Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Fakta Sepatu Adidas Cloudfoam: Jangan Tertipu Empuknya, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Aris Hariyanto • Jumat, 23 Mei 2025 | 17:20 WIB
Adidas Cloudfoam Comfy.
Adidas Cloudfoam Comfy.

RADARSEMARANG.ID, - Empuk memang menggoda, layaknya kasur impian buat melepas lelah setelah seharian beraktivitas.

Begitulah sensasi awal yang ditawarkan sepatu Adidas dengan teknologi Cloudfoam.

Namun, sebelum kamu sepenuhnya terbuai dengan kelembutannya, mari kita bedah lebih dalam.

Jangan sampai hanya terpukau dengan sensasi sesaat, tanpa tahu apa saja kelebihan dan kekurangannya di balik awan-awan busa sepatu ini.

Inti dari Cloudfoam terletak pada midsole yang terbuat dari busa EVA (Ethylene-Vinyl Acetate) yang diproses sedemikian rupa untuk menghasilkan bantalan super lembut dan ringan.

Dilansir dari laman resmi Adidas, teknologi ini memang dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal dalam setiap langkah.

Pengguna di media sosial pun banyak yang merekam momen unboxing dan mencoba pertama kali sepatu Cloudfoam. Tak jarang ekspresi wajah mereka menunjukkan keterkejutan akan keempukannya.

Kelebihan sepatu Adidas Cloudfoam secara umum terletak pada kenyamanan dan keringanan yang ditawarkan pengguna.

Hal tersebut tampak menjadikannya pilihan pas untuk penggunaan sehari-hari. Mulai dari sekadar jalan santai di taman kota Semarang hingga menemanimu berbelanja.

Fleksibilitasnya juga patut diacungi jempol, mengikuti gerak alami kaki tanpa terasa kaku.

Keunggulan lainnya adalah harganya yang cukup relatif lebih terjangkau dibandingkan seri Adidas dengan teknologi Boost.

"Buat anak kosan kayak gue, sepatu Cloudfoam ini penyelamat banget. Nyaman di kaki, nggak bikin kantong jebol," ujar seorang pengguna dalam kolom komentar sebuah video review Adidas Cloudfoam di YouTube.

Namun, di balik kelembutan itu, kekurangan sepatu Adidas Cloudfoam juga memiliki sejumlah keterbatasan.

Jika kamu mencari sepatu untuk performa lari intensitas tinggi atau aktivitas yang membutuhkan banyak gerakan lateral, Cloudfoam mungkin kurang optimal.

Responsivitasnya tidak sekuat Boost, sehingga kurang memberikan energy return yang signifikan saat berlari kencang.

Selain itu, untuk aktivitas berat, stabilitas yang ditawarkan Adidas Cloudfoam mungkin tidak sebaik teknologi lain yang dirancang khusus untuk itu.

Sebagai informasi tambahan, teknologi Cloudfoam banyak diterapkan pada berbagai model Adidas. Mulai dari seri lifestyle seperti Adidas Advantage dan Grand Court.

Selain itu, beberapa model entry-level untuk sepatu running ringan seperti Adidas Lite Racer dan seri Adidas Duramo juga menerapkan teknologi Cloudform.

Penerapannya juga meluas ke sandal dan slide Adidas yang diklaim mengutamakan kenyamanan relaksasi setelah beraktivitas.

Jadi, sebelum memutuskan untuk meminang sepatu Adidas Cloudfoam, timbanglah kebutuhan utama aktivitasmu.

Jika kenyamanan dan keringanan menjadi prioritas, Sepatu Adidas Cloudfoam adalah pilihan yang menarik.

Namun, jika performa tinggi adalah tujuanmu, mungkin ada baiknya melirik teknologi Adidas lainnya yang lebih mumpuni.

Jangan sampai hanya terhipnotis kelembutan awal tanpa mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang untuk kenyamanan kakimu.

 

Editor : Baskoro Septiadi
#fakta sepatu Adidas Cloudfoam #Sepatu Adidas Cloudfoam #kekurangan sepatu Adidas Cloudfoam #sepatu adidas #Kelebihan sepatu Adidas Cloudfoam #review Adidas Cloudfoam #Cloudfoam #adidas #sepatu Cloudfoam #sepatu running ringan