RADARSEMARANG.ID, Semarang—SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta kembali menorehkan prestasi gemilang. Sekolah unggulan di Kota Solo ini berhasil meraih penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 yang digelar Jawa Pos Radar Semarang.
SMP Muhammadiyah PK meraih penghargaan kategori Sekolah Inovatif Berbasis Digital dan Literasi. Piala dan piagam diserahkan langsung oleh Direktur Jawa Pos Radar Semarang H. Baehaqi kepada Kepala SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta Muhdiyatmoko, M.Pd. pada Malam Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 yang digelar di Hotel Quest Simpang Lima Semarang, Jumat (22/5/2026) lalu.
Kepada Jawa Pos Radar Semarang, Muhdiyatmoko mengaku bersyukur menerima penghargaan dari Jawa Pos Radar Semarang sebagai sekolah berbasis literasi dan digital. Ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan layanan pendidikan terbaik dengan literasi dan digital.
“Harapannya, semoga pendidikan ke depan lebih baik lagi, dengan mengedepankan digitalisasi, karena sudah sesuai dengan era sekarang ini,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Dikatakan, sekolah di Jalan Pleret Raya, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta ini secara konsisten menghadirkan inovasi untuk menjawab tantangan pendidikan era 4.0. Sekolah yang dipimpinnya mengintegrasikan pembelajaran berbasis digital dengan budaya literasi yang kuat melalui fasilitas perpustakaan terakreditasi A, e-library, dan podcast siswa.
“Selain itu, kami memiliki terobosan dalam manajemen sekolah melalui aplikasi Sipomas yang mengintegrasikan sistem informasi pelayanan, manajemen, e-rapor, hingga ujian berbasis komputer (CBT) dalam satu pintu,” ujarnya.
Tak heran, SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat menjadi sekolah unggulan terbaik di Solo yang dikenal dengan integrasi nilai Islami dan teknologi modern. “Kami juga menerapkan platform pembelajaran daring PK-Learning, sistem pembayaran cashless, dan asesmen berbasis komputer,” tambahnya.
Atas berbagai konsistensi dan inovasi tersebut, sekolah ini berhasil meraih penghargaan sebagai sekolah terkemuka di bidang literasi dan digitalisasi.
Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi mengatakan, sebagai media yang memiliki kedekatan dengan masyarakat dan dunia pendidikan, Jawa Pos Radar Semarang merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan panggung penghargaan yang kredibel, independen, dan bermakna—bukan sekadar seremoni, tetapi pengakuan atas dedikasi dan kontribusi nyata.
Dikatakan, Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 ini diharapkan menjadi momentum refleksi bersama, sekaligus perayaan atas semangat pengabdian para pendidik dan penggiat pendidikan di Jawa Tengah dan Indonesia pada umumnya.
“Kami memberikan apresiasi dan penghargaan kepada lembaga dan insan pendidikan yang telah menunjukkan dedikasi, integritas, dan kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan, salah satunya SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta,” katanya. (aro)
Editor : H. Arif Riyanto