RADARSEMARANG.ID, Semarang — Rizky Ridho Ramadhani, seorang pemain sepak bola berusia 23 tahun yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur, telah menunjukkan bakat yang luar biasa, menjadikannya salah satu pilar utama Timnas Indonesia.
Sebagai bek tengah dengan postur yang ideal dan kemampuan bertahan yang kuat, ia tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga di arena internasional.
Keberhasilannya untuk menembus tim senior setelah menjalani karier yang gemilang bersama Persebaya Surabaya telah mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain bertahan terbaik di Indonesia.
Sejak bergabung dengan Persebaya Surabaya, Rizky Ridho terus menunjukkan kualitasnya yang semakin matang.
Bahkan, penampilannya bersama Timnas Indonesia menarik perhatian pelatih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
Pujian yang diberikan oleh kedua pelatih tersebut semakin memperkuat reputasinya sebagai bek tengah yang menjanjikan untuk masa depan sepak bola Indonesia.
Karier cemerlangnya kini membawanya melangkah lebih jauh, dengan kesempatan tampil di level internasional dan menantikan ajang-ajang besar, seperti Piala Dunia.
Rizky Ridho mengawali karier sepak bolanya di Persebaya Surabaya, tempat di mana ia mengasah keterampilan dan kemampuan bertahannya.
Ia menceritakan bahwa perjalanan sepak bolanya dimulai dari bawah, yakni dari klub kecil bernama El Faza FC yang terletak di Surabaya.
Menurut Rizky, dukungan dan didikan orang tua sangat berperan dalam membangkitkan semangatnya untuk mendalami hobi sepak bola hingga mencapai level saat ini.
Disinilah, Rizky Ridho memanfaatkan setiap kesempatan untuk mempelajari teknik permainan sepak bola dengan serius.
Seiring berjalannya waktu, ia berhasil memulai debut profesionalnya pada 13 Maret 2020 saat Persebaya bertanding melawan Persipura Jayapura di Liga 1 Indonesia.
Sebagai seorang bek tengah, Rizky menunjukkan kualitas bertahan yang sangat baik, dengan kemampuannya dalam membaca permainan lawan dan menghalau serangan secara efektif.
Selama musim itu, ia tampil dalam 38 pertandingan dan berhasil mencetak tiga gol, memberikan kontribusi yang signifikan bagi timnya.
Penampilan gemilang tersebut membawanya mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.
“Sebelum saya seleksi di Persebaya, saya ikut di liga internal yang memunculkan bibit-bibit. Saya main di El Faza FC, timnya Mat Halil (mantan pemain Persebaya)”. ujarnya.
Karier internasional Rizky Ridho dimulai saat ia dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia U 19 pada 2019.
1 Kejuaraan AFF U-19 2019:
Rizky menunjukkan kemampuannya di tingkat internasional pada Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2019, yang menjadi panggung besar pertama baginya.
2 Menjadi Kapten Timnas U-19:
Di tahun 2020, Rizky Ridho dipercaya untuk menjadi kapten Timnas Indonesia U-19 dalam laga melawan Bulgaria, sebuah tonggak penting dalam kariernya.
3 Panggilan ke Timnas Senior:
Berkat performa cemerlang, Rizky dipanggil untuk memperkuat Timnas Senior pada Mei 2021, debutnya melawan Oman menandai awal perjalanan panjangnya di level senior.
Rizky Ridho terus menunjukkan kualitasnya baik di level klub maupun di Timnas Indonesia, sehingga menarik perhatian pelatih.
Performa solidnya dalam menjaga pertahanan Timnas Indonesia mendapat sorotan dari Shin Tae yong, pelatih asal Korea Selatan yang terkenal dengan seleksi pemain yang ketat.
Shin Tae-yong memberikan pujian kepada Rizky Ridho sebagai bek muda yang memiliki mentalitas yang kuat dan kecerdasan dalam membaca permainan lawan.
Kualitas pertahanan yang ditunjukkannya menjadikannya pilihan utama dalam formasi Timnas Indonesia, meskipun usianya masih tergolong muda.
“Pasti saya sebagai pelatih Timnas Indonesia senang kalau mereka bagus di klubnya. Sementara kalau tidak bagus kan pasti jadi beban sebagai pelatih. Kemarin saya nonton juga video pertandingan Jay, Ridho, dan Ferarri performa mereka sangat bagus kemarin,” kata Shin Tae-yong saat masih menjadi pelatih Timnas Indonesia.
Selain itu, Rizky juga mendapatkan pujian dari pelatih Timnas Indonesia saat ini, yang juga merupakan legenda sepak bola dunia, Patrick Kluivert.
Kluivert mengapresiasi konsistensi permainan Rizky meskipun harus menghadapi tekanan dalam pertandingan internasional.
Setelah pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa (23/3) lalu.
Patrick menyatakan bahwa Rizky Ridho adalah salah satu pemain terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini dan di masa depan.
“Dia (Ridho) bermain fantastis, impresif, dia melakukan pekerjaan dengan baik di laga ini, apa yang harus saya katakan? Dia memang pantas masuk timnas, dan dia punya masa depan yang cerah, intinya saya senang dengan performanya di laga ini,” ujar Patrick
Sejak bulan Juli 2023, Rizky Ridho telah mengambil langkah signifikan dengan bergabung bersama Persija Jakarta.
Perpindahan ini merupakan tantangan besar bagi dirinya, mengingat Persija adalah salah satu klub terkemuka di Indonesia yang memiliki ekspektasi tinggi.
Meskipun baru saja bergabung, Rizky langsung diangkat sebagai kapten tim Persija, yang mencerminkan kepercayaan yang diberikan oleh pelatih serta manajemen Persija terhadap kompetensi dan kemampuan kepemimpinannya.
Kabar terbaru Rizky Ridho terkejut saat tahu golnya di musim lalu masuk nominasi Puskas Award 2025.
Berita itu datang kepadanya di pagi hari, saat sedang beribadah.
Awalnya, ia pikir itu hanya berita palsu atau hoax.
Rizky Ridho adalah satu-satunya wakil Indonesia yang masuk dalam daftar nominasi Puskas Award 2025, yang merupakan bagian dari penghargaan The Best FIFA musim ini.
Gol yang membuatnya masuk nominasi adalah gol dari tengah lapangan ke gawang Arema FC dalam Liga 1 musim lalu.
"Awalnya saya terkejut karena mendapat kabar itu di pagi hari. Saya sedang beribadah dan menerima pesan dari orang tua yang menyebutkan saya masuk nominasi Puskas. Saya pikir itu hoax," ujar Rizky Ridho.
Setelah itu, ia kembali tidur lagi hingga terperanjak terbangun.
Saat bangun, Rizky terkejut karena golnya mendapat perhatian di seluruh dunia.
"Ternyata berita itu benar. Saya kaget dan bersyukur. Saya tidak menyangka gol saya bisa mencapai sana," ujar Ridho.
Rizky Ridho hanya bisa bersyukur karena golnya bersaing dengan pemain top seperti Declan Rice dan Lamine Yamal dalam nominasi Puskas Award 2025.
Ia juga berterima kasih kepada keluarga, teman, dan pelatih yang mendukungnya.
Rizky bercerita bahwa gol tersebut tercipta karena dirinya kurang percaya diri untuk terus menyerang.
Gol tersebut masuk dalam nominasi Puskas Award 2025 yang diberikan untuk gol-gol indah sepanjang tahun.
Nominasi Puskas Award 2025 lainnya meliputi gol dari :
Alerrandro (Vitoria),
Alessandro Deiola (Cagliari),
Pedro de la Vega (Seattle Sounders),
Santiago Montiel (Independiente),
Amr Nasser (Pharco),
Carlos Orrantia (Atlas),
Lucas Ribeiro (Mamelodi),
Declan Rice (Arsenal),
Kevin Rodrigues (Kasimpasa), dan
Lamine Yamal (Barcelona). (fal)
.
Editor : Baskoro Septiadi