Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Anak Perwira Menengah Polda Jateng Diperiksa Direktorat Ciber, Diduga karena Konten Ini

Muhammad Hariyanto • Selasa, 19 Mei 2026 | 10:28 WIB

 

Wajah perempuan yang diduga L dalam unggan konten di medis sosial yang sempat viral
Wajah perempuan yang diduga L dalam unggan konten di medis sosial yang sempat viral

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Seseorang perempuan berinisial L diperiksa anggota Direktorat Reserse Ciber Polda Jawa Tengah. Pemeriksaan ini buntut adanya unggahan video di media sosial yang diduga mengandung unsur provokatif bernarasi narsis. 

Unggahan konten tersebut sempat viral di media sosial. Dalam video itu, nampak jelas wajah perempuan yang diduga L tersebut berjoget sambil menampilkan tulisan "komentar paling rasis gw tf 100rb".

Unggahan ini memunculkan berbagai komentar bernada rasis dari warganet. Namun, perempuan dalam video juga sempat menyebut dirinya tidak takut diproses hukum karena orang tuanya merupakan anggota polisi berpangkat.

Baca Juga: Ini Dia Profil Handi Priyanto, ASN Asal Malang yang Jadi Sekda Kota Semarang

"Apa-apa dikasusin, saya yang akan menang. Orang tua saya dua-duanya polisi dan bukan pangkat rendah," ucap perempuan dalam video tersebut.

Namun, ujung-ujungnya L dipanggil oleh kepolisian dari Direktorat Reserse Ciber Polda Jateng untuk dilakukan pemeriksaan atas konten tersebut. Hal ini disampaikan Kabidhumas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto.

"Jadi, Polda Jawa Tengah khususnya Direktorat Cyber ini sudah melakukan penyelidikan terhadap informasi yang ada, Jadi, membenarkan bahwa hasil penyelidikan itu ada," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (19/5/2026).

"Jadi, yang bersangkutan itu seseorang berinisial L, (usia) sudah di atas remaja berarti sudah dewasa. Ini sudah kita ambil keterangan," lanjutnya. 

Kombes Pol Artanto juga mengakui, L merupakan anak dari anggota Polri. Pihaknya menyebut, dua orang tua L juga perwira menengah (Pamen) yang berdinas di lingkungan Polda Jawa Tengah dan di Akademi Kepolisian. 

"Yang bersangkutan bukan anak polisi dari Polrestabes Semarang, namun seorang anak dari berpangkat Kompol di Polda Jawa Tengah dan juga kompol di Akpol. Ibunya Kompol di Akpol, bapaknya kompol di Polda Jawa Tengah," bebernya. 

Meski anak dari anggota Polri, yang bersangkutan tetap dipanggil dan dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Direktorat Reserse Ciber Polda Jawa Tengah. 

"Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan mendalam oleh Direktorat Cyber. Sudah dilakukan, sedang berproses pemeriksaannya," tegasnya. 

Baca Juga: Skuad Garuda Siap Gebrak Malaysia Masters 2026

Menurut keterangannya, penyelidikan tak hanya berfokus pada video yang viral di media sosial, namun juga narasi yang L sampaikan dalam unggahan tersebut.

"Tentunya akan didalami masalah kontennya, kemudian dari konten tersebut kan narasinya apa yang disebutkan dan juga motivasi dan sebagainya. Ini sedang dilakukan penyelidikan oleh Direktorat Cyber," katanya. 

Terkait akun media sosial milik L yang sempat viral, Artanto menyebut akun tersebut kini sudah tidak aktif setelah kasusnya ramai menjadi sorotan publik.

"Ya, tentunya setelah mendapatkan informasi tersebut dan yang bersangkutan sendiri menurunkan akun tersebut," pungkasnya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#anak Perwira menengah polri di diperiksa Direktorat Ciber #konten provokatif narsis L #L anak polri diperiksa polisi #ditressiber polda Jateng #l anak polri di akpol dan polds jateng