Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Mengenal Girona FC, Klub Bola yang Membantai Raksasa Catalonia Barcelona

Aby Genta Putra Prasetya • Senin, 11 Desember 2023 | 20:28 WIB
Mengenal Girona FC, Klub Bola yang Membantai Raksasa Catalonia: Barcelona Semalam
Mengenal Girona FC, Klub Bola yang Membantai Raksasa Catalonia: Barcelona Semalam

RADARSEMARANG.ID - Laga yang dilangsungkan semalam (11/12) di Stadion Olimpico Lluis Companys, antara klub asal Catalonia, Barcelona FC melawan tuan rumah yakni Girona FC.

Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 4-2, dimenangkan oleh Girona FC yang memaksa Barcelona FC bertekuk lutut dihadapan sang tamu.

Padahal dalam laga kontra malam ini, squad La Blaugrana asuhan Xavi Hernandez menguasai jalannya pertandingan dengan presentase 53%.

Sayangnya, hanya 2 tembakan yang berhasil membobol gawang Girona FC dari 22 tembakan, yakni tembakan dari Robert Lewandowski di menit ke-19 dan Ilkay Gundogan yang berhasil membobol gawang Girona di menit-menit akhir selesainya pertandingan (90+2).

Sedangkan di sisi lain, Girona FC tampil sebagai pemenang dalam pertandingan ini dengan gol dari Artem Dovbyk pada menit ke -12, Miguel Guiterrez pada menit ke-40, Valery Fernandez pada menit ke-80 dan diakhiri oleh Christian Stuani pada menit 90, tambahan 5 menit.

Girona FC menjadi pemuncak klasemen La Liga 2023/2024 untuk saat ini dengan poin 41, disusul klub Ibukota Real Madrid dengan poin 39.

Sedangkan Barcelona FC berada di peringkat keempat dengan poin 34, tepat dibawah klub Atletico Madrid yang berada di peringkat ketiga.

Baca Juga: Mengejutkan! Bayern Munchen Dihajar Tuan Rumah Eintracht Frankfurt 5-1

Sejarah Girona FC

Dilansir akun website resmi Girona FC gironafc.cat, Kota Girona mulai mengenal dan memainkan permainan sepak bola pada awal abad ke-20.

Klub pertama yang dibentuk di kota ini adalah Strong Esport pada tahun 1902 menjadi cikal bakal memiliki sejarah dengan penamaan Girona FC.

Klub lain yang didirikan hampir bersamaan adalah klub bernama Youth Grouping pada tahun 1903, setelahnya makin menjamur klub-klub yang mewakili suatu kelompok atau ideologi di kota ini.

Beberapa diantaranya adalah klub The Atletic yang mewakili kelas pekerja, Klub Patronage yang identik dengan ideologi sosialisme-katolik serta klub The Girona Sport yakni klub yang didirikan oleh para murid sekolah keagamaan.

Pertandingan sepak bola pertama yang dicatat oleh sejarah di kota ini berlangsung di lapangan Mart de la Devesa.

Tahun 1921, animo persepakbolaan di Girona semakin menguat setelah pendirian klub seperti CE Gironi dan FC Ateneo Social Democratico.

Terutama klub Unio Esportiva Girona yang memiliki warna kebanggan kuning dan biru marine menjadi klub terkuat di Girona, tapi sayangnya harus dibubarkan karena masalah keuangan pada klub.

Kematian klub tersebut, menjdi cikal bakal kelahiran Girona FC oleh Albert de Quintana, Andreu de Benito, Manuel de Chopitea, Lluis Ribas, Joseph Maria, Fransesc Figueras, Joaquim Medrano dan sekelompok orang di kafe Norat de la Rambla.

Tahun 1935 sampai 1936, Girona sukses melakukan promosi ke Divisi Pertama dan memunculkan seorang pelatih legendaris baru dalam persepakbolaan Spanyol bernama Domenec Balmanya.

Paska perang dunia kedua, stadion Vista Alegre terdampak oleh kerusakan akibat kejatuhan bom yang meledak dua kali di stadion ini. Girona FC bersama klub-klub Mediteranian ( Valencia dan Catalonia) melangsungkan pertandingan persahabatan untuk menghibur masyarakat yang terdampak oleh perang saudara di negara tersebut.

Girona FC setelahnya berkembang dengan cukup baik, hingga memperoleh beberapa trophy kejuaraan contohnya: kejuaraan Segunda Division B, Tercera Division dan Juara utama Supercopa de Catalunya.

Kini, Girona FC kembali bermain untuk Divisi Utama La Liga setelah mengalahkan CD Tenerife dan SD Eibar di semifinal play-off pada 19 Juni 2022. (*/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#barcelona #girona fc #ligaspanyol #laliga #Sejarah #sepakbola