RADARSEMARANG.ID – Kaori Sakamoto menorehkan momen emosional dalam program pendek (SP) putri di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 dengan meraih 77,23 poin dan menempati posisi kedua.
Penampilan ini menjadi program pendek terakhirnya di panggung Olimpiade, sekaligus menandai partisipasinya sebagai wanita Jepang pertama yang tampil di tiga Olimpiade berturut-turut.
Sakamoto mengakui bahwa ia menghadapi ketakutan menjelang penampilannya.
Usai latihan resmi, ia mengungkapkan dengan mata berkaca-kaca bahwa perasaannya bukan sekadar gugup atau tertekan, melainkan rasa takut.
Meski demikian, ia mampu mengendalikan emosinya dan menampilkan program pendek bertajuk “Time to Say Goodbye” dengan penuh penghayatan dan kekuatan teknis.
Baca Juga: Empat Tim Voli Putri Berebut Dua Tiket Terakhir Final Four Proliga 2026
Program tersebut dikoreografikan oleh Benoit Richaud, koreografer asal Prancis yang telah lama bekerja sama dengannya sejak masa sekolah menengah.
Setelah sempat berpisah selama empat musim, Sakamoto kembali bekerja dengan Richaud dan merasakan perkembangan signifikan dalam ekspresi serta kematangan artistiknya.
Ia menyebut kombinasi gaya skatingnya yang dinamis dengan sentuhan artistik Richaud menciptakan kesan lembut namun megah.
Sakamoto secara terbuka menyatakan bahwa ia membutuhkan dukungan Richaud untuk benar-benar menampilkan jati diri skatingnya di Olimpiade terakhir ini.
Keputusan kembali bekerja sama lahir dari keyakinan pribadi bahwa ia tak ingin menyesal di akhir kariernya.
Baca Juga: Kejutan Jelang Final Four Proliga 2026, Bhayangkara Presisi Lepas Aimal Khan
Lahir di Kobe pada 9 April 2000, Sakamoto mulai skating pada usia empat tahun. Ia meraih perunggu di Kejuaraan Dunia Junior 2017 sebelum naik ke level senior dan tampil di Olimpiade PyeongChang 2018, finis keenam secara individu.
Di Olimpiade Beijing 2022, ia meraih perak beregu dan perunggu individu.
Sejak 2022, ia mencatat tiga gelar juara dunia berturut-turut serta lima kemenangan beruntun di Kejuaraan Nasional Jepang.
Baca Juga: Proliga 2026: Berburu Dua Sisa Tiket Final Four Putri, Electric PLN Butuh Satu Kemenangan
Musim ini menjadi musim terakhirnya sebelum pensiun dari kompetisi. Dengan status sebagai pembawa bendera Jepang di Milan dan torehan posisi kedua di program pendek, Sakamoto sekali lagi membuktikan ketangguhannya—mengubah rasa takut menjadi kekuatan di panggung terbesar dunia.
Editor : Baskoro Septiadi