RADARSEMARANG.ID - BWF World Tour Finals adalah turnamen penutup musim bulutangkis yang diselenggarakan oleh Badminton World Federation (BWF).
Turnamen ini hanya diikuti oleh 8 pemain/pasang terbaik dari klasemen BWF World Tour Ranking untuk tiap sektor (tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran.
Ini adalah event paling prestisius di seri World Tour setelah kategori Super 100.
Apa yang membuatnya spesial?
Turnamen ini hanya untuk pemain top 8 di ranking World Tour, menggunakan sistem round robin (penyisihan grup), semifinal dan final. Hadiah yang diperebutkan sangat besar (biasanya USD 2 juta total prize pool).
Kapan diselengarakan?
BWF World Tour Finals 2025 akan dimulai pada 17 Desember 2025 dan berakhir pada 21 Desember 2025.
Indonesia sendiri baru meloloskan 3 wakilnya pada ajang World Tour Finals 2025 kali ini yaitu Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (ganda putra), Jonatan Christie (tunggal putra), dan Putri Kusuma Wardani (tunggal putri).
Lantas bagaimana peluang Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu?
Jika melihat hitung-hitungan secara point kini Fajar-Fikri berada diurutan 15 posisi sementara dengan perolehan point 58.790.
Jika Fajar-Fikri ingin lolos menuju World Tour Finals mereka harus berusaha mati-matian di Australia Open 2025 turnamen level Super 500 yang akan digelar pada 18-23 November 2025.
Kondisi ini membuat peluang Fajar-Fikri untuk menembus turnamen pamungkas BWF masih terbuka.
Dengan meraih poin maksimal di Australia, mereka berpotensi menembus delapan besar ranking jika berhasil menjadi juara, tambahan 9.200 poin bisa mendongkrak posisi mereka ke zona aman.
Sedangkan pasangan ganda campuran Indonesia Jafar-Felisha kini berada di peringkat 9 klasemen sementara di ranking BWF World Tour Finals 2025 dengan point 68.500, dan di posisi 10 ada pasangan ganda campuran Thailand yaitu Ruttanapk/Jhenicha dengan point 67.790.
Ini berartai persaingan ketat akan terjadi antara ganda campuran Indonesia dan Thailand yang mana akan ada 1 tiket tersisa menuju World Tour Finals 2025.
Dalam drawing Australia Open 2025 yang dirilis oleh BWF, kedua pasangan ini termasuk dalam satu pool berpeluang bertemu di babak semifinal.
Kunci agar Jafar-Felisha bisa lolos ke World Tour Finals 2025, adalah harus bisa menembus babak quarterfinal pada Australia Open dan pasangan Thailand harus gugur sebelum babak quarterfinal, namun apabila sama-sama menang di quarterfinal maka di babak semifinal Jafar-Felisha harus bisa menang melawan ganda campuran Thailand tersebut. (dan)
Editor : Baskoro Septiadi