RADARSEMARANG.ID - Son Heung Min akhirnya meraih trofi pertamanya bersama Tottenham Hotspur usai menjuarai Liga Europa.
Usai penantian sepuluh tahun, Son di Spurs akhirnya tuntas. Dengan Spurs tampil sebagai juara Liga Europa usai mengalahkan Manchester United di final.
Dalam pertandingan yang digelar di San Mames, Bilbao, Kamis (22/5/2025) dini hari WIB, The Lilywhites menang 1-0 berkat gol Brennan Johnson.
Baca Juga: Son Heung-min Ucap Hal Ini Usai Bawa Spurs Akhiri Puasa Gelar
Bertempat di Stadion San Mames, Bilbao, Spurs mengalahkan Manchester United 1-0 di final UEFA Europa League, Rabu waktu setempat (Kamis WIB), mengakhiri penantian 17 tahun klub tanpa gelar.
Ini jadi gelar juara pertama Spurs setelah 17 tahun lamanya. Trofi Piala Liga Inggris 2008 menjadi gelar terakhir yang dimenangi Spurs sebelumnya.
"Saya merasa luar biasa. Ini adalah mimpi yang selalu saya bayangkan. Hari ini mimpi itu menjadi kenyataan," ujar Son kepada TNT Sports dengan mata berbinar usai pertandingan.
Baca Juga: Jelang Perkuat Timnas Indonesia, Penjaga Gawang ini Malah Tinggalkan Klubnya Palermo
Son merasa sangat bangga atas pencapaian yang telah diraih bersama Spurs di pertandingan Liga Europa kalahkan Manchester United di final.
"Saya sangat, sangat bahagia. Orang paling bahagia di dunia," ditambah dengan wajah bahagia.
Sejak bergabung dengan Tottenham pada tahun 2015, Son belum pernah meraih trofi apa pun.
Baca Juga: Usai Disebut Netizen Ada Ribut, Jennifer Coppen dan Zoe Wassink Kompak Saling Klarifikasi
Terlebih lagi, sejak memulai karir profesionalnya di Eropa bersama Hamburger SV tahun 2010, sang kapten Korea Selatan belum mengangkat satu pun piala.
Sejak dalam tujuh hari Son menginginkan kemenangan atas pertandingannya, dan kini, semua mimpinya berubah menjadi kenyataan.
Baca Juga: Trailer Squid Game S3 Resmi Rilis, Tayang di Netflix Juni: Kembali Hadirkan Aksi Penuh Ketegangan
"Saya sangat menginginkannya. Dalam tujuh hari terakhir, saya bermimpi tentang pertandingan ini setiap hari, mimpi yang sama, gambaran yang sama. Dan akhirnya terjadi. Sekarang saya bisa tidur nyenyak," ujarnya dengan gelak tawa.
Tottenham, yang musim ini tampil buruk di Liga Inggris dan hanya finis di peringkat 17, berhasil mengubah narasi dengan pencapaian ini.
Baca Juga: Sudah Tayangkan Semua Episode, Weak Hero Class 2 Langsung Tempati Top 2 Netflix Global
Sang Kapten, Putra pun tak lupa memberikan semangat dan memuji alumni yang tetap selalu solid di tengah keterpurukan.
"Musim ini berat, tapi kami tetap bersatu. Saya sangat beruntung punya tim yang luar biasa seperti ini," katanya.
Dengan gelar ini, Son pencetak gol terbanyak kelima sepanjang klub sejarah merasa pantas menyebut dirinya sebagai legenda, meski hanya untuk hari ini.
Baca Juga: China Juara Sudirman Cup 2025 setelah Menang 3-1 atas Korea Selatan
"Saya sangat bangga menjadi orang Korea dan memenangkan trofi ini. Terima kasih banyak untuk fans Korea yang sudah mendukung saya habis-habisan," tutupnya.
Editor : Baskoro Septiadi