RADARSEMARANG.ID - Selama ini orang banyak mengenal atau familiar dengan cabang olah tertentu yang populer di Tengah Masyarakat.
Kalau mereka di tanya, apa cabang olah raga yang kamu ketahui? rata-rata menjawab, kalau tidak sepak bola, bulutangkis atau bola voli.
Atau kalau di tanya, apa olahraga yang kamu sukai? pasti banyak yang menjawab, kalau tidak sepak bola, ya bulu tangkis atau lari yang kini Tengah trend sebagai akvtitas olah raga yang banyak di gandrungi semua kalangan.
Tak hanya suka atau menekuni, hampir Sebagian besar Masyarakat kita hapal dengan nama-nama atlet cabang olah raga populer seperti sepak bola.
Mereka pasti akan langsung menyebut Ernando Ari atau Pratama Arhan, sebagai atlet sepak bola.
Hampir jarang orang tahu apalagi menekuni sebagai hobinya berolah raga adalah olah raga angkat besi.
Coba tanyakan kepada sepuluh orang, tahu tidak mereka tentang olah raga satu ini? Apalagi nama-nama atlet angkat besi yang berprestasi Internasional, pasti 99 persen banyak yang tidak tahu.
Prestasi yang di raih Rizki Juniansyah, atlet angkat besi yang meraih medali emas Olimpiade Paris 2024 bagi Indonesia, tentu membuka mat akita, bahwa cabang olah raga satu ini, bukan hanya sekedar olah “ngangkat-ngangkat besi” seperti yang kita lihat di tempat-tempat gym.
Cabang olah raga yang juga biasa di sebut angkat berat ini adalah kompetisi mengangkat beban besi yang berat atau biasa di sebut barbel, yang di lakukan dengan kombinasi dari kekuatan, fleksibilitas, konsentrasi, kemampuan dan disiplin dari atlet.
Kata "angkat besi" biasanya secara tidak resmi digunakan sebagai latihan beban. Dalam olah raga angkat besi terdapat dua jenis Angkatan yang di lombakan, yakni clean and jerk dan snatch.
Dua jenis ini di lombakan dari berbagai multi event olah raga,mulai dari Sea Games hingga Olimpiade.
Angkatan Snatch sendiri adalah jenis angkatan langsung tanpa jeda, di mana sang atlet harus mengangkat beban dari lantai tanpa boleh menekuk lutut sampai kedua tangan mengangkat beban (barbel) lurus di atas kepala dengan posisi berdiri sempurna beberapa detik, sampai juri membunyikan bel tanda angkatan sah.
Sementara Clean and jerk, dalam jenis Angkatan ini, sang atlet di wajibkan mengangkat barbel dalam dua tahap, yang pertama pertama, mengangkat beban dari lantai sampai batas dada dengan posisi jongkok.
Setelah jeda sebentar, mengambil ancang-ancang, atlet kemudian mengangkat barbel sampai kedua tangan lurus di atas kepala, dengan posisi berdiri sempurna beberapa detik, sampai juri membunyikan bel tanda angkatan sah.
Biasanya, kedua jenis angkatan ini bisa dilombakan satu per satu, tetapi juga bisa digabung sehingga rekor atlet adalah penjumlahan beban maksimal dari total angkatan snatch dan clean and jerk.
Dan, ini yang di lakukan Rizky Juniansyah yang meraih medali emas Olimpiade Paris 2024.
Dan ternyata, cabang olah raga angkat besi ini adalah langganan mengharumkan nama Indonesia di Olimpiade.
Selain Rizky Juniansyah yang meraih medali emas Olimpiade Paris 2024, sekaligs menjadi atlet termuda Indonesia yang meraih medali emas Olimpiade.
Ada sejumlah atlet yang sebelumnya meraih medali.Sebut saja nama Lisa Rumbewas, yang meraih medali Perak Olimpiade Sydney 2000, Triyatno peraih Perak Olimpiade London 2012, dan Eko Yuli Irawan, yang berhasil menyabet medali perak Olimpiade Brazil 2016. (sls/bas)
Editor : Baskoro Septiadi