RADARSEMARANG.ID — Megawati Hangestri Pertiwi (lahir 20 September 1999) adalah atlet bola voli putri Indonesia yang bermain untuk tim nasional Indonesia.
Ia dikenal karena membela klub Daejeon CheongKwanJang Red Sparks pada liga bola voli wanita V-League pada musim 2023 hingga 2025.
Megawati sudah berkarier sebagai pemain bola voli sejak usia 14 tahun.
Karier profesionalnya dimulai sebagai salah satu pemain muda dalam skuad Surabaya Bank Jatim pada Livoli Divisi Utama 2015.
Di Proliga, ia membela Jakarta Pertamina Fastron sejak musim 2015 hingga musim 2017 dan berlanjut pada musim 2022.
Ia sempat pindah ke Jakarta BNI 46 pada musim 2018 dan ke Bandung BJB Tandamata sebagai wakil Indonesia pada ASEAN Grand Prix 2022.
Megawati Hangestri tiba-tiba meninggalkan karier hebatnya sebagai pemain voli sekembalinya dia ke Indonesia.
Masa depan Megawati Hangestri Pertiwi di dunia voli internasional masih menjadi tanda tanya.
Usai resmi tidak memperpanjang kontrak bersama Daejeon Red Sparks di Liga Voli Korea, Megatron—sapaan akrabnya—membuka lembaran baru yang mengarah ke salah satu kompetisi terbaik di dunia: Liga Voli Turki.
Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Moji.social, pevoli asal Jember itu secara terbuka menyebut bahwa bermain di Liga Turki adalah salah satu impiannya.
Bahkan, Megawati tidak keberatan jika harus memulai dari kasta kedua.
“Aku dulu pengin banget main di liga Turki. Sekalipun aku gak di liga 1-nya, aku main di liga 2, aku gak apa-apa kok,” ujarnya dengan nada yakin.
“Itu kan pengalaman juga. Pasti kita harus cari pengalaman dari bawah dulu, baru kita ke atas,” ujarnya.
Pernyataan itu langsung menyulut spekulasi.
Sejumlah klub papan atas Liga Turki yang sedang butuh penguatan di posisi opposite mulai dikaitkan dengan nama Megawati.
Setidaknya, ada tiga klub yang dinilai memiliki peluang besar untuk menggaetnya.
1. Fenerbahce Medicana
Nama Fenerbahce Medicana muncul sebagai kandidat terkuat.
Klub elite dengan sejarah panjang ini sudah lama dikabarkan memantau Megawati.
Isu tersebut sempat mereda, namun kembali menguat setelah kepergian Magdalena Stysiak ke Eczacibasi Dynavit.
Dengan hanya mengandalkan Melissa Vargas di posisi opposite, Fenerbahce diprediksi akan mencari pelapis yang sepadan.
Jika tak kunjung menemukan nama besar lainnya, Megawati bisa saja menjadi solusi mengejutkan sekaligus langkah strategis.
Apalagi, Fenerbahce dikenal sebagai klub dengan fanbase besar, daya tarik internasional tinggi, serta pelatih yang sebelumnya pernah menangani Pink Spiders—rival Red Sparks di Korea.
2. Galatasaray Daikin
Nama besar Galatasaray Daikin juga tak bisa dikesampingkan.
Klub ini beberapa kali dikenal sebagai tim yang memberi kesempatan pada pemain muda Asia untuk berkembang.
Dengan kombinasi skuad lokal dan internasional, Galatasaray bisa menjadi tempat ideal bagi Megawati mengasah kemampuan sekaligus tampil di level yang lebih tinggi.
3. Kuzeyboru
Meski tak sepopuler dua klub sebelumnya, Kuzeyboru kerap menjadi batu loncatan bagi pemain yang ingin menembus jajaran elite Liga Turki.
Klub ini memiliki reputasi sebagai tim pengembangan dengan atmosfer yang kompetitif namun bersahabat—cocok untuk pemain seperti Megawati yang ingin membangun pengalaman lebih jauh di Eropa.
Kini, publik hanya bisa menunggu ke mana Megatron akan mendarat.
Namun yang pasti, kans Megawati untuk unjuk gigi di benua biru semakin terbuka lebar. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi