Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bursa Transfer Super League 2026/2027, Borneo FC Bikin Heboh Bursa Transfer,Persita Lepas Bae Sin Yeong dan Muhammad Toha

Deka Yusuf Afandi • Senin, 15 Juni 2026 | 13:46 WIB
Borneo FC Kembali Bikin Heboh Bursa Transfer, Nama Iago Mendonca Muncul ke Permukaan
Borneo FC Kembali Bikin Heboh Bursa Transfer, Nama Iago Mendonca Muncul ke Permukaan

 

RADARSEMARANG.ID –  Bursa transfer Super League 2026/2027 terus menghadirkan berbagai kejutan. Salah satu klub yang kembali mencuri perhatian adalah Borneo FC. Tim berjuluk Pesut Etam itu kembali dikaitkan dengan pemain asing yang dinilai memiliki kualitas mumpuni untuk memperkuat lini pertahanan mereka pada musim mendatang.

Nama terbaru yang ramai diperbincangkan adalah bek asal Brasil, Iago Mendonca. Kabar mengenai kemungkinan bergabungnya pemain berpostur jangkung tersebut mencuat setelah akun Instagram @liga_dagelann mengunggah informasi terkait masa depan sang pemain pada Minggu (14/6/2026).

Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Hadirkan Banyak Kejutan, Dari Kedatangan Shin Tae-yong hingga Hengkangnya Sejumlah Pemain Bintang

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa Iago Mendonca berpeluang meninggalkan klub Malta, Floriana FC, setelah kontraknya berakhir dan Borneo FC disebut-sebut menjadi tujuan berikutnya dalam kariernya.

"Bursa Transfer. Iago Mendonça (26|CB|Brasil) bakal meninggalkan Floriana (Malta). Borneo dikabarkan menjadi destinasi selanjutnya," tulis akun tersebut.

Kabar tersebut langsung memancing respons dari para pecinta sepak bola Indonesia. Banyak suporter yang optimistis Borneo FC kembali menemukan pemain asing berkualitas berkat reputasi tim pencari bakat mereka yang selama ini cukup sukses mendatangkan pemain-pemain berpengaruh.

Salah satu warganet dengan akun @shelvajulia86 menilai Borneo FC memiliki kemampuan scouting yang sangat baik.

"Borneo kalo soal asing gapernah gagal tim scouting nya keren," tulisnya.

Komentar serupa juga datang dari akun @erick.cullen yang terkesan dengan profil pemain tersebut.

"Klu dilihat si sangar ini," katanya.

Sementara itu, akun @masdimmm_ bahkan membandingkan gaya bermain Iago Mendonca dengan salah satu bek asing yang pernah sukses berkarier di Indonesia.

Baca Juga: Motor Matic Pertama Kawasaki Indonesia Akan Meluncur Pekan Ini, Ini Bocoran Fiturnya

"Gaya main nya mirip Willian Pacheco," tulisnya.

Sebagian netizen juga mengingatkan agar publik tidak meremehkan kualitas kompetisi Malta hanya karena liga tersebut tidak sepopuler kompetisi Eropa lainnya.

"Jgn remehkan liga Malta, caxambu aja asal nya dari liga Malta sekarang bagus di Borneo," ujar akun @_fzr2.

Optimisme terhadap potensi transfer ini juga terlihat dari komentar akun @ige.d.anuna.

"Borneo kalo pemain asing jarang gagal, semoga bisa melangkah jauh di asia dan tetap jadi pesaing kuat di liga," tulisnya.

Sementara akun @pharamex_2005 meminta para pendukung untuk memberikan kesempatan kepada pemain sebelum memberikan penilaian.

"Ini bukan downgrade kalian liat nanti borneo ga pernah gagal kalo soal pemain mau bek gelandang ataupun striker!!!!!!! Kalian jgn cuman tau dia dari malta doang ini itu liat nanti perkembangan nya sabar dan amati aja jgn banyak cacicu," tulisnya.

Baca Juga: Oli Transmisi Matik Ternyata Tidak Bisa Dipakai Terlalu Lama, Begini Penjelasan Bengkel Spesialis Soal Waktu Penggantian

Jika transfer ini benar-benar terealisasi, Borneo FC berpotensi mendapatkan sosok bek yang memiliki pengalaman internasional cukup lengkap.

Iago Mendonca dikenal sebagai pemain bertahan yang memiliki keunggulan fisik dengan tinggi badan mencapai 1,95 meter. Selain kuat dalam duel udara, ia juga memiliki fleksibilitas bermain di beberapa posisi.

Meski posisi utamanya adalah bek tengah, pemain asal Brasil tersebut juga mampu ditempatkan sebagai bek kanan, bek kiri, hingga gelandang tengah.

Kemampuan bermain di berbagai posisi menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan klub modern dalam menghadapi jadwal kompetisi yang padat.

Iago bergabung dengan Floriana FC pada awal musim 2025 dan langsung menjadi salah satu pemain penting dalam skuad. Selama musim 2025/2026, ia tampil konsisten dengan mencatatkan 39 pertandingan di seluruh ajang.

Dari jumlah tersebut, ia menyumbangkan tiga gol dan satu assist. Catatan waktu bermainnya juga sangat tinggi dengan total 3.498 menit bermain sepanjang musim. Statistik tersebut menunjukkan bahwa dirinya merupakan pemain yang dipercaya penuh oleh tim pelatih.

Selain kontribusi dalam bertahan, Iago juga dikenal memiliki agresivitas tinggi di lapangan. Sepanjang musim lalu ia mengoleksi 10 kartu kuning. Meski demikian, karakter bermain seperti ini sering kali dibutuhkan oleh tim yang ingin memiliki pertahanan tangguh dan sulit ditembus lawan.

Baca Juga: Honda ADV160 Baru atau Aprilia SR-GT 200 Bekas? Mana yang Lebih Layak Dipilih untuk Harian dan Touring?

Dalam perjalanan kariernya, Iago Mendonca mengawali kiprah profesional bersama klub Brasil, Goias. Setelah itu, ia sempat memperkuat sejumlah klub di negaranya sebelum memutuskan mencari pengalaman di luar negeri.

Karier internasionalnya dimulai saat bermain untuk Blooming Santa Cruz di Bolivia. Setelah itu, ia melanjutkan petualangan ke Portugal bersama Alverca sebelum akhirnya berlabuh di Malta bersama Floriana FC.

Dengan pengalaman bermain di berbagai negara dan kultur sepak bola yang berbeda, Iago diyakini memiliki bekal yang cukup untuk beradaptasi dengan atmosfer kompetisi sepak bola Indonesia jika benar bergabung dengan Borneo FC.

Sementara itu, kabar lain datang dari Persita Tangerang yang mulai melakukan perubahan komposisi skuad menjelang musim baru. Klub berjuluk Pendekar Cisadane tersebut resmi berpisah dengan salah satu pemain senior mereka, Bae Sin Yeong.

Gelandang bertahan asal Korea Selatan itu dipastikan tidak akan melanjutkan kebersamaan dengan Persita setelah lima tahun membela klub asal Tangerang tersebut. Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan panjang salah satu pemain asing yang cukup identik dengan Persita dalam beberapa musim terakhir.

Baca Juga: Harga Mitsubishi Xpander Juni 2026 Naik Rp3 Juta, Simak Daftar Terbaru dan Alasan MPV Ini Masih Jadi Favorit Keluarga Indonesia

Bae Sin Yeong pertama kali bergabung dengan Persita pada 16 Juni 2021. Sejak saat itu, ia menjadi bagian penting dalam perjalanan tim di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Pada musim Super League 2026, pemain berusia 34 tahun tersebut tampil dalam 25 pertandingan dan menyumbangkan satu gol untuk timnya. Meski beroperasi sebagai gelandang bertahan, kontribusinya tidak hanya terlihat dari statistik, tetapi juga dari peran kepemimpinannya di lapangan.

Secara keseluruhan, Bae mencatatkan 196 penampilan bersama Persita. Angka tersebut menjadi bukti konsistensi dan dedikasinya selama mengenakan seragam Pendekar Cisadane.

Selain kemampuan teknis, Bae juga dikenal sebagai sosok yang mudah beradaptasi dan memiliki hubungan baik dengan rekan-rekan setim maupun suporter. Tidak heran jika kepergiannya meninggalkan kesan mendalam bagi banyak pihak di lingkungan klub.

Manajemen Persita pun menyampaikan apresiasi atas seluruh kontribusi yang telah diberikan pemain asal Korea Selatan tersebut selama lima tahun terakhir.

Kepergian Bae Sin Yeong menambah daftar pemain senior yang meninggalkan Persita pada bursa transfer kali ini. Sebelumnya, klub juga telah melepas sang kapten, Muhammad Toha.

Bek kanan yang menjadi salah satu ikon Persita itu memilih melanjutkan kariernya bersama klub asal Brunei Darussalam, DPMM FC, untuk musim 2026/2027.

Baca Juga: Masih Sering Beli Bensin Eceran? Ini Risiko Jika BBM Disimpan Terpapar Matahari

Muhammad Toha merupakan pemain yang memiliki ikatan kuat dengan Persita. Ia bergabung sejak 2017 dan berkembang menjadi salah satu figur penting dalam perjalanan klub.

Tidak hanya berperan sebagai pemimpin di lapangan, Toha juga dikenal sebagai panutan di ruang ganti. Pengalamannya selama bertahun-tahun membuatnya menjadi sosok yang dihormati oleh pemain muda maupun pemain senior lainnya.

Dengan hengkangnya sejumlah pemain berpengalaman, Persita Tangerang diperkirakan akan melakukan perombakan skuad secara bertahap untuk menghadapi kompetisi musim depan. Di sisi lain, Borneo FC justru menunjukkan ambisi besar dengan terus berburu pemain berkualitas guna memperkuat kedalaman tim.

Pergerakan kedua klub ini menjadi salah satu cerita menarik yang mewarnai bursa transfer Super League 2026/2027. Para pendukung tentu menantikan bagaimana komposisi skuad masing-masing tim setelah jendela transfer resmi ditutup dan kompetisi kembali bergulir. (dka)

Editor : Deka Yusuf Afandi
#Bursa transfer Super League 2026 #Transfer pemain Liga Indonesia terbaru #Bursa transfer sepak bola Indonesia #Super League 2026 2027 #transfer pemain