Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Jadwal Piala AFF 2024: Timnas Indonesia vs Myanmar Hari Ini Senin 9 Desember 2024

Falakhudin • Senin, 9 Desember 2024 | 15:16 WIB
PIALA AFF 2024: Timnas Indonesia vs Myanmar Senin 9 Desember 2024
PIALA AFF 2024: Timnas Indonesia vs Myanmar Senin 9 Desember 2024

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Timnas Indonesia akan melawan Timnas Myanmar di Piala AFF 2024. 

Skuad Garuda unggul head to head atas Burmese Lion.

Timnas Indonesia akan mengawali kiprahnya di ajang Piala AFF 2024 atau yang sekarang bernama ASEAN Cup 2024 dengan menghadapi laga tandang melawan Myanmar pada Senin, 9 Desember 2024.

Pertandingan pertama Grup B ini bakal digelar di Stadion Thuwunna yang berlokasi di Yangon, mulai 19.30 WIB.

 

Duel Indonesia vs Myanmar yang berlangsung di stadion berkapasitas 50 ribu penonton itu bisa disaksikan secara live di RCTI dan platform streaming Vision+. 

Berada di Grup B, Indonesia bersaing dengan Myanmar, Laos, Filipina, dan Vietnam.

Untuk bisa lolos ke babak semifinal, skuad Garuda harus bisa finis di peringkat pertama dan kedua grup. 

Setelah pertandingan tandang di Myanmar, tim asuhan Shin Tae yong yang didominasi pemain U-22 akan bermain di kandang menjamu Laos pada Kamis, 12 Desember nanti.

Laga ini akan berlangsung di Stadion Manahan Solo pukul 20.00 WIB. 

Berikutnya, Indonesia bertandang ke Vietnam pada Minggu, 15 Desember, sebelum kembali bermain di kandang, menghadapi Filipina pada Sabtu, 21 Desember. 

Apabila bisa lolos, Indonesia akan bertanding di babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung dalam dua leg, yakni pada 26 dan 27 Desember, serta 29 dan 30 Desember.

Selanjutnya, jika mampu menembus ke final, pertandingan juga akan dimainkan dalam dua leg, yakni pada 2 dan 5 Januari 2025.

Untuk persiapan berlaga di kejuaraan sepak bola level Asia Tenggara ini, Shin Tae-yong memanggil 33 pemain termasuk tujuh di antara yang berkarier di luar negeri.

 

Namun, ada beberapa pemain yang tidak bisa bergabung karena tidak dilepas klubnya.

Pertandingan ini tidak masuk dalam agenda FIFA sehingga klub tak wajib melepas pemainnya.

Menjelang keberangkatan ke Myanmar, pelatih yang akrab disapa STY itu mengumumkan 24 pemain yang masuk dalam skuad final untuk Piala AFF kali ini.

Dari daftar nama yang diumumkan pada Jumat lalu, terdapat Marselino Ferdinan dan Asnawi Mangkualam.

Pelatih asal Korea Selatan berusia 54 tahun ini menganggap Piala AFF ini sebagai turnamen cukup besar untuk Indonesia.

Di dua edisi sebelumnya, Shin Tae yong belum mampu mempersembahkan trofi untuk Merah Putih. 

 

Di 2020, ia berhasil membawa skuad Garuda gagal menjadi juara setelah kalah dengan agregat 2-6 dari Thailand di final.

Berikutnya, dua tahun kemudian, prestasinya menurun karena hanya finis sebagai semifinalis setelah dikalahkan Vietnam 0-2. 

Shin Tae yong menyadari masyarakat Indonesia berharap dirinya bisa mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara di ajang ini, setelah enam kali menjadi runner-up pada 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020.

Namun, dengan skuad yang dibawanya, ia meminta publik tidak menaruh ekpektasi besar.

Meski demikian, ia menjamin Garuda tetap akan menampilkan permainan maksimal di babak grup.

“Para fans pastinya berharap juara tapi kami bukan timnas senior juga.

 

Ini pun timnas U-22, pun agak sulit untuk pemanggilan, jadi mungkin ekspektasinya tidak boleh terlalu tinggi,” kata Shin Tae-yong.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir tidak mengutarakan secara spesifik capaian untuk Garuda di turnamen ini.

Dia hanya mengatakan semoga Indonesia memetik hasil terbaik. 

Pernyataannya ini seolah-olah menunjukkan ia sudah menimbang-nimbang secara matang, bahwa dengan skuad yang dibawa, tak elok jika target juara dibebankan. 

Di sisi lain, Erick bukan orang seperti itu karena di turnamen-turnamen sebelumnya, dia selalu mengutarakan apa targetnya di sebuah turnamen secara tegas.

 

Contohnya, di Piala Asia 2023, dia memberikan target lolos ke babak 16 besar dan Piala Asia U-23 2024 targetnya adalah lolos perempat final.

Semua target ini dicapai oleh Garuda karena melihat dari materi pemain yang dibawa dan kekuatan calon lawan, target ini tepat sasaran.

Dalam sepanjang sejarah kedua tim, Myanmar dan Indonesia sudah berhadapan 16 kali dalam catatan 11v11.

Indonesia menang sebanyak sembilan kali, imbang tiga kali, dan kalah empat kali.

Dalam tiga pertandingan terakhir, Indonesia selalu menang atas Myanmar.

 

Pertemuan terbaru kedua tim pada 25 November 2021, Indonesia menang 4-1 pada pertandingan persahabatan.

Melawan Myanmar, Indonesia sudah mengemas sebanyak 39 gol.

Gawang tim Merah-Putih kebobolan sebanyak 12 gol.

Indonesia menurunkan tim muda di Piala AFF 2024.

 

 

Head to head Myanmar vs Indonesia

1. Indonesia 5-1 Myanmar - 9 September 1996

2. Indonesia 6-2 Myanmar - 29 Agustus 1998

3. Indonesia 5-0 Myanmar - 12 November 2000

4. Indonesia 0-0 Myanmar - 15 Desember 2002

5. Indonesia 0-0 Myanmar - 25 Agustus 2006

6. Myanmar 2-1 Indonesia - 30 Agustus 2006

 

7. Indonesia 4-0 Myanmar - 25 Agustus 2008

8. Myanmar 2-1 Indonesia - 15 November 2008

9. Myanmar 2-1 Indonesia - 21 November 2008

10. Indonesia 3-0 Myanmar - 5 Desember 2008

11. Indonesia 2-1 Myanmar - 30 Maret 2015

 

12. Myanmar 0-0 Indonesia - 4 November 2016

13. Indonesia 3-1 Myanmar - 21 Maret 2017

14. Indonesia 3-0 Myanmar - 10 Oktober 2018

15. Myanmar 0-2 Indonesia - 25 Maret 2019

16. Indonesia 4-1 Myanmar - 25 November 2021

 

Rata-rata usia pemain Indonesia 20.3 tahun. Bisa meneruskan dominasi melawan Myanmar, tim asuhan Shin Tae yong. (fal/bas) 

Editor : Baskoro Septiadi
#skuad garuda #ASEAN Cup 2024 #asnawi mangkualam #Marselino Ferdinan #Piala Asia 2023 #asia tenggara #merah putih #Ketua Umum PSSI Erick Thohir #agenda FIFA #timnas indonesia #Stadion Thuwunna #shin tae yong #pelatih asal Korea Selatan #timnas myanmar #piala aff 2024 #Stadion Manahan Solo