RADARSEMARANG.ID - Baru-baru ini sebuah perusahaan asal China berhasil membuat sejarah karena drone buatannya berhasil terbang sampai ke titik tertinggi di bumi yaitu Mount Everest di Pegunungan Himalaya.
Perusahaan China, DJI berhasil menciptakan sebuah drone yang mereka beri nama Drone FlyCart 30 yang mampu terbang ke puncak Gunung Everest di Nepal.
Diketahui drone itu diterbangkan dengan misi untuk membantu operasi kebersihan di Gunung Everest yang memiliki ketinggian lebih dari 6.000 meter di atas permukaan laut.
Gunung Everest dikunjungi oleh ribuan pendaki di setiap tahunnya, terhitung 6.600 pendaki datang mendaki di sini pada tahun 2023 kemarin.
Pendaki yang datang banyak meninggalkan sampah-sampah di puncak Everest, diperkirakan rata-rata setiap orang akan meninggalkan 8 kilogram sampah saat naik dan turun gunung.
140 ton sampah telah menumpuk di puncak Gunung Everest dalam tujuh dekade terakhir.
Drone milik DJI di lepaskan dari basecamp ke puncak Gunung Everest dengan membawa 15 Kg tabung oksigen dan perlengkapan lain ke camp 1, yang terletak 1.700 meter di atas basecamp.
Saat kembali, drone membawa sampah dari puncak gunung dengan berat yang sama.
Hebatnya, meski drone berhasil naik turun Gunung Everest dengan jarak yang lumayan jauh, drone tersebut hanya memakan setengah daya baterai yang dimiliki.
Tak hanya sampai disitu, drone ini juga berhasil melewati suhu di bawah 0 derajat dan angin kencang yang ada di Pegunungan Himalaya.
Dilansir dari Wionews, Direktur Senior Strategi Perusahaan DJI, Christina Zhang mengatakan jika kemampuan drone dalam mengangkut peralatan, perlengkapan, dan sampah secara aman menggunakan drone berpotensi merevolusi logistik pendakian Everest, memfasilitasi upaya pembersihan sampah, dan meningkatkan keselamatan untuk semua yang terlibat.
Pemerintah Nepal meminta perusahaan DJI untuk membantu dalam pembersihan jalur pendakian puncak Everest yang sering dilalui oleh para pendaki.
Hal ini mempermudah para pemandu lokal yang harus menyebrangi sungai es Khumbu Icefall yang merupakan bagian tersulit dari gunung everest dalam membawa sampah dari camp 1 ke basecamp, dan bahkan tak sedikit pula para pemandu lokal ini sampai kehilangan nyawa mereka.
Setelah keberhasilan DJI dalam melakukan uji coba ini, rencananya drone ini akan digunakan sebagai misi penyelamatan darurat bagi para pendaki.
Setelah dari Everest, drone ini direncanakan akan digunakan pula pada Gunung Ama Dablam pada musim gugur yang terletak di pegunungan Himalaya Timur, Nepal. (mg3/bas)
Editor : Baskoro Septiadi