RADARSEMARANG.ID, UNGARAN - Musim kemarau panjang masih melanda wilayah Kabupaten Semarang.
Hal ini berdampak dengan permintaan air di Umbul Senjoyo, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran yang semakin meningkat.
Umbul Senjoyo sendiri merupakan salah satu mata air yang ada di Kabupaten Semarang yang tidak terlalu berimbas dengan adanya kemarau panjang.
Debit air di Umbul Senjoyo masih normal belum ada penurunan. Sehingga di tempat tersebut digunakan untuk memasok air bersih.
Kepala Desa Tegalwaton, Tri Wuryanto mengatakan peningkatan permintaan air bersih dari Umbul Senjoyo sudah sejak tiga bulan terakhir. Bahkanpada musim kemarau peningkatannya dua kali lipat dari biasanya.
"Kalau di musim penghujan sehari terdapat sepuluh hingga 15 mobil tangki air yang mengambil air. Tapi sekarang bahkan bisa mencapai 30 mobil per harinya, " ungkapnya.
Air dari mata air Senjoyo itu selain didistribusikan ke wilayah Kabupaten Semarang, juga disalurkan ke beberapa daerah.
Seperti Boyolali di Wonosamodro, Wonosegoro, Juwangi, Ampel, sampai Purwodadi.
"Jadi pengambilan air pun tidak berhenti satu hari satu malam. Dan mereka banyak mengambil air pada malam hari, " katanya.
Pihaknya juga tidak memasang tarif untuk air tersebut. Namun hanya menarik jasa untuk menaikkan air dari sumber ke mobil tangki yang dikelola oleh BUMDes setempat.
Karena posisi mobil tangki berada di atas sedangkan air berada dibawah.
"Jasanya itu Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu. Kalau mereka membawa diesel sendiri ya kami bantu, tidak membayar, " bebernya.
Tri mengungkapkan, Umbul Senjoyo memiliki luas 19 hektar, sedangkan luasan yang ada airnya hanya 1,5 hektar. Meskipun demikian saat kemarau panjang debit air di Umbul Senjoyo masih stabil.
Banyak pihak yanh yang berkoordinasi dengan Pemdes Tegalwaton dengan tujuan meminta bantuan air bersih. Namun pihaknya tidak memiliki fasilitas mobil tangki untuk menyalurkan air.
"Harapan saya, pemerintah daerah bisa memberikan bantuan atau meminjamkan mobil tangki agar kita bisa membantu penyaluran air, " pungkasnya. (nun)
Editor : Agus AP