RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Sebuah truk tronton menabrak empat kios gerabah Jalur Semarang-Solo, Jalan Fatmawati, Desa Kandangan, Kecamatan Tuntang Sabtu (21/10). Empat kios hancur beserta barang dagangan banyak yang rusak.
Salah satu pemilik kios asal Kandangan, Bawen, Sri Prihati, mengungkapkan ia berada di depan kios miliknya sebelum terjadi kecelakaan.
Ia langsung panik ketika truk tronton dengan kecepatan kencang menabrak kios sebelum kios miliknya.
"Kencang tadi mas pas nabrak kios pertama. Terus agak pelan karena ban tronton terperosok, " ujarnya.
Ia mengaku langsung pindah mengamankan diri karena takut tertabrak. Namun dua kios miliknya sudah hancur bagian depan dan sebagian barang dagangannya hancur.
"Ini ada gerabah, kerajinan dari tanah liat, kemudian ada dekorasi bunga. Kalau hancur semua tidak, tapi banyak yang hancur juga, " ungkapnya.
Sebagian barang dagangan miliknya yang masih selamat sudah mulai diamankan dan dititipkan di kios milik saudaranya.
Dan saat ini ia bersama pemilik kios lainnya tengah membereskan apa yang bisa diselamatkan.
"Ini tadi sudah dibantu ambil barang yang tidak hancur dan saya titipkan di tempat saudara, " katanya.
Sri berharap nantinya ada ganti rugi dari pihak truk tronton. Karena kios tersebut merupakan satu-satunya mata pencaharian sehari-hari.
"Ya semoga nanti ada ganti rugi mas. Ini kalau ditaksir bisa ratusan juta ruginya. Karena bangunan hancur dan beberapa barang dagangan juga ikut rusak, " terangnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Arpan truk trailer bernomor polisi H 9366 OA yang dikemudikan Kasan, 46, warga Kendal melaju dari Salatiga arah Bawen.
Namun saat berada di lokasi kejadian truk tiba-tiba oleng ke kiri dan menabrak kios-kios.
"Diduga sopir mengantuk saat mengendarai truk dan akhirnya terjadi kecelakaan tunggal, " ungkapnya.
Unit Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Iptu Sutarto menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
Truk tronton dengan tersebut menabrak tiga warung yang tengah buka dan satu warung dalam kondisi tertutup.
"Kejadian tadi sekitar pukul 12.30 WIB. Dan pukul 14.00 WIB tadi sudah dilakukan evakuasi truk dan pengaturan lalu lintas, " jelasnya.
Untuk pengemudi truk saat ini masih dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Dan kondisi warung yang hancur akibat kecelakaan tengah dibersihkan dan dirapikan oleh pemilik kios. (nun/bas)
Editor : Baskoro Septiadi