RADARSEMARANG.ID — Mila Nurwanti, atau Mila DA7, adalah seorang peserta berbakat dari Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, yang sedang menjalani pendidikan.
Mila beragama Islam dan memiliki suara yang khas.
Ia mencuri perhatian para penonton dengan memainkan lagu "Bang Toyib" secara unik dan penuh semangat.
Lesti Kejora menyebut Mila sebagai "Nassar versi perempuan" karena suaranya yang lembut namun kuat.
Mila DA7 adalah salah satu peserta dari Dangdut Academy 7 yang berasal dari Bogor.
Ia dikenal karena kemampuan bernyanyi dengan cengkok yang halus dan pengendalian vokal yang bagus.
Mila sering memberikan aransemen berbeda pada lagu-lagunya, sehingga terdengar unik dan berkelas.
Mila juga memiliki hubungan yang dekat dengan peserta lainnya bernama Valen, yang sering disebut sebagai "MILEN".
Sebelum mengikuti D’Academy 7, Mila pernah memenangkan beberapa kompetisi dangdut seperti "Forsa Idol" dan "Tribute to Rhoma Irama".
Ia dikenal memiliki cengkok yang bersih dan suara yang istimewa.
Di sebuah rumah sederhana di Desa Curug, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, mimpi seorang remaja bernama Mila perlahan menjadi kenyataan.
Gadis yang baru masuk kelas 10 SMA Terbuka ini kini berhasil menembus panggung besar D’Academy 7 Indosiar dan bahkan lolos hingga babak enam besar.
Perjalanan Mila tidak lahir dari kemewahan.
Setelah lulus dari SMP IT Nurhanifa di Gunungsindur, ia memilih melanjutkan pendidikan di SMA Terbuka agar bisa belajar sambil mengasah bakat menyanyi — bakat yang sejak kecil ia peluk erat meski tanpa fasilitas berlebih.
Setiap nada yang keluar dari suaranya adalah potongan mimpi yang ia perjuangkan dengan penuh ketekunan.
“Mila dan keluarganya tinggal di Desa Curug. Ia baru masuk sebagai pelajar SMA Terbuka, dan sekarang sudah masuk 6 besar D’Academy,” ujar M. Jamaludin, selaku Pemerintah Kecamatan Gunungsindur, Senin (1/12/2025).
Rasa bangga tidak bisa ia sembunyikan.
D’Academy 7 Indosiar, kompetisi dangdut paling bergengsi di Indonesia, bukan panggung yang mudah bagi siapa pun.
Para peserta harus melewati proses yang panjang, tampil berulang kali di hadapan juri, dan memikat hati penonton di seluruh tanah air.
Namun, Mila melangkah ke atas panggung itu dengan penuh keberanian — membawa nama kampungnya dan berharap bisa mengharumkan daerahnya lewat suara.
Sejak awal perjalanan Mila, pihak kecamatan Gunungsindur tidak pernah lepas memberi dukungan.
Camat, perangkat desa, hingga masyarakat ikut menyaksikan langsung penampilannya di studio Indosiar.
Mereka juga mengirim berbagai video dukungan, berharap semangat itu menjadi tenaga tambahan bagi sang remaja untuk terus melaju.
“Kami ingin Mila terus berjuang dan memberikan yang terbaik. Semoga ia bisa meraih juara dan mengharumkan nama Kabupaten Bogor di kancah musik Indonesia,” ujar Camat Jamaludin.
Mila, salah satu peserta Dangdut Academy 7, langsung mendapat dukungan dari pemerintah.
Dukungan ini membuat Mila tidak hanya berlomba untuk dirinya sendiri, tetapi juga membawa harapan bagi kampung halamannya.
Kisahnya adalah sebuah perjalanan humanis dari seorang siswa SMA Terbuka yang tidak pernah takut bermimpi. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi