RADARSEMARANG.ID - Mendaki gunung merupakan aktivitas yang cukup seru dan menantang.
Selain olah raga fisik, mendaki gunung juga salah satu cara healing menikmati alam yang eksotis untuk melepas penat.
Mendaki gunung juga merupakan olahraga yang cukup ekstrem. Seorang pendaki gunung juga harus menanggung konsekuensi perubahan alam.
Seperti kondisi cuaca yang cenderung panas dan dingin, badai, medan yang terjal, dan bahaya alam lainnya.
Karena itulah, pendaki pemula harus paham dan mengenal karakteristik medan gunung yang hendak dijadikan tempat untuk mendaki.
Sebab, jika belum mengetahui informasi seputar gunung dan kondisi fisik yang tidak prima, tidak menutup kemungkinan rentan mengalami cedera bahkan hipotermia.
Berikut ini kami sajikan daftar gunung di Jawa Tengah dengan ketinggian dibawah 3.000 meter diatas permukaan laut (mdpl) yang bisa di kunjungi oleh pendaki pemula.
- Gunung Andong
Gunung yang terletak di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang ini sangat cocok untuk pendaki pemula. Gunung ini memiliki ketinggian 1726 mdpl di puncak tertingginya.
Gunung Andong juga patut dijuluki gunung sejuta umat. Pasalnya, digemari banyak kalangan mulai dari anak-anak hingga orang tua. Bahkan seringkali beberapa pasangan berani mengajak balita.
Baca Juga: Deretan Gunung di Jawa Tengah Ini Cocok untuk Pendaki Pemula, Ini Daftarnya
Jalur atau trek menuju ke puncak juga cukup bersahabat dan landai. Estimasi perjalanan sekitara 2-3 jam saja. Sepanjang jalur didominasi tanah dan tanjakan yang tidak banyak menguras tenaga.
Terdapat tiga jalur yang terkenal diantaranya Andong via Sawit, Andong via Pendem, dan Andong via Gogik. Ketiga jalur itu saling berdekatan yang terletak dari sisi timur.
Pemandangan eksotis 360 derajat juga dapat dinikmati dari puncak Gunung Andong jika cerah. Mulai dari Gunung Merbabu, Merapi di sisi timur, lalu Sumbing, Sindoro, Prau, bahkan Gunung Slamet di sisi barat. Sementara disisi utara akan tampak juga gunung Telomoyo dan Ungaran.
Di gunung ini para pendaki juga seringkali dimanjakan dengan pemandangan golden sun rise yang muncul dari ufuk.
- Gunung Prau
Sudah tak asing terdengar di telinga para pendaki. Gunung Prau juga memiliki kepingan surga dengan panorama ikonik di sisi timur.
Yakni pemandangan gabungan yang hampir sejajar dan menyatau antara Gunung Sumbing, Sindoro, dan Kembang. Gunung Prau sudah menjadi salah satu destinasi favorit di kalangan pendaki.
Gunung Prau termasuk ramah bagi pemula dengan ketinggian 2.590 mdpl. Terletak di Kabupaten Wonosobo.
Beberapa jalur yang bisa diakses menuju puncak Gunung Prau diantaranya Via Patak Banteng, Dieng, Kalilembu, Igrimanak, Dwarawati, dan Wates yang berlokasi di Temanggung. Keseluruhan jalur tersebut dapat dilalui hanya dengan waktu 3-4 jam.
Terlebih kini pada jalur Patak Banteng juga sudah dibuat jalur baru yang lebih landai dan pemandangannya juga lebih bagus dan terbuka.
Pemandangan sunrise Gunung Prau selalu tak pernah gagal. Bahkan digadang-gadang oleh mayoritas wisatawan yang menyebut pesona golden sunrise Gunung Prau merupakan terbaik se-Asia Tenggara.
Selain sunrise, Gunung Prau juga memiliki sabana yang cukup luas dengan hamparaan bunga Daisy yang berwarna-warni ketika mekar. Hamparan sabana, perbukitan, dan pepohonan itu seringkali disebut para pendaki dengan hamparan bukit Teletubbies.
- Gunung Ungaran
Gunung yang berlokasi di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang ini memiliki elevasi 2.050 mdpl dan cocok untuk pemula.
Terdapat empat jalur yakni Via Mawar, Perantunan, Gedong Songo, dan Promasan dari Kabupaten Kendal.
Adapun estimasi pendakian Gunung Ungaran ini akan memakan waktu 5-8 jam. Para pendaki bisa mengunjungi tiga puncak sekaligus.
Yakni puncak Bondolan (1.885 mdpl), Botak (2.050 mdpl), dan puncak Puncak Banteng Raider yang berada di sisi utara Gunung Ungaran.
Gunung ungaran ini juga cukup istimewa jalurnya karena tidak terlalu sulit bagi pendaki pemula. Selain itu juga terdapat sabana dengan hamparan hijau yang cukup luas sebelum menuju puncak Bondolan.
Karena posisi Gunung Ungaran yang berada di bagian utara, dari puncak pendaki juga bis amelihat Gunung Muria dan Lawu di sisi timur, lalau Merbabu dan Merapi di sisi tenggara.
Lalu Andong dan Telomoyo di sebelah selatan. Sementara, di barat daya terhampar panorama gunung Sumbing, Sindoro, dan Prau.
- Gunung Muria
Puncak Natas Angin menjadi lokasi favorit para pendaki dengan Jalur Naganya yang bisa dilewati dari Kabupaten Kudus.
Selain aksesnya mudah, trek pendakian yang tidak berat, pemandangan di puncak natas angin juga cukup mewah. pendaki akan dihidangkan gugusan pegunungan Muria yang membentuk letter U.
Gunung Muria berada di pojok utara Jawa Tengah masuk masuk wilayah Kudus, Pati, dan Jepara. Karena itu, dari puncak Natas Angin dapat terlihat hamparan pantai utara Laut Jawa.
Pendaki pemula juga harus menjajal pendakian Gunung Muria yang memilki ketinggian 1515 mdpl ini. perkiraan estimasi perjalanan menuju puncak dari base campmemakan waktu sekitar 4-6 jam.
Namun jangan heran dan kaget karena selain pendaki, masyarakat juga banyak yang naik Gunung Muria untuk berziarah. Karena banyak sekali petilasan-petilasan leluhur masyarakat sekitar. Selain petilasan Soekarnojuga terdapat makam Raden Umar Said (Sunan Muria).
Gunung Muria juga menjadi gunung yang memiliki puncak terbanyak. Selain puncak Natas Angin, juga terdapat puncak Puncak Songolikur (1.603 mdpl) dari Kudus, lalu Puncak Argopiloso (1.581 mdpl), Puncak Termulus, dan Puncak Argo Jembangan yang bisa diakses dari Pati.
Selain itu juga terdapat Puncak Abiyoso, yang merupakan titik puncak Gunung Muria yang paling rendah.
Di tempat inilah terdapat petilasan dari Eyang Abiyoso dan terdapat warung beserta rumah yang bisa dijadikan sebagai tempat istirahat.
Dari Jepara juga terdapat jalur pendakian dengan puncaknya bernama Candi Angin.
- Gunung Bismo
Gunung Bismo yang terletak di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo juga menjadi salah satu destinasi favorit pendaki. Dengan ketinggian 2.365 mdpl gunung Bismo merupakan salah satu gunung yang cukup populer di Jawa Tengah.
Meski panoramanya tak semegah Gunung Prau namun tetp menyuguhkan pemandangan dataran Dieng yang cukup menawan.
Lokasinya yang berada di ujung barat daya, membuat pendaki melihat jelas kawasan dieng dan kemegahan Gunung Sindoro, Kembang, dan Sumbing yang tampak sejajar dan menyatu jika dilihat dari puncak.
Terdapat tiga jalur untuk bisa mengakses pendakian Gunung Bismo. Diantaranya Sikunang yang dapat mengunjungi empat puncak sekaligus yakni Puncak Tugel (2.332 mdpl), Puncak Indraprasta (2.635 mdpl), Puncak Nemu-Nemu (2.348 mdpl), Puncak Gandhara (2.354 mdpl) dan Puncak Hastinapura (2.338 mdpl). Selain jalur Sikunang juga terdapat jalur Silandak dan Deroduwur.
- Gunung Kembang
Gunung satu ini merupakan salah satu gunung di kawasan Wonosobo, Jawa Tengah. Tepatnya gunung ini berada di Dukuh Blembem Kaliurip, Desa Damarkasihan, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo.
Meski tak sepopuler gunung-gunung lainnya, Kembang cukup unik disebut anak kandung Gunung Sindoro.
Posisinya yang menempel di sebelah selatan Gunung Sindoro seakan seperti ibu dan anak. Gunung Kembang juga terbilang cukup landai dengan ketinggian 2.340 mdpl. Estimasi waktu pendakian diperkirakan memakan waktu sekitar 4 jam.
Terdapat dua jalur yang bisa dilewati yakni yang paling terkenal Kembang via Blembem dan satunya lagi Kembang Via Lengkong. Daya tarik Gunung Kembang yakni keberadaan kawah purba yang menyerupai cekungan danau.
Disebut masyarakat sekitar dengan Kawah Bimo Pengkok. Saat ini ditumbuhi rumput-rumput yang menghijau yang menjadi sabana. Dan apabila musim hujan biasanya menampung air dan menciptakan danau dadakan.
- Bukit Sikendil
Bukit Sikendil juga sangat cocok untuk latihan pendaki pemula. Bahkan tak perlu repot-repot membawa perlengkapan camp. Dengan waktu relatif cukup singkat pemandangan Sikendil juga cukup menawan.
Letaknya di Desa Sibajag, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Dengan ketinggian 1.800 mdpl cukup membuat perjalanan pendakian singkat. Yakni sekitar 30-40 menit. Jalur atau trek menuju puncak pun cukup mudah
Letak Gunung Kendil ini berseberangan dengan Gunung Sindoro yang terlihat perkasa dari dekat. View mewah itulah yang akan tersaji jika dalam kondisi cerah. Tentu hal ini menjadi opsi pendakian yang tepat bagi pemula.
- Bukit Sikunir
Bukit Sikunir yang berada di ketinggian 2.300 mdpl juga bisa menjadi opsi bagi pendaki pemula. Tak kurang dari 40 menit, bisa menuju puncak dan menikmati bentangan pemandangan mewah golden sun rise berlatar dataran Dieng,
Panorama alamnya cukup mirip dengan gunung Bismo yakni pemandangan Sunrise berlatar Gunung Sindoro dan Kembang. Biasanya, para pengunjung datang ketika subuh dan naik untuk menikmati sunrise.
Namun perlu waspada ketika hari libur, karena baik jalur maupun area puncak seringkali penuh disesaki wisatawan.
- Gunung Telomoyo
Meski terkenal dengan akses sepeda motor hingga puncak, namun ternyata Gunung Telomoyo juga terdapat jalur pendakian via Arsal yang terletak di Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang.
Jalur tersebut tentunya berbeda dengan jalur yang dapat dilalui oleh sepeda motor. Estimasi pendakian melalui jalur Arsal ini diperkirakan memakan waktu dua jam.
Jalur ini akan melewati enam titik diantaranya jalan masuk Gapura Ismoyo, Pos 1 hingga pos 3, lalu tugu perbatasan Kabupaten Magelang dan Kabupaten Semarang, dan terakhir adalah area Sunrise Camp. (mia/bas)
Editor : Baskoro Septiadi