Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Mengenal Salah Satu Kontestan Piala Dunia U-17 2023 Burkina Faso, Negara Penghasil Kapas yang Terkurung di Afrika Barat

Aris Hariyanto • Kamis, 16 November 2023 | 21:15 WIB
Generasi Muda Burkina Faso di Piala Dunia U-17 2023 Indonesia.
Generasi Muda Burkina Faso di Piala Dunia U-17 2023 Indonesia.

RADARSEMARANG.ID, - Burkina Faso, sebuah negara di dataran Afrika Barat telah menarik perhatian dunia sepak bola di Piala Dunia U-17 2023 FIFA.

Ini merupakan penampilan kelima kalinya Burkina Faso di Piala Dunia U-17 FIFA, setelah pad Piala Afrika U-17 CAF 2023 menempati posisi ketiga.

Di Piala Dunia U-17 FIFA 2023 yang berlangsung di Indonesia, Burkina Faso berada di Grup E bersama Prancis, Amerika Serikat, dan Korea Selatan.

Brahima Traore, pelatih timnas Burkina Faso U-17 mengatakan, bahwa timnya datang ke Di Piala Dunia U-17 FIIFA 2023 tanpa target apa pun.

Dia dikenal sebagai ahli strategi yang cermat, karena terus merotasi timnya dengan tehnik berbasis penguasaan bola dan pressing yang agresif untuk beradaptasi dengan lawan.

Sementara itu, Souleymane Alio adalah pemain andalan di timnas Burkina Faso yang merupakan peraih gelar pemain terbaik di Piala Afrika U-17 2023.

Alio memulai kariernya sebagai pemain yang berposisi di sayap kanan dengan kecepatan dan keahliannya di atas rata-rata.

Kemudian, Alio ditempatkan sebagai gelandang serang oleh Traore, untuk jadi poros serangan timnas Burnika Faso.

Selanjutnya, melansir dari laman kemlu.go.id, Burkina Faso berasal dari nama pendeknya Burkina, yang sebelumnya bernama Upper Volta dan Republic of Upper Volta.

Kemudian, Presiden Thomas Sankara pada 4 Agustus 1984 merubahnya menjadi Burkina Faso, yang berarti “tanah orang benar” (the land of upright people).

Bahasa yang digunakan negara ini adalah bahasa More dan Dioula, yang merupakan bahasa daerah utama Burkina Faso. Sedangkan bahasa resmi yang digunakannya adalah Perancis.

Burkina Faso merupakan negara berdaulat yang letaknya terkurung atau dikelilingi oleh 6 negara di daratan Afrika Barat.

Negara yang mengelilingi tersebut adalah Mali yang berada di sebelah utara, Nigeria di timur, dan Benin di sebelah tenggara.

Sedangkan di sebelah selatan terdapat Togo dan Ghana, dan negara selanjutnya adalah Pantai Gading di barat daya.

Ibu kota negara Burkina Faso adalah Ouagadougou, yang merayakan kemerdekaannya pada tanggal 5 Agustus 1960 setelah dijajah Perancis.

Kemudian, di negara ini pernah terjadi beberapa kali kudeta militer sepanjang dekade 1970an dan 1980an, yang dilanjutkan dengan pemilu multi-partai di awal 1990an.

Menurut catatan Wikipedia, negara ini mempunyai luas wilayah 274.200 km², dengan jumlah penduduk sekitar 21.935.389 jiwa (Perkiraan 2022).

Penduduk Burkina Faso mayoritas memeluk agama Islam, dengan sekitar 63,8% dari populasi yang mengatasnamakan diri sebagai Muslim.

Sampai berita ini dirilis, Burkina Faso hanya memiliki beberapa sumber daya alam dan basis industri yang lemah, sehingga menjadikan negara ini sebagai salah satu negara termiskin di dunia.

Kapas adalah tanaman penghasil devisa utama negara ini. Sekitar 90% penduduknya menguasai bidang pertanian yang subsisten, namun rentan terhadap kekeringan periodik.

Pemerintah Burkina Faso telah bergabung dengan tiga negara produsen kapas lainnya di bagian beberapa wilayah Afrika, seperti Mali, Nigeria, dan Chad.

Selanjutnya mereka melobi WTO supaya dapat mengurangi subsidi para petani kapas negara-negara pesaing lainnya.

Sementara itu, dalam lanjutan pertandingan Piala Dunia U-17 2023 pada Rabu (15/11), Burkina Faso menelan kekalahan 2-1 dari Amerika Serikat, dan kalah 3-0 dari Prancis di laga pembuka.

Selanjutnya, Burkina Faso akan menghadapi Korea Selatan pada Sabtu (18/11) di pertandingan terakhir Piala Dunia U-17 2023. (*/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Piala Dunia U17 2023 FIFA #Piala Dunia U 17 #fifa #Burnika Faso