RADARSEMARANG.ID - Jeka Asparido Saragih, Petarung MMA atau bela diri campuran asal Simalungun, Sumatera Utara memenangkan pertandingan debutnya (19/11).
Ia merupakan petarung kelas ringan yang lebih dahulu bertanding untuk One Pride MMA.
Melihat performanya, Jeka pun dikontrak oleh Ultimate Fighting Championship (UFC) yakni promotor seni bela diri yang berbasis di Las Vegas, Amerika Serikat.
Jeka mencetak sejarah menjadi orang Indonesia pertama yang berlaga pada ajang bergengsi UFC.
Tampil di UFC APEX, 'Si Tendangan Maut' berhasil mengalahkan lawannya, Lucas Alexander.
Lucas merupakan petarung asal Brazil yang sama-sama berada dalam kategori petarung kelas ringan.
Jalannya pertandingan terhitung sangat cepat, setelah keduanya saling bertukar jab, yang dibalas oleh Lucas dengan low kick.
Sempat terkena pukulan straight dari Lucas, dan hampir menggoyahkan Saragih.
Lucas juga sempat mengunci bagian tubuh bawah Saragih.
Untungnya, Saragih berhasil menghindar bahkan dengan cepat membalikkan keadaan.
Saat Lucas berbalik badan, dengan sigap Saragih meluncurkan pukulan kuat yang difokuskan dengan tangan kanan.
Tak butuh waktu lama, Lucas Alexander ambruk T.K.O ditempat. Wasit membunyikan peluit, lalu Saragih dengan gembira melakukan selebrasi diiringi tarian tarian kecil.
Dengan mengenakan Sortali yakni penutup kepala adat milik suku Batak, Saragih berselebrasi sembari mengibarkan bendera Indonesia.
Berkibarnya bendera Indonesia di oktagon UFC Vegas disebut pertama dansemakin membuat kita yakin dengan talenta talenta putra bangsa sendiri.
Setelah memenangkan pertandingan tersebut, Saragih sempat mengaku ingin pulang kampung ke Indonesia.
"Karena tahun ini lebih banyak latihan ketimbang bertemu keluarga. Saya habis ini pulang kampung, bertemu dengan orang tua, anak istri saya" ujar Saragih masih di atas oktagon. (*/bas)
Editor : Baskoro Septiadi