Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Puma Menghentikan Kerjasama dengan Tim Nasional Israel, Ternyata Ini Penyebabnya

Aris Hariyanto • Kamis, 14 Desember 2023 | 16:31 WIB

 

Logo brand Puma
Logo brand Puma

RADARSEMARANG.ID - Puma secara resmi menyatakan telah menghentikan kerjasama sponsor dengan tim nasional Israel.

Brand apparel asal Jerman Puma tersebut telah mengambil langkah ini yang sudah direncanakan sejak tahun lalu.

Pada 2018 yang lalu, Puma telah menandatangani perjanjian dengan IFA (Asosiasi Sepakbola Israel) sebagai sponsor resmi untuk perlengkapan pemain sepakbola.

Sejak tahun itu, perusahaan tersebut dihadapkan dengan seruan boikot dari aktivis yang menyebut bahwa, IFA juga berbasis di pemukiman khusus Yahudi di Tepi Barat.

Wilayah tersebut diperoleh melalui tindakan yang melanggar hukum internasional, sehingga dapat dikategorikan sebagai okupasi ilegal.

Meski demikian, juru bicara Puma menyatakan bahwa kontrak perusahaan dengan beberapa federasi, termasuk Serbia dan Israel, akan berakhir pada tahun 2024 dan tidak akan diperpanjang lagi.

Dikutip dari JawaPos.com, Puma akan segera mengumumkan kerjasama dengan beberapa tim nasional sepakbola yang baru.

Menurut juru bicaranya, kerjasama tersebut sebagai bagian dari strategi "fewer-bigger-better" yang diartikan sebagai langkah-langkah bertahap yang lebih baik.

Kemudian, dalam memo internal yang dilihat oleh Financial Times, Puma mengungkapkan bahwa mereka akan terus mengevaluasi semua kemitraan yang telah terjalin.

Pihaknya juga mencari peluang baru di masa depan dengan tujuan agar Puma dapat memiliki sponsor yang kuat untuk tim nasional.

Sementara itu, Puma membantah rumor yang beredar bahwa pemutusan kerja sama tersebut terkait dengan konflik antara Israel dan Pasukan Palestina, Hamas.

Selanjutnya Puma menyatakan bahwa keputusan tersebut telah diambil sebelum konflik meletus pada tanggal 7 Oktober yang lalu.

Puma telah melakukan evaluasi strategi pada akhir tahun 2022, setelah itu mereka telah memutuskan untuk tidak melanjutkan pengadaan seragam untuk timnas Israel mulai tahun depan (2023, red).

Menurut pernyataan juru bicara Puma, keputusan ini telah diambil pada tahun 2022 sesuai dengan jadwal yang biasa dilakukan untuk merancang dan mengembangkan kaos tim.

Pihaknya telah mengutarakan “Ketika ada dua tim nasional yang baru saja menandatangani kontrak, termasuk tim baru”.

“Maka akan diumumkan lebih lanjut pada tahun ini dan 2024, mengenai kontrak dengan beberapa federasi seperti Serbia dan Israel akan berakhir pada tahun 2024," imbuh juru bicara Puma tersebut. (*/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#palestina #hamas #IFA #Israel #puma #boikot