RADARSEMARANG.ID – Musim kompetisi BRI Liga Super Indonesia 2026/2027 masih akan bergulir pada September mendatang, namun Persita Tangerang tidak ingin membuang waktu sia-sia. Tim berjuluk Pendekar Cisadane ini sudah memulai persiapan matang jauh-jauh hari dengan menggelar pemusatan latihan atau training center (TC) yang dibagi dalam dua tahapan penting.
Pada musim 2025/2026, Persita Tangerang harus puas menempati posisi ke-10 dalam klasemen akhir kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Posisi ini jelas tidak sesuai dengan ekspektasi manajemen, pelatih, maupun para pendukung setia Pendekar Cisadane.
Kegagalan menembus papan atas menjadi pelajaran berharga yang kini dijadikan cambuk semangat bagi seluruh elemen tim untuk bekerja lebih keras lagi. Kini, dengan semangat baru dan perencanaan yang lebih terstruktur, Persita bertekad untuk bersaing dalam perburuan gelar juara Liga Super Indonesia.
Carlos Pena, pelatih asal Spanyol yang juga pernah menangani Persija Jakarta, menyampaikan optimisme besar menjelang musim baru. Melalui situs resmi klub, juru taktik berpaspor Spanyol tersebut mengungkapkan bahwa tim pelatih telah merancang program latihan yang komprehensif untuk memastikan semua pemain berada dalam kondisi prima saat kompetisi dimulai.
"Dua minggu pertama akan difokuskan untuk mengembalikan kebugaran para pemain. Mereka telah menjalani program individu yang ditentukan oleh pelatih kebugaran," ujar Carlos Pena dengan penuh keyakinan.
Ia menambahkan bahwa pendekatan individual menjadi kunci utama dalam fase awal persiapan ini, mengingat setiap pemain memiliki tingkat kebugaran yang berbeda setelah menjalani masa libur panjang usai kompetisi sebelumnya berakhir.
Program pemusatan latihan Persita Tangerang sendiri terbagi dalam dua gelombang yang saling melengkapi. Pada tahap pertama, seluruh skuad akan menjalani latihan intensif di lapangan Sport Centre Kelapa Dua, Tangerang.
Lokasi ini dipilih karena merupakan markas kebanggaan klub dan memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung program latihan yang berat. Tahap pertama ini akan berlangsung pada pekan ketiga bulan Juli dan difokuskan pada pemulihan kebugaran fisik seluruh pemain.
Setelah menyelesaikan tahap pertama di Tangerang, rencananya Hokky Caraka dan kawan-kawan akan terbang menuju Yogyakarta untuk menjalani tahap kedua pemusatan latihan. Pemilihan Yogyakarta sebagai lokasi TC tahap kedua bukan tanpa alasan.
Kota Gudeg ini dinilai memiliki atmosfer yang berbeda dan fasilitas latihan yang mumpuni, sehingga sangat ideal untuk mematangkan strategi permainan serta meningkatkan kohesi antarlini. Carlos Pena menjelaskan bahwa tahap kedua ini akan lebih difokuskan pada pengembangan taktik dan chemistry tim secara keseluruhan.
Carlos Pena yang akrab disapa dengan nama Cepen oleh para penggemar sepak bola tanah air, menekankan pentingnya pendekatan progresif dalam setiap sesi latihan.
Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Persib Bandung Resmi Lepas Rezaldi Hehanussa dan Zalnando
Ia tidak ingin memaksakan pemain untuk langsung berlatih dengan intensitas tinggi sejak hari pertama, melainkan secara bertahap meningkatkan beban latihan seiring dengan membaiknya kondisi fisik para pemain. Metode ini dinilai lebih aman dan efektif untuk mencegah cedera sekaligus memastikan setiap pemain dapat mencapai puncak performanya tepat pada saat kompetisi bergulir.
"Pemain perlu menyesuaikan diri kembali dengan latihan di lapangan. Kami akan menerapkan pendekatan progresif dan individual untuk memastikan kami berada dalam kondisi puncak untuk pertandingan pertama musim ini," jelas Carlos Pena dengan tegas.
Ia mengakui bahwa masa libur yang cukup panjang setelah musim lalu berakhir dapat mengurangi kebugaran pemain secara signifikan, sehingga diperlukan program latihan yang tepat untuk mengembalikan kondisi fisik mereka ke level optimal.
Salah satu keunggulan yang dimiliki Persita Tangerang musim ini adalah stabilitas dalam kepelatihan. Carlos Pena masih dipercaya untuk menangani tim, sehingga ia dan staf pelatih lainnya sudah sangat mengenal karakteristik serta kemampuan masing-masing pemain.
Hal ini menjadi modal berharga karena tim pelatih tidak perlu lagi menghabiskan banyak waktu untuk adaptasi dan pengenalan pemain. Sebaliknya, mereka dapat langsung fokus pada pengembangan kualitas permainan dan pembenahan kelemahan yang terlihat pada musim lalu.
"Kami memiliki keuntungan karena mengenal para pemain musim lalu dengan sempurna, dan kami memiliki waktu untuk merencanakan skuad untuk memperkuat dan meningkatkannya dibandingkan musim lalu," ungkap Carlos Pena.
Dalam rangka mengukur sejauh mana kesiapan tim, Carlos Pena juga berencana untuk menggelar serangkaian pertandingan uji coba atau laga pramusim.
Menurutnya, uji coba sangat penting untuk memberikan pengalaman bertanding bagi para pemain sebelum mereka benar-benar terjun ke kompetisi resmi. Pertandingan pramusim juga menjadi ajang untuk menguji taktik baru serta melihat sejauh mana pemahaman pemain terhadap skema permainan yang diterapkan oleh tim pelatih.
"Kami juga akan mengukur kemampuan tim melalui serangkaian uji coba. Sebelum terjun ke kompetisi sesungguhnya, para penggawa Pendekar Cisadane harus lebih merasakan atmosfer laga lewat pertandingan-pertandingan pramusim," tutur Carlos Pena. Rencana ini disambut baik oleh manajemen klub yang siap memfasilitasi segala kebutuhan tim untuk menghadapi laga uji coba melawan klub-klub lain baik dari dalam maupun luar negeri jika memungkinkan.
Tak hanya mengandalkan pemain lama, Persita Tangerang juga bergerak aktif di bursa transfer dengan merekrut sejumlah amunisi baru di posisi-posisi kunci. Carlos Pena menyatakan bahwa proses rekrutmen telah berjalan sesuai dengan kebutuhan tim dan ia sangat yakin bahwa pemain-pemain anyar tersebut akan memberikan kontribusi besar
bagi peningkatan performa Pendekar Cisadane musim depan. Kehadiran wajah-wajah baru ini diharapkan dapat membawa angin segar sekaligus menambah kedalaman skuad Persita.
"Kami telah merekrut pemain di posisi kunci yang saya yakin akan memberi kami dorongan signifikan musim depan. Kami terus bekerja membangun skuad yang paling kompetitif sesuai kemampuan kami," tegas Carlos Pena .
Ia juga menyampaikan bahwa proses perekrutan masih akan terus berjalan seiring dengan upaya klub untuk memperkuat tim di berbagai lini. Manajemen dan tim pelatih memiliki visi yang sama untuk membangun Persita sebagai kekuatan baru dalam persepakbolaan Indonesia.
Dukungan dari para suporter setia Pendekar Cisadane juga menjadi faktor penting yang tidak bisa diabaikan. Seperti diketahui, Persita memiliki basis penggemar yang fanatik dan selalu memberikan dukungan penuh baik saat tim bermain di kandang maupun tandang.
Semangat dan doa dari para pendukung tentu akan menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal di setiap pertandingan. Manajemen klub berharap sinergi antara tim, pelatih, dan suporter dapat terus terjaga dengan baik sepanjang musim.
Melihat kesiapan yang sudah diperlihatkan sejak dini, optimisme mulai bermunculan di kalangan pengamat sepak bola Tanah Air. Banyak yang menilai bahwa Persita Tangerang memiliki potensi besar untuk tampil lebih baik dibandingkan musim lalu.
Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Madura United Resmi Datangkan Bima Koto dari FC Bekasi City
Dengan perpaduan antara pemain berpengalaman, talenta muda berbakat, serta sentuhan taktik dari Carlos Pena, bukan tidak mungkin jika Pendekar Cisadane akan menjadi kejutan di BRI Liga Super Indonesia 2026/2027.
Namun demikian, perjalanan masih panjang dan tantangan yang dihadapi tidak akan mudah. Kompetisi Liga Super Indonesia terkenal dengan tingkat persaingan yang sangat ketat, di mana setiap tim memiliki ambisi yang sama untuk meraih gelar juara. Oleh karena itu, konsistensi performa sepanjang musim akan menjadi kunci utama kesuksesan Persita. Carlos Pena dan tim pelatih telah menyadari hal ini dan berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi serta perbaikan di setiap lini.
Selain faktor teknis dan non-teknis, persiapan mental juga menjadi perhatian serius bagi tim pelatih. Setelah meraih hasil yang kurang memuaskan di musim lalu, diperlukan proses penyembuhan dan pemulihan mental agar para pemain tidak terbebani oleh kegagalan sebelumnya.
Carlos Pena bersama tim psikolog klub berupaya untuk membangun kembali kepercayaan diri dan motivasi tinggi di dalam skuad. Mereka ingin menciptakan lingkungan yang positif dan mendukung, di mana setiap pemain merasa nyaman dan termotivasi untuk memberikan yang terbaik.
Kehadiran pemain-pemain baru juga diharapkan dapat memberikan dinamika positif dalam tim. Kompetisi sehat untuk memperebutkan posisi starter akan mendorong setiap pemain untuk terus meningkatkan kualitasnya
Carlos Pena menerapkan filosofi bahwa tidak ada jaminan tempat bagi siapapun, semua pemain harus bekerja keras dan menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk bisa masuk dalam skema permainan tim. Metode ini terbukti efektif dalam menciptakan atmosfer kompetitif yang sehat di dalam skuad.
Persita Tangerang juga menunjukkan perhatian besar terhadap pembinaan pemain muda. Klub memiliki akademi yang terus memproduksi talenta-talenta berbakat yang siap dipromosikan ke tim senior.
Carlos Pena menyatakan bahwa ia tidak akan ragu untuk memberikan kesempatan bermain bagi pemain muda yang menunjukkan kualitas dan kerja keras yang baik selama latihan. Integrasi antara pemain senior dan junior akan menjadi salah satu kekuatan tim di masa depan.
Menjelang dimulainya musim baru, seluruh elemen Persita Tangerang bersatu padu dengan satu tujuan yang sama, yaitu membawa klub meraih prestasi setinggi-tingginya di kompetisi BRI Liga Super Indonesia 2026/2027.
Manajemen, pelatih, pemain, dan suporter memiliki mimpi besar untuk melihat Pendekar Cisadane berjaya di puncak klasemen. Meskipun jalan menuju kesuksesan penuh dengan rintangan, namun dengan persiapan yang matang dan kerja keras kolektif, semua itu bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi