RADARSEMARANG.ID - FIM dan Dorna Sport resmi mengubah aturan konsesi untuk MotoGP musim 2024, sebelumnya berdasarkan total konsesi berubah dengan sistem persentase total poin.
Aturan MotoGP sebelumnya berdasarkan performa pabrikan MotoGP semusim, jika tidak memperoleh podium sama sekali. Pabrikan itu di musim MotoGP selanjutnya mendapatkan hak konsesi atau keringanan.
Mulai dari alokasi mesin lebih banyak, pembalap reguler boleh melakukan tes dengan motor MotoGP.
Konsesi MotoGP 2024 berubah total dimana tidak lagi memperhitungkan tidak finis podium dalam semusim. Akan tetapi diukur prosentasi dengan jumlah total poin di MotoGP 2023.
Sebagai info MotoGP 2023 berlangsung dengan format baru Sprint dan Main Race digelar Sabtu dan Minggu. Konsesi MotoGP 2023 dipersentasikan dengan total jumlah 720 dengan pembagian kategori A, B, C dan D.
A adalah lebih atau sama dengan 85% dari 720 poin, Kemudian B lebih dari atau sama dengan 60% tapi kurang dari 85%.
Selanjutnya C adalah lebih dari atau sama dengan 35% tapi kurang dari 60% dan terakhir D adalah kurang dari 35% dari 720 poin.
Ducati di klasemen konstruktor MotoGP 2024 meraih total 700 poin, artinya sama dengan 97,22%. Selanjutnya KTM (373 poin) setara dengan 51,81%; Aprilia (326 poin) sama dengan 45,72%. Kemudian Yamaha (196 poin) sebesar 27,22% dan Honda Honda koleksi 185 poin setara 25,69%.
Berdasarkan kategori maka Ducati dapat A untuk konsesi MotoGP 2024. Diikuti KTM dan Aprilia masuk kategori C dan Yamaha serta Honda termasuk kategori D. Untuk kategori D ini mendapatkan konsesi paling banyak keleluasaan.
Musim depan Yamaha dan Honda bisa mendapatkan alokasi 9-10 mesin per musim, boleh mengembangkan mesin, bebas melakukan tes privat di semua sirkuit dan pembalap reguler boleh melakukan tes dengan motor MotoGP.
Sementara untuk kategori C alokasi mesin 7-8 mesin semusim, tidak boleh riset mesin baru, wildcard maksimum 6 kali, pengetesan hanya boleh pembalap penguji dijatah di sirkuit saja.
Kemudian untuk kategori A paling tinggi dan diberi hak pengembangan yang lebih sedikit.
Tidak ada pengembangan mesin alias engine freeze, tidak ada wildcard, alokasi mesin 7-8 unit, untuk tes privat hanya boleh dilakukan test rider dijatah hanya di 3 sirkuit.
Konsesi MotoGP 2024 ini tidak bersifat tetap karena dievaluasi lagi di akhir paruh musim pertama alias summer break.
Konsesi MotoGP merujuk pada sejumlah hak istimewa yang diberikan kepada tim-tim tertentu dalam kompetisi MotoGP guna memberikan keseimbangan persaingan.
Konsesi ini diperkenalkan untuk mendukung tim-tim yang memiliki performa kurang baik agar dapat meningkatkan daya saing mereka. (*/bas)
Editor : Baskoro Septiadi