Kepala Dinas Pariwisata Dewi Pramuningsih mengungkapkan, sektor pariwisata belum sepenuhnya kembali. Dari 52 tempat wisata, 40 diantaranya sudah melakukan verifikasi dan sudah beroperasi. Sisanya hingga kini belum mengirimkan surat. Dimungkinkan bisa jadi tempat wisata tersebut sudah tak berjalan lagi.
"Kami harus gerak cepat. Untuk promosi sehingga rasa percaya masyarakat untuk pergi ke tempat wisata ada lagi," ungkapnya ketika ditemui di Bukit Cinta, Ambarawa Selasa (29/9/2020).
Dewi juga menekankan, masyarakat tak perlu khawatir. Protokol kesehatan di tempat wisata sudah diterapkan. Terutama pada kawasan Bandungan, Gedongsongo.
Penurunan pengunjung hingga 60 persen masih terjadi. Pihaknya pun menyadari zona merah memang berpengaruh."Kalau dibiarkan ekonomi bisa mandeg. Sehingga kami gandeng milenial. Konsepnya sayembara lomba. Wisata dengan kebiasaan baru," imbuhnya.
Sementara itu Kepala Desa Kalongan Yarmuji yang desanya memiliki banyak destinasi wisata merasa tak keberatan. Protokol kesehatan dinilainya sebuah keharusan. Termasuk para pengunjung."Meskipun masih banyak yang ngeyel tapi tetep harus dikejar lantas diingatkan. Kalau marah ya sudah biarin aja pokoknya patuh," ujarnya. (ria/zal/bas)
Editor : Agus AP