Acara edukatif ini diyakini dapat memperkuat kompetensi mahasiswa program studi (prodi) administrasi kesehatan sebelum mereka benar-benar terjun ke industri pelayanan publik.
Kepala Program Studi S1 Administrasi Kesehatan STIKES Bethesda Yakkum Temanggung Andreas Kurnianto mengikutsertakan ke-40 mahasiswanya untuk mengikuti acara yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Magelang itu.
Menurut Andreas, materi yang disampaikan BPJS Kesehatan bermanfaat untuk menambah kesiapan mahasiswa memahami sistem jaminan kesehatan di Indonesia.
Pasalnya, mereka dituntut memiliki kemampuan komunikasi dalam bidang kesehatan.
“Mahasiswa administrasi kesehatan memang dipersiapkan menjadi komunikator program kesehatan. Jadi kegiatan ini sangat mendukung karena mereka mendapatkan materi langsung dari sumbernya,” ujarnya.
Dari acara tersebut, kata Andreas, mahasiswa juga memperoleh nilai lebih.
Pasalnya, materi yang diberikan menggunakan data dan pengalaman riil dari BPJS Kesehatan sehingga melengkapi pembelajaran di kelas.
“Kami berharap, mahasiswa semakin memahami sistem jaminan kesehatan nasional. Dan mereka mampu berperan aktif dalam menyampaikan informasi program kesehatan kepada masyarakat secara luas,” tambahnya.
Senada dengan Andreas, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang Maya Susanti mengungkapkan alasan kuat di balik pemilihan STIKES Bethesda Yakkum Temanggung sebagai sasaran kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Campus.
Pihaknya menilai, kampus ini memiliki relevansi program studi yang berkaitan langsung dengan administrasi kesehatan dan asuransi sosial.
Karena itu, Maya berharap mahasiswa tidak hanya memahami konsep perlindungan kesehatan secara akademis saja.
Tetapi mampu menyampaikan pentingnya perlindungan jaminan kesehatan sosial untuk dimiliki setiap masyarakat.
“Supaya mereka memahami social health insurance secara utuh dan bisa menyebarkan pemahaman itu ke komunitas terdekat, keluarga, teman, dan masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, pendekatan melalui institusi pendidikan dinilai lebih efektif dan strategis untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sekaligus mempersiapkan mereka menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan informasi mengenai manfaat program yang dibangun dengan sistem gotong royong tersebut.
“Kegiatan seperti ini rutin yang setiap tahun kami lakukan. Kali ini kami hadir di kampus sebagai bagian dari pendekatan kepada komunitas masyarakat dan juga dalam rangka menyambut ulang tahun BPJS Kesehatan bulan depan,” pungkasnya. (dev/put)
Editor : H. Arif Riyanto