan di beberapa titik, seperti dikawasan lereng gunung. Seperti di lereng Merbabu, Telomoyo, dan Ungaran," katanya Kamis (7/12). 

Di tahun 2023, penanaman juga dilakukan di lahan-lahan yang sudah tidak produktif dan di lahan daerah aliran sungai (DAS). Seperti di Kecamatan Pabelan, Bringin, dan Kaliwungu. 

"Sumber anggaran tentunya dari Pemkab Semarang dan jumlahnya cukup banyak. Karena penanaman pohon ini juga menjadi perhatian dari Bupati Semarang untuk menanggulangi bencana alam," terangnya. 

Terdapat beberapa jenis pohon yang ditanam di lahan-lahan pegunungan yakni pohon konservasi seperti pohon Pinus, Sonokeling, dan Trembesi.

Tidak hanya itu, pohon produktif seperti alpukat, mangga, durian, dan kelengkeng juga ditanam di lahan yang kurang produktif. 

"Kalau di area lereng gunung memang harus ditanami pohon konservatif yang dapat menyerap air. Sedangkan pohon produktif bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar nantinya jika berbuah," katanya. 

Tidak hanya program penanaman pohon, DLH Kabupaten Semarang juga gencar melaksanakan bersih sungai. Karena seringkali bencana banjir disebabkan oleh aliran air sungai yang tersumbat oleh sampah. 

"Program Kali Bersih ini sudah kita lakukan di sungai Ambarawa, Sungai Papringan di Kecamatan Kaliwungu, dan di Poncoroso di Kecamatan Bawen," bebernya. 

Dalam satu kali pembersihan satu sungai sampah yang didapatkan jumlahnya cukup besar. Bahkan bisa tiga ton hingga enam ton sekali melakukan bersih-bersih. 

Maka dari itu, pihaknya bekerjasama dengan 64 relawan peduli lingkungan untuk bersama-sama dalam menjalankan program bersih-bersih sungai tersebut.

Serta melibatkan para camat, lurah, dan kades untuk menjalankan program tersebut. 

"Laporan dari camat dan para lurah maupun kades sangat berguna bagi kami agar lingkungan hidup di sekitar masyarakat bisa terjaga," pungkasnya. (nun) 

 

Editor : Agus AP
#penanaman pohon #bersih sungai #DLH Kabupaten Semarang #Kabupaten Semarang