RADARSEMARANG.ID - Kejutan terjadi dalam daftar 32 pemain Timnas Indonesia yang dipanggil untuk menghadapi China dan Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Nama Ragnar Oratmangoen, yang sebelumnya menjadi andalan di lini depan Garuda, tidak masuk dalam daftar pemain Timnas Indonesia.
Keputusan ini seolah memunculkan berbagai spekulasi: apakah ini bagian dari strategi pelatih Patrick Kluivert, atau ada masalah lain yang lebih besar?
Menurut anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, Ragnar tidak dipanggil karena alasan kesehatan.
“Ragnar enggak dipanggil karena lagi sakit. Jadi bukan karena apa-apa. Alasan kesehatan ya, jadi enggak bisa ikut dalam pertandingan kali ini,” ujar Arya dalam keterangan resminya, dikutip dari JawaPos.
Pelatih klubnya, Vincent Euvrard dari FCV Dender, juga mengonfirmasi bahwa Ragnar belum fit karena terinfeksi virus.
“(Ragnar) Oratmangoen belum fit, ia sedang berjuang melawan virus,” ungkap Euvrard, seperti dilansir dari laman resmi FCV Dender pada April lalu.
Absennya Ragnar seolah menjadi pukulan bagi Timnas Indonesia. Dalam 10 pertandingan kualifikasi, Ragnar berhasil mencatatkan 2 gol dan 2 assist.
Namun demikian, pelatih Patrick Kluivert tampaknya sudah menyiapkan alternatif tanpa tergantung pada Ragnar Oratmangoen.
Kluivert memberikan kesempatan kepada beberapa pemain dari Liga 1 Indonesia, seperti Stefano Lilipaly, Septian Bagaskara, Yakob Sayuri, Yance Sayuri, dan kiper Reza Arya.
Keputusan ini menunjukkan bahwa Kluivert mulai melirik talenta lokal untuk memperkuat skuad Garuda.
Selain itu, Indonesia masih memiliki Ole Romeny dan Rafael Struick, yang diharapkan bisa mengisi kekosongan di lini depan.
Dengan absennya Ragnar, peran Marselino Ferdinan dan Ivar Jenner di lini tengah diperkirakan semakin krusial dalam membangun serangan.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di peringkat keempat Grup C dengan 9 poin.
Tim Merah Putih masih memiliki peluang untuk lolos langsung ke putaran final atau menjalani kualifikasi zona Asia putaran keempat, tergantung hasil pertandingan melawan China dan Jepang.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap Timnas Indonesia bisa tampil maksimal dalam dua laga ini.
“Kita harus minimal punya tiga poin agar tetap menjaga peluang lolos ke putaran final atau ke ronde keempat kualifikasi,” ujar Erick seperti yang diberitakan.
Skuad Garuda Indonesia akan menghadapi China pada 5 Juni 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Sedangkan laga melawan timnas Jepang dijadwalkan pada 10 Juni 2025 di Suita Stadium, Jepang.
Editor : Baskoro Septiadi