Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Pelihara Belatung Pemakan Sampah

Agus AP • Selasa, 5 November 2019 | 16:48 WIB

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN-Pemerintah Kabupaten Semarang mengembangkan budidaya maggot (belatung) secara masal untuk mekurangi jumlah sampah organik yang terus meningkat. Belatung lalat jenis Black Soldier Fly (BSF) ini dibesarkan dengan diberi pakan sampah organik.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (Barenlitbangda) Kabupaten Semarang Anang Dwinanta mengatakan, program ini sebagai tindak lanjut Kongres Sampah di Tuntang. Produk yang dihasilkan pun bisa menaikkan ekonomi warga setempat. "Maggot BSF sendiri bisa menjadi pengganti pakan ternak. Protein di dalamnya lebih tinggi dibandingkan pakan yang lain. Ini juga menjadi solusi tingginya harga pakan ternak, sekaligus mengurangi jumlah sampah organik," ceritanya, Senin (4/11).

Ada 70 peserta yang siap membudidayakan maggot. Ia mengatakan umur TPA Blondo semakin pendek. Harus ada inovasi untuk memperpanjang umur TPA. "Kemungkinan kalau terus menumpuk sampahnya TPA Blondo tinggal dua tahun lagi. Yang mengawali inovasi ini Barenlitbangda dan Relindo. Budidaya maggot ini diharakan bisa menjadi kegiatan produktif di desa dengan menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)," lanjutnya.

Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha sangat mendukung kegiatan ini. Ia juga menegaskan untuk warga dapat berperan mengolah sampah organik ini. "Langkah yang bagus untuk pengolahan sampah yang semakin menumpuk. Semua harus bergerak, nanti akan berdampak pada ekonomi warga,"ungkapnya. (ria/ton) Editor : Agus AP
#belatung #SAMPAH