Siapa Mitchell Baker? Striker Timnas Indonesia Kelahiran Australia, Punya Darah Yogyakarta dan Semarang

Sulistiono • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 05:42 WIB
Striker ganas Timnas Indonesia,Michell Baker ternyata memiliki garis keturunan orang Semarang yakni dari sang nenek. (ist)
Striker ganas Timnas Indonesia,Michell Baker ternyata memiliki garis keturunan orang Semarang yakni dari sang nenek. (ist)

 

RADARSEMARANG.ID - Nama striker Timnas Indonesia, Mitchell Baker tengah melambung tinggi.

Itu tak terlepas dari penampilannya yang mengkilap saat Timnas bentrok melawan Bangladesh dipertandingan terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis malam (1/10/26).

Baker mencetak 5 gol dari skor 9-2 sekaligus membawa Timnas lolos final FIFA ASEAN Cup 2026.

Lima gol yang dicetak Mitchell Baker dalam satu pertandingan malam itu juga mencatatkan namanya sebagai pemain Timnas yang mencetak 5 gol sekaligus dalam satu pertandingan!

Baca Juga: Bansos Digital 2027 Cair Rp5,4 Juta Langsung ke Rekening, Pemilik e-KTP Ciri Ini Dapat Saldo Gratis Rp50 Ribu

Ternyata Baker Punya Darah Semarang

Baker memiliki latar belakang yang menarik. Meski lahir dan tumbuh di Melbourne, Australia, ia mempunyai darah Indonesia dari garis keturunan sang ibu, Maureen Lee Baker.

Kakek Baker, Han Koen Lie, lahir di Yogyakarta, sedangkan neneknya, Li Nio The Lie, berasal dari Semarang.

Hubungan keluarga tersebut kemudian menjadi salah satu dasar bagi perjalanan Baker untuk memperkuat Indonesia.

Setelah melalui proses naturalisasi, Baker resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada 13 Juli 2026 melalui pengambilan sumpah di Jakarta.

Mitchell Baker lahir di Australia

Mitchell Lee Baker lahir di Melbourne, Australia, pada 11 Desember 2006. Ia berposisi sebagai penyerang tengah dan sejak usia muda telah menjalani pembinaan sepak bola di sejumlah lingkungan berbeda.

Perjalanan sepak bolanya dimulai bersama Hong Kong Football Club ketika masih berusia sekitar 10 tahun.

Setelah itu, ia melanjutkan proses pembinaan di Australia bersama Northcote City dan Melbourne Victory.

Ketika berusia 15 tahun, Baker kemudian pindah ke Amerika Serikat untuk melanjutkan perkembangan kariernya. Ia bergabung dengan Black Rock FC sebelum kemudian memperkuat tim sepak bola Georgetown University.

Baca Juga: Jadwal Megawati Hangestri di V-League 2026/2027: Hyundai Hillstate vs Red Sparks Jadi Sorotan

Berkarier dan menempuh pendidikan di Amerika Serikat

Perjalanan Baker di Amerika Serikat tidak hanya berkaitan dengan sepak bola. Ia juga menjalani pendidikan di Georgetown University sambil bermain di kompetisi sepak bola tingkat universitas.

Pada 2026, namanya semakin mendapat perhatian setelah dipilih Colorado Rapids melalui MLS SuperDraft. Baker dijadwalkan bergabung dengan klub tersebut pada akhir 2026.

Sementara itu, di level kompetisi Amerika Serikat, Baker juga tercatat memperkuat Vermont Green FC yang bermain di USL League Two.

Punya darah Indonesia dari sang ibu

Salah satu alasan nama Mitchell Baker begitu menarik bagi publik Indonesia adalah latar belakang keluarganya.

Darah Indonesia Baker berasal dari pihak ibunya, Maureen Lee Baker. Kakeknya, Han Koen Lie, lahir di Yogyakarta, sedangkan neneknya, Li Nio The Lie, lahir di Semarang.

Dengan latar belakang tersebut, Baker memiliki hubungan keluarga dengan Indonesia meski lahir di Australia. Garis keturunan inilah yang kemudian menjadi bagian dari prosesnya untuk mendapatkan kewarganegaraan Indonesia.

Resmi menjadi WNI pada Juli 2026

Proses naturalisasi Mitchell Baker mencapai tahap penting pada 13 Juli 2026. Pada tanggal tersebut, ia resmi mengambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia.

Setelah proses kewarganegaraan selesai, masih diperlukan proses perpindahan asosiasi dari Football Australia ke PSSI agar Baker dapat memperkuat Timnas Indonesia sesuai regulasi yang berlaku.

Baker sebelumnya mengaku bangga dapat menjadi WNI dan menyatakan keinginannya untuk segera mengenakan seragam Merah Putih.

Langsung mencuri perhatian bersama Timnas Indonesia

Kesempatan Baker bersama Timnas Indonesia kemudian menjadi sorotan. Dalam debutnya pada Piala AFF 2026 melawan Kamboja, penyerang berusia 19 tahun tersebut langsung menunjukkan kemampuan mencetak gol.

Baker mencetak hattrick ketika Indonesia menang 5-1 atas Kamboja pada laga Grup A di Stadion Pakansari, Bogor, 27 Juli 2026.

Tiga gol tersebut menjadi awal yang sangat mencolok dalam perjalanannya bersama skuad Garuda.

Penampilan tersebut membuat nama Mitchell Baker semakin dikenal publik. Ia menjadi salah satu pemain muda yang diperhitungkan di lini depan Timnas Indonesia.

Perjalanan Mitchell Baker menuju Timnas Indonesia

Perjalanan Baker menunjukkan bahwa kariernya dibentuk melalui pengalaman di beberapa negara. Ia lahir di Australia, sempat menjalani pembinaan di Hong Kong, berkembang di Australia, kemudian melanjutkan karier dan pendidikan sepak bola di Amerika Serikat.

Kini, pemain kelahiran Melbourne tersebut memiliki kesempatan mengenakan seragam Timnas Indonesia berkat garis keturunan dari keluarga sang ibu.

Bagi pecinta sepak bola Tanah Air, perjalanan Mitchell Baker menarik untuk diikuti.

Usianya masih muda, tetapi pengalaman bermain di beberapa lingkungan sepak bola serta kesempatan membela Indonesia membuat namanya menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian dalam regenerasi lini depan Garuda. (sls)

Editor : Baskoro Septiadi
FIFAASEANCup2026 MitchellBaker StrikerTimnasIndonesia semarang TimnasIndonesia