Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Universitas Ngudi Waluyo Targetkan Seluruh Dosen Lulusan Doktor

M

 


Advertisement

Rektor Universitas Ngudi Waluyo Prof Subyantoro saat serahkan piagam penghargaan ke tiga Doktor usai acara Orasi Ilmiah Hilirisasi Penelitian Doktor di Aula H.M Iskak Soepardi Universitas Ngudi Waluyo.
Rektor Universitas Ngudi Waluyo Prof Subyantoro saat serahkan piagam penghargaan ke tiga Doktor usai acara Orasi Ilmiah Hilirisasi Penelitian Doktor di Aula H.M Iskak Soepardi Universitas Ngudi Waluyo.

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Universitas Ngudi Waluyo Ungaran gelar Orasi Ilmiah Hilirisasi Penelitian Doktor. Orasi tersebut digelar dalam rangka Dies Natalis ke 32 Universitas Ngudi Waluyo.

Rektor Universitas Ngudi Waluyo Prof Subyantoro mengatakan tradisi ilmiah di Universitas Ngudi Waluyo ini memberikan ruang kepada para Doktor baru yang ada Universitas Ngudi Waluyo.

Advertisement

Tak hanya itu, orasi ini pun juga menjadi program utama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bahwa kampus harus berdampak.

Sehingga dari penelitian tersebut bisa bermakna bagi kampus dan masyarakat sehingga bisa membangun SDM unggul di Kabupaten Semarang hingga ke Jawa Tengah. 

Advertisement

"Kami ingin dengan usia yang makin matang ini 32 tahun ini, UNW makin memberikan kemaslahatan bagi masyarakat sekitar kampus, dan tentunya kampus sebagai wadah untuk mengembangkan generasi unggul. Tradisi orasi ini untuk memperkuat UNW. Kami berharap nantinya 100 persen dosen UNW bisa doktor semuanya. Dari 168 dosen yang sudah Doktor 32, 20 sedang kuliah dan sisanya masih menunggu. Target kami ada satu Profesor yang lahir dari rahim UNW,"ungkapnya usai orasi. Kamis (18/6) 

Tema orasi Doktor kali ini yakni Perspektif Akademik Tentang Pendidikan, Teknologi Kesehatan dan Pembelajaran Inovasi.

Prof Subyantoro juga mengaku Universitas Ngudi Waluyo masih memiliki PR pajang. Paling utama mengembangkan SDM di Universitas Ngudi Waluyo.

Baik dari dosen hingga mahasiswanya. Kedua upaya melahirkan profesor dari rahim Universitas Ngudi Waluyo sendidi. Selama ini profesor yang ada di UNW merupakan Profesor adopsi dari tempat lain. 

"Kami terus berupaya untuk memberikan layanan prima kepada seluruh sivitas akademik UNW, yang semuanya harus berdampak juga pada layanan prima kepada masyarakat. Terlebih juga yang telah mempercayakan putra putrinya untuk kuliah di kampus UNW,"pungkasnya.(ria)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ratusan Alumni Universitas Ngudi Waluyo Ikrarkan Sumpah Profesi 

Ratusan Alumni Universitas Ngudi Waluyo Ikrarkan Sumpah Profesi 

Universitas Ngudi Waluyo Ungaran gelar sumpah profesi dan pelepasan lulusan periode Mei 2026 yang diikuti 216 peserta. Dalam periode kali ini secara rinci ada 99 lulusan profesi ners, 77 pendidikan profesi bidan, 40 prof

Inventor Terus Meningkat, Trenova Diharapkan Tekan Stunting di Kabupaten Semarang

Inventor Terus Meningkat, Trenova Diharapkan Tekan Stunting di Kabupaten Semarang

Antusiasme masyarakat Kabupaten Semarang dalam berinovasi terus meningkat. Pada Lomba Inovasi Daerah (Trenova) tahun 2026, jumlah inventor yang masuk mencapai 107 inventor.

Dicari Kepala Dinas Baru! Tiga Jabatan Strategis di Pemkab Semarang Minim Pendaftar

Dicari Kepala Dinas Baru! Tiga Jabatan Strategis di Pemkab Semarang Minim Pendaftar

Pemerintah Kabupaten Semarang membuka seleksi terbuka untuk mengisi di sembilan jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT) atau kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih kosong.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer