RADARSEMARANG.ID – Sejumlah pecinta sepak bola di Kota Semarang berharap cemas karena pertandingan antara PSIS Semarang melawan Borneo FC berlangsung dengan itensitas tinggi.
Bagaimana tidak, PSIS Semarang yang notabene bermain di kandang sendiri harus berhasil mendapatkan 3 poin agar lolos dari jurang degradasi.
Namun, jalannya pertandingan pun tak sesuai harapan PSIS Semarang untuk memenangkan pertandingan.
Di babak pertama saja, PSIS Semarang harus menelan kekalahan 0-4 dari Borneo FC di Stadion Jatidiri, Kota Semarang.
Padahal PSIS Semarang main di kandang sendiri.
Gol pembukaan Borneo FC dicetak oleh Mariano Peralta di menit ke 9 yang mendapat umpan cantik dari Renon da Silva.
Tak hanya 1 gol saja, Borneo FC pun bisa membobol gawang PSIS Semarang dengan menambah 2 gol yang masing-masing di cetak oleh Renon da Silva di menit 19 dan Ronaldo di menit 40.
Di menit-menit terakhir pun PSIS Semarang harus menerima kebobolan lagi yakni di menit 45+2. PSIS Semarang diganjar pinalti. Habibi Jusuf sebagai algojo pun berhasil menambah skor bagi Borneo FC.
Tentu dengan selisih 4 gol ini PSIS Semarang tentu kesulitan untuk membalikkan keadaan di babak 2. Terlebih di kondisi lapangan yang basah karena hujan.
Dalam pertandingan ini pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius menerapkan formasi 4-3-3. Formasi ini sama yang dipakai oleh Borneo FC.
Gilbert menempatkan Satryo sebagai kiper yang dibentengi bek Ferizal, João Ferrari, Lucas dan Alhafiz.
Sementara lini tengah diisi oleh Diarra, Dewangga, dan Maulana serta trio penyerang Paulo Gali Abdallah, dan Setiawan .
Pelatih Borneo FC, Joaquin memilih Argawinata sebagai Nduwarugira dan benteng di depannya Nduwarugira, Furtado, Ronaldo, Fathurrahman dan lini tengah da Silva, Pakpahan, dan Hirose.(dka)
Editor : Tasropi