RADARSEMARANG.ID – Malut United FC kembali mendapatkan tambahan amunisi penting untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Salah satu pemain yang dipastikan kembali memperkuat skuad Laskar Kie Raha adalah winger asal Brasil, Vico Duarte, setelah menyelesaikan masa peminjamannya bersama Dewa United.
Kembalinya Vico Duarte menjadi bagian dari strategi Malut United dalam mempersiapkan tim menghadapi persaingan musim baru. Pemain yang memiliki nama asli Vinicius Duarte tersebut sebelumnya dipinjamkan ke Dewa United pada paruh musim BRI Super League 2025/2026 untuk mendapatkan kesempatan bermain yang lebih banyak.
Keputusan peminjaman tersebut diambil karena Vico Duarte mengalami kendala dalam mendapatkan menit bermain reguler bersama Malut United pada putaran pertama kompetisi.
Meski memiliki kualitas sebagai pemain sayap dengan kemampuan individu yang baik, persaingan di lini depan membuat pemain asal Cascavel, Brasil, itu belum mampu menunjukkan performa terbaiknya secara maksimal.
Selama memperkuat Malut United pada putaran pertama, Vico Duarte tercatat tampil dalam 11 pertandingan dengan total 370 menit bermain. Dari kesempatan tersebut, pemain berkaki kiri ini berhasil menyumbangkan satu assist bagi tim.
Manajemen Malut United kemudian memilih meminjamkan Vico Duarte ke Dewa United dengan harapan sang pemain bisa mendapatkan jam terbang lebih tinggi sekaligus meningkatkan kepercayaan dirinya sebelum kembali ke tim utama.
Langkah tersebut terbukti memberikan hasil positif. Vico Duarte langsung menunjukkan ketajamannya saat mendapatkan kesempatan bermain bersama Dewa United. Ia mencetak gol pada pertandingan debutnya sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Persik Kediri pada Sabtu (7/2/2026).
Tidak berhenti sampai di situ, Vico kembali mencatatkan namanya di papan skor pada laga berikutnya saat Dewa United menghadapi PSM Makassar. Dalam dua pertandingan awal bersama klub barunya tersebut, winger Brasil itu sukses mencetak dua gol.
Performa tersebut menunjukkan bahwa Vico Duarte masih memiliki kualitas dan potensi besar untuk menjadi pemain penting di kompetisi sepak bola Indonesia. Kemampuannya bermain di beberapa posisi membuat dirinya menjadi salah satu pemain yang memiliki fleksibilitas tinggi dalam skema permainan.
Kini, setelah masa peminjaman berakhir, Vico Duarte kembali ke Malut United untuk menghadapi musim Super League 2026/2027. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan variasi serangan sekaligus meningkatkan daya gedor lini depan klub yang terus membangun kekuatan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Vico Duarte dikenal sebagai pemain yang memiliki kemampuan bermain sebagai winger kanan, tetapi juga dapat dimainkan sebagai gelandang serang maupun penyerang tengah. Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu alasan mengapa dirinya tetap dipertahankan oleh Malut United.
Lahir di Cascavel, Brasil, pada 3 Desember 1996, Vico Duarte kini berusia 29 tahun. Dengan pengalaman bermain di sejumlah klub Brasil dan Indonesia, ia membawa modal pengalaman yang cukup untuk menghadapi ketatnya persaingan Super League 2026/2027.
Memiliki tinggi badan 1,74 meter, Vico bukan tipe pemain yang mengandalkan kekuatan fisik semata. Keunggulannya lebih terlihat melalui kecepatan, kemampuan membawa bola, kreativitas dalam membangun serangan, serta kualitas kaki kiri yang menjadi senjata utamanya.
Sebagai pemain sayap, Vico Duarte memiliki karakter permainan yang agresif. Ia mampu menusuk dari sisi lapangan, mencari ruang di area pertahanan lawan, serta memberikan umpan berbahaya kepada rekan setimnya.
Profil Vico Duarte semakin menarik perhatian karena perjalanan kariernya yang cukup panjang di sepak bola profesional. Sebelum bermain di Indonesia, pemain yang berada di bawah naungan agen Marques Players ini memiliki pengalaman membela sejumlah klub Brasil.
Berdasarkan catatan statistik karier, Vico Duarte pernah memperkuat EC Vitoria. Bersama klub tersebut, ia mencatatkan 53 pertandingan dengan torehan sembilan gol dan enam assist. Total menit bermainnya mencapai 3.483 menit.
Selain itu, Vico juga pernah memperkuat Confiança. Dalam 17 pertandingan, ia mencetak dua gol dengan total 945 menit bermain.
Saat membela CRB, pemain kelahiran Brasil tersebut tampil dalam 17 laga dan mencatatkan satu gol dengan total 637 menit bermain.
Karier Vico Duarte kemudian berlanjut ke Indonesia bersama PSS Sleman. Bersama klub asal Sleman tersebut, ia mencatatkan 16 penampilan dengan kontribusi dua gol dan tiga assist. Total menit bermainnya mencapai 1.323 menit.
Sebelum melanjutkan perjalanan bersama Malut United, Vico juga pernah memperkuat Ponte Preta. Ia tampil dalam 13 pertandingan, mencetak tiga gol, serta mengoleksi 714 menit bermain.
Dari catatan tersebut, terlihat bahwa Vico Duarte merupakan pemain yang cukup berpengalaman, terutama dalam menghadapi kompetisi dengan tekanan tinggi.
Meski jumlah gol bukan menjadi statistik utamanya, kontribusinya dalam membangun serangan menjadi nilai tambah bagi sebuah tim. Nilai pasar Vico Duarte saat ini diperkirakan berada di angka Rp1,74 miliar.
Kembalinya Vico Duarte ke Malut United juga menjadi bagian dari ambisi klub untuk tampil lebih kompetitif di Super League 2026/2027. Setelah melalui proses pembentukan skuad, Malut United membutuhkan pemain berpengalaman yang mampu memberikan dampak langsung di lapangan.
Persaingan di Super League musim depan diprediksi akan semakin ketat. Klub-klub peserta mulai memperkuat skuad dengan merekrut pemain berkualitas, termasuk pemain asing yang memiliki pengalaman internasional.
Dalam kondisi tersebut, keberadaan pemain seperti Vico Duarte bisa menjadi pembeda. Ia tidak hanya diharapkan mencetak gol, tetapi juga membantu membuka ruang, menciptakan peluang, dan memberikan kreativitas di sektor penyerangan.
Pengalaman saat menjalani masa peminjaman bersama Dewa United menjadi modal penting bagi Vico sebelum kembali ke Malut United. Dua gol dalam dua pertandingan awal bersama Dewa United membuktikan bahwa dirinya mampu tampil maksimal ketika mendapatkan kepercayaan bermain.
Kini tantangan berikutnya adalah membuktikan konsistensi bersama Malut United pada musim 2026/2027. Dukungan dari tim pelatih, rekan satu tim, serta kesempatan bermain yang lebih besar akan menjadi faktor penting dalam perjalanan kariernya.
Bagi Malut United, kembalinya Vico Duarte memberikan opsi tambahan di sektor ofensif. Dengan kemampuan bermain di berbagai posisi, pemain asal Brasil tersebut bisa menjadi salah satu pemain kunci dalam strategi tim menghadapi kompetisi Super League.
Para pendukung Malut United tentu berharap performa terbaik Vico Duarte saat bersama Dewa United dapat berlanjut ketika kembali mengenakan jersey Laskar Kie Raha. Jika mampu menjaga konsistensi, Vico berpotensi menjadi salah satu pemain asing yang memberikan pengaruh besar di kompetisi sepak bola Indonesia musim depan.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi