RADARSEMARANG.ID – PSIS Semarang terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun kekuatan tim untuk menghadapi kompetisi Pegadaian Championship musim 2026/2027.
Setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan skuad, manajemen Mahesa Jenar kembali mengumumkan perekrutan pemain anyar yang diharapkan mampu menambah kualitas permainan tim.
Kali ini, PSIS resmi mendatangkan winger berpengalaman, Lorensius Amanat Sabda, yang sebelumnya memperkuat Persiba Balikpapan. Kehadiran Lorensius Amanat Sabda
menjadi bagian dari strategi besar PSIS Semarang dalam memperkuat kedalaman skuad demi mewujudkan target utama, yakni kembali promosi ke Super League pada musim berikutnya.
Manajemen menilai sektor sayap merupakan salah satu area yang membutuhkan tambahan tenaga baru agar permainan tim semakin efektif, terutama saat membangun serangan maupun melakukan transisi cepat.
Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, Semen Padang FC Kembali Bikin Kejutan, Ini Rekrutan Terbarunya
Pemain berusia 26 tahun asal Kutai Barat, Kalimantan Timur, tersebut bukan nama asing di kompetisi kasta kedua Indonesia. Bersama Persiba Balikpapan pada musim lalu, Lorensius menjadi salah satu pemain yang cukup konsisten mendapatkan kepercayaan dari tim pelatih.
Catatan penampilannya menunjukkan bahwa ia merupakan pemain yang memiliki daya saing tinggi serta mampu menjaga performa sepanjang musim.
Sepanjang bergulirnya Pegadaian Championship musim 2025/2026, Lorensius tampil dalam 30 pertandingan bersama Persiba Balikpapan. Dari jumlah tersebut, ia berhasil menyumbangkan satu gol dan dua assist. Meski statistik gol maupun assist tidak terlalu mencolok, kontribusinya di atas lapangan jauh lebih besar daripada sekadar angka.
Lorensius dikenal sebagai pemain sayap yang memiliki kecepatan, mobilitas tinggi, serta kemampuan membuka ruang bagi rekan-rekannya. Gaya bermain seperti itu menjadi salah satu alasan mengapa dirinya hampir selalu mendapatkan kesempatan tampil sejak menit awal.
Kemampuannya dalam membantu proses menyerang maupun turun membantu pertahanan membuatnya menjadi sosok yang cukup komplet untuk mengisi sektor sayap.
Tidak hanya itu, Lorensius juga memiliki fleksibilitas yang menjadi nilai tambah bagi setiap pelatih. Meski posisi terbaiknya berada di sisi kiri penyerangan, ia juga mampu dimainkan di beberapa posisi lain di lini depan sesuai kebutuhan strategi.
Kemampuan tersebut memberikan lebih banyak pilihan bagi tim pelatih PSIS Semarang dalam menentukan komposisi pemain pada setiap pertandingan.
Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, PSIS Semarang dan Semen Padang FC Bergerak Cepat Di Bursa Transfer
Dalam sepak bola modern, pemain yang mampu bermain di lebih dari satu posisi menjadi aset berharga. Jadwal kompetisi yang padat serta kemungkinan terjadinya cedera membuat keberadaan pemain serbabisa seperti Lorensius menjadi keuntungan tersendiri bagi sebuah tim yang memiliki target tinggi seperti PSIS.
Manajemen Mahesa Jenar pun melihat potensi tersebut sebagai investasi penting untuk menghadapi kerasnya persaingan musim depan.
Dengan kombinasi usia yang masih produktif dan pengalaman bermain secara reguler di kompetisi kasta kedua, Lorensius dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang lebih jauh bersama PSIS Semarang.
Asisten Manajer PSIS Semarang, Moch. Reza Handhika, mengatakan bahwa perekrutan Lorensius dilakukan setelah tim melakukan pemantauan terhadap performanya sepanjang musim lalu.
Menurutnya, kualitas yang dimiliki sang pemain diharapkan mampu meningkatkan daya saing tim dalam perjuangan merebut tiket promosi.
"Kami melihat Lorensius memiliki kualitas serta pengalaman yang bisa memberikan tambahan kekuatan bagi tim. Semoga ia dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tim dan mampu memberikan kontribusi terbaik demi mewujudkan target PSIS kembali promosi ke Super League," ujar Moch. Reza Handhika, Minggu (5/7/2026).
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa PSIS tidak sekadar mendatangkan pemain berdasarkan nama besar semata. Manajemen lebih menitikberatkan pada kebutuhan tim, konsistensi performa, serta karakter pemain yang dinilai sesuai dengan filosofi permainan yang ingin diterapkan pada musim mendatang.
Di sisi lain, Lorensius Amanat Sabda mengaku sangat antusias memulai perjalanan barunya bersama salah satu klub besar di Indonesia tersebut.
Baginya, bergabung dengan PSIS Semarang merupakan kesempatan penting untuk mengembangkan karier sekaligus membuktikan kualitas yang dimilikinya.
Ia menyadari bahwa PSIS merupakan klub dengan sejarah panjang dan memiliki basis suporter yang besar. Hal tersebut menjadi motivasi tambahan baginya untuk memberikan penampilan terbaik setiap kali mendapatkan kesempatan bermain.
"Saya sangat bersyukur dan senang bisa bergabung dengan PSIS. Ini merupakan tim yang memiliki catatan historis cukup panjang di sepak bola Indonesia. Saya berharap bisa memberikan yang terbaik dan membantu PSIS mencapai target promosi ke Super League musim depan," kata Lorensius.
Semangat yang ditunjukkan Lorensius menjadi sinyal positif bagi PSIS Semarang. Adaptasi yang cepat tentu akan menjadi faktor penting agar dirinya dapat segera menyatu dengan pola permainan tim serta memahami instruksi dari jajaran pelatih.
Bagi PSIS, perekrutan Lorensius juga mencerminkan langkah manajemen dalam membangun skuad yang lebih seimbang. Tidak hanya mengandalkan pemain-pemain yang sudah berpengalaman di kasta tertinggi, Mahesa Jenar juga mulai memberikan perhatian kepada pemain-pemain yang tampil konsisten di Pegadaian Championship.
Strategi tersebut dinilai cukup efektif mengingat kompetisi kasta kedua memiliki karakter permainan yang berbeda. Pemain yang telah terbiasa bersaing di level tersebut umumnya lebih memahami atmosfer pertandingan dan memiliki pengalaman menghadapi tekanan dalam perebutan tiket promosi.
Dengan bertambahnya Lorensius Amanat Sabda, persaingan memperebutkan posisi inti di sektor sayap dipastikan semakin ketat. Kondisi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas latihan sekaligus menciptakan kompetisi sehat di dalam skuad.
Persaingan internal yang positif menjadi salah satu faktor penting bagi tim yang memiliki target besar. Setiap pemain akan terdorong untuk terus meningkatkan performa demi mendapatkan kepercayaan dari pelatih.
Langkah PSIS Semarang yang aktif bergerak di bursa transfer juga menunjukkan bahwa manajemen tidak ingin mengulangi kegagalan pada musim sebelumnya. Persiapan dilakukan sejak jauh hari agar seluruh pemain memiliki waktu cukup untuk membangun chemistry sebelum kompetisi resmi dimulai.
Baca Juga: Update Transfer Liga 2 2026/2027, Semen Padang FC Resmi Datangkan Esteban Vizcarra
Selain memperkuat kualitas individu, kedalaman skuad juga menjadi perhatian utama. Kompetisi yang berlangsung panjang membutuhkan banyak pemain yang siap tampil kapan pun dibutuhkan. Kehadiran Lorensius diyakini akan membuat rotasi pemain di sektor sayap menjadi lebih efektif tanpa mengurangi kualitas permainan tim.
Bagi para pendukung Mahesa Jenar, kedatangan Lorensius tentu menghadirkan harapan baru. Suporter berharap pemain asal Kalimantan Timur tersebut mampu menunjukkan performa terbaiknya dan menjadi salah satu motor serangan PSIS sepanjang musim.
Kini, tantangan sesungguhnya menanti Lorensius Amanat Sabda. Ia dituntut segera beradaptasi dengan lingkungan baru, memahami karakter rekan-rekan setimnya, serta mampu menjawab kepercayaan yang telah diberikan manajemen.
Jika mampu mempertahankan konsistensi seperti saat membela Persiba Balikpapan, bukan tidak mungkin Lorensius akan menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan PSIS Semarang mengejar tiket promosi ke Super League musim 2026/2027.
Perekrutan ini sekaligus menegaskan bahwa PSIS Semarang terus bergerak aktif dalam menyempurnakan komposisi skuad. Dengan menggabungkan pemain-pemain berpengalaman, talenta yang sedang berkembang, serta sosok-sosok yang memiliki etos kerja tinggi, Mahesa Jenar berharap mampu membangun tim yang lebih kompetitif dan siap bersaing hingga akhir musim.
Seluruh langkah tersebut bermuara pada satu tujuan yang sama, yakni membawa PSIS Semarang kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kehadiran Lorensius Amanat Sabda diharapkan menjadi salah satu kepingan penting dalam perjalanan panjang Mahesa Jenar untuk kembali tampil di Super League dan mengembalikan kebanggaan para pendukungnya. (dka)
Editor : Baskoro Septiadi