Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kepala Operasional PT Raw Botanical Nusantara Diperiksa Polisi Buntut Ledakan Mengakibatkan 1 Karyawan Tewas dan 8 Luka Bakar

Muhammad Hariyanto • Kamis, 2 Juli 2026 | 17:34 WIB

 

Kondisi korban luka bakar masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat ledakan di dalam PT Raw Botanical Nusantara
Kondisi korban luka bakar masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat ledakan di dalam PT Raw Botanical Nusantara

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Proses penyelidikan peristiwa ledakan di dalam PT Raw Botanical Nusantara berlokasi di Kawasan Industri Candi (KIC) Kecamatan Ngaliyan masih terus bergulir.

Sekarang ini, kepolisian juga tengah memeriksa satu orang saksi dari pihak perusahaan tersebut.

Peristiwa ledakan di pabrik tersebut terjadi Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 09.30. Ledakan tersebut berada di dalam ruangan produksi, yang diduga dipicu dari tabung sterilisasi atau produksi. 

Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok mengungkapkan, kepolisian melakukan olah TKP di lokasi kejadian, Kamis (2/7/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti pemicu ledakan. 

Baca Juga: Ledakan Maut PT Raw Botanical Semarang: Satu Tewas, Polisi Selidiki Dugaan Pelanggaran Izin dan Kelalaian

"Untuk hasil penyelidikan masih belum ditemukan penyebab kebakarannya, karena tadi saat mau olah TKP ulang tidak ada yg paham terkait pengoperasionalan alat," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (2/7/2026). 

Meski tertunda, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan akan dilakukan kepolisian dengan menghadirkan pihak vendor penyedia alat tersebut. 

"Sehingga olah TKP baru bisa dilaksanakan minggu depan menunggu vendor yang memasang alat bisa hadir ke semarang," bebernya. 

Pasca kejadian, Inafis Polrestabes Semarang melakukan olah TKP di salah satu ruangan PT Raw Botanical Nusantara, yang menjadi sumber adanya ledakan yang mengakibatkan satu orang meninggal dan delapan orang luka-luka. 

"Iya, memang kemarin sudah ada olah TKP kepolisian bersama Inafis Polrestabes Semarang. Jadi nanti kita akan lakukan olah TKP lanjutan, dengan menghadirkan vendor yang pemasang alat itu," terangnya. 

Menurutnya, penyelidikan ini juga dengan mengumpulkan keterangan para saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian.

Termasuk, sekarang ini memeriksa satu orang saksi dari pihak perusahaan PT Botanical Nusantara. 

Baca Juga: Saksi Mata Ungkap Detik-detik Ledakan Mesin di PT Raw Botanical Nusantara Semarang yang Menewaskan Seorang Pekerja

"Satu orang saksi yaitu kepala operasional PT Raw Botanical Nusantara. Pemeriksaan saksi-saksi lainnya akan dilaksanakan sesuai kebutuhan penyidikan dan perkembangan dari hasil olah TKP," tegasnya. 

Disisi lain, korban selamat rata-rata mengalami luka bakar pada bagian tubuhnya.

Namun, sampai sekarang ini masih memerlukan penanganan dan perawatan intensif di rumah sakit.

"Saat ini seluruh korban masih dalam perawatan intensif. Lima korban menjalani operasi yang dilaksanakan pagi tadi," jelasnya.

Informasi yang diperoleh, korban meninggal diketahui bernama Muhammad Bryan, sedangkan korban luka-bernama Ade Riska, Idham Ismail, Wahyu Setyadi, Albi Alamsyah, Iman Taufik, Saifuddin, Adi Siswanto, Ricky. 

Polrestabes Semarang memastikan proses penyelidikan akan terus berlanjut hingga penyebab pasti ledakan dapat diketahui.

Polisi juga akan mendalami aspek teknis pengoperasian mesin serta kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.

"Itu kan sistem operasional ruang produksi. Apakah ada kesalahan dari ketua operasional pabrik atau apa kita kan belum tahu, makanya kita lakukan pemeriksaan," katanya.

Pihaknya menambahkan, Polrestabes Semarang terus berkomitmen melakukan penyelidikan secara profesional dan transparan.

Menurutnya, setiap hasil perkembangan penyelidikan akan disampaikan kepada masyarakat didukung alat bukti dsn fakta yang dipertanggungjawabkan. 

Baca Juga: Petaka Mesin Overheat di PT Raw Botanical Nusantara Semarang: 1 Pekerja Tewas, 8 Lainnya Luka Parah Tertimpa Asbes

"Kepolisian juga mengajak kepada masyarakat untuk tidak berspekulasi terhadap penyebab terjadinya kebakaran sebelum adanya hasil resmi dari proses penyelidikan yang sedang berlangsung," pungkasnya. 

Sebelumnya diberitakan, Ledakan dahsyat terjadi di dalam ruangan PT Raw Botanical Nusantara, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 09.30. Ledakan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dan ledakan luka-luka. 

Kapolsek Ngaliyan, Kompol Aliet Alphard mengatakan, penanganan atau penyelidikan mendalam dilakukan Satreskrim Polrestabes Semarang.

Penyelidikan sementara, ledakan di dalam ruangan produksi tersebut diduga dipicu dari tabung sterilisasi atau produksi. 

"Untuk kronologi tadi saat produksi terus mungkin karena cuaca panas dan lain sebagainya, dari keteranganya tadi terus tiba-tiba meledak," bebernya. 

"Jadi tabung sterilisasi itu ada isinya air mungkin karena panas, tabungnya tidak kuat tekanan, meledak terus terbakar," lanjutnya.

Ledakan tersebut sangat dahsyat, mengakibatkan kerusakan pada ruang produksi. Bahkan atap bangunan sampai jebol menimpa para karyawan hingga mengakibatkan satu orang meninggal dan lainnya luka-luka.

"Kondisi korban rata-rata luka bakar, sedang ringan sampai sedang, karena dampak dari ledakannya itu bangunan temboknya dan sebagian yang runtuh menimpa korban, dan kena serpihan kaca," jelasnya.

Kapolsek menyebut, penyelidikan ini juga terkait barang produksi perusahaan tersebut termasuk kaitannya perijinan.

Sekarang sedang mengumpulkan keterangan dari pemeriksaan saksi-saksi dilokasi kejadian, termasuk pemilik perusahaan.

"Untuk pabriknya apa kami belum tahu, masih kita dalami, karena untuk infonya diekspor keluar. Memang kalau ada pesanan, baru produksi pabriknya, bukan setiap hari buka bukan," bebernya.

"Sekarang sudah kami polish line untuk kejadian. Di TKP sudah kami polish line dan ini produksinya ditutup," katanya.

Terkait adanya dugaan bahan kimia yang juga menjadi pemicu kebakaran, pihaknya mengatakan belum bisa memastikan hal tersebut.

 "Belum, belum kita dalami sampai kedalam, masih penyelidikan," pungkasnya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#PT Raw Botanical Nusantara #kejadian ledakan di Semarang #peristiwa ledakan di dalam pabrik di Semarang #kepala operasional pabrik pt raw botanical nusantara diperiksa