RADARSEMARANG.ID - Setelah berhasil menjadi juara Indonesia Masters 2026, Alwi Farhan langsung memasang target kedepan. Level Super 750 dan Super 1000 menjadi target Alwi selanjutnya.
“Ke depan tentu kami mengejar turnamen level 750 dan 1000, seperti All England, Kejuaraan Dunia, Asian Games, hingga Olimpiade. Target jangka pendek sudah mulai dibidik dari sekarang agar bisa memantaskan diri tampil di Olimpiade,” ujar Alwi Farhan.
Alhamdulillah, saya bisa berada di sini atas izin Allah. Banyak perjuangan, rasa sakit, darah, dan air mata yang saya lalui untuk berdiri di podium tertinggi hari ini.
Terima kasih kepada pelatih saya, Pak Hary, Koh Indra, Pak Agus, teman-teman, psikolog, serta PBSI dan seluruh tim pendukung yang membantu selama persiapan hingga turnamen ini.
Gelar ini saya persembahkan untuk semuanya, terutama kedua orang tua saya,” pungkasnya.
Keberhasilan Alwi menjadikannya sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang meraih gelar juara di Indonesia Masters 2026.
Alwi Farhan menjadi juara tunggal putra Indonesia Masters 2026 BWF World Tour Super 500 usai mengalahkan wakil Thailand Panitchaphon Teeraratsakul dua gim langsung.
Unggulan kedelapan itu menang dengan skor telak 21-5, 21-6. Babak final berlangsung di Istora Senayan, Minggu (25/1).
Alwi mendominasi lawan di sepanjang permainan. Ia memulai start kencang usai mengungguli Panitchaphon 6-1 di awal gim pertama. Alwi masih memimpin hingga 9-2.
Pemain 20 tahun itu terus menjaga momentumnya, memimpin 13-4. Smash keras pemain Thailand yang membentur net membuat gap melebar menjadi 10 poin di antara kedua pemain.
Kesalahan lawan menguntungkan Alwi untuk menambah poin. Alwi mencapai match point dalam kedudukan 20-5.
Sebuah drop shot Alwi yang mengecoh Panitchaphon menutup gim pertama dengan skor telak 21-15.
Penampilan Alwi semakin dominan di awal gaim pertama. Ia tidak memberikan lawan untuk mengembangkan permainan. Alwi unggul 11-2 saat interval.
Usai jeda, jarak kedua pebulutangkis terus melebar. Panitchaphon tampak kesulitan mendapatkan ritme permainannya di pertandingan ini.
Tujuh poin berturut-turut didapat Alwi untuk memimpin 18-5. Alwi akhirnya menyudahi perlawanan Panitchaphon dengan skor telak 21-6.
Ia juga menjadi pebulutangkis tunggal putra Indonesia pertama yang menjuarai turnamen ini sejak terakhir kali gelar diraih oleh Jonatan Christie pada edisi 2023. (dan)
Editor : Baskoro Septiadi