RADARSEMARANG.ID - Piala Presiden yang sempat dipersiapkan untuk turnamen pramusim Liga 2024/2025 dipastikan batal digelar.
Hal ini disampaikan secara langsung oleh Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus.
Ferry menyebut jika turnamen ini sulit digulirkan karena ketersediaan stadion yang tak mencukupi.
"Piala Presiden 2024 ini memang sulit dijalankan. Alasannya, karena ketersediaan stadion. Agar Piala Presiden bisa terlaksana, harus ada empat stadion yang tersedia. Nah, itu tidak ada," kata Ferry
Stadion yang digunakan untuk Piala Presiden adalah yang mampu memenuhi syarat penggunaan VAR.
Ia menyebut hanya ada 2 stadion yang bisa dipakai saat ini yaitu Stadion Si Jalak Harupat dan Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Untuk Stadion Manahan dan Gelora Bung Tomo digunakan untuk agenda lain yaitu Piala AFF U-19 dan U-16.
"Piala Presiden juga kita mau pakai VAR, tetapi hanya ada Bali (I Wayan Dipta) dan Jalak Harupat (Bandung) yang memenuhi syarat. GBT (Gelora Bung Tomo) dan Manahan dipakai untuk Piala AFF U-19 dan U-16 2024 ini," terangnya.
Mantan Presiden Persija Jakarta itu juga menyebut turnamen Piala Presiden sebenarnya sudah dipersiapkan secara matang.
Namun karena venue yang terbatas memaksa pihaknya untuk membatalkan rencana turnamen pramusim ini.
"Sebenarnya Piala Presiden itu kita sudah rancang. Secara bisnis, secara exposure ini kita sudah persiapkan. Namun ya memang karena stadion ini, kita merasa ya kurang ideal untuk dilaksanakan, sehingga kita putuskan tidak ada (Piala Presiden)," katanya.
Beberapa waktu lalu LIB sempat mengatakan jika turnamen ini akan diselenggarakan jelang bergulirnya Liga 1 musim depan.
Editor : Baskoro Septiadi