Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Website Damkar Semarang Diretas, Diganti Situs Judol

Adennyar Wicaksono • Senin, 27 April 2026 | 17:31 WIB
Grafis.
Grafis.

 

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG — Website milik Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang yakni http://damkar.semarangkota.go.id/ , diretas oleh hacker, dan berganti menjadi situs judi online alias Judol.

Sementara ini, situs tersebut di take down, padahal situs tersebut digunakan untuk laporan masyarakat. Sementara ini, layanan dipindahkan ke call center dan WhatsApp.

"Saat ini sudah kita laporkan ke Diskominfo. Ini baru dilakukan penanganan," katanya Sekretaris Damkar Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (27/4).

Baca Juga: Mencekam, Polisi Gelar Simulasi Penanganan Demo May Day di Semarang

Dia menjelaskan, website digunakan menampilkan informasi kegiatan. Masyarakat pun biasa mengakses informasi dan pendaftaran edukasi tentang kebakaran.

"Kita baru tahu setelah dapat laporan tampilan website milik Damkar berubah," ujarnya.

Dia menerangkan, sudah berkoordinasi dengan Diskominfomas untuk memulihkan website tersebut.

Usaha tersebut sempat berhasil, namun tak berselang lama situs kembali diretas.

"Tadi sempat pulih, tapi diretas lagi dan balik situs Judol lagi. Akhirnya kami putuskan untuk menonaktifkan sementara website tersebut agar tidak ada penyalahgunaan," bebernya.

Mantan Camat Gajahmungkur ini menyebutkan bahwa pengalihan domain dan pengamanan sistem tengah diupayakan guna mencegah serangan lanjutan. 

"Domainnya sedang kami geser, sistem juga sedang diamankan,"tambahnya. 

Menurutnya sebelum diretas, sistem layanan online telah berjalan efektif selama lebih dari satu tahun dan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan Damkar. 

Baca Juga: Polisi Akan Panggil Pemilik Travel Haji dan Umroh Al Amanah di Semarang, Buntut Pelaporan Dugaan Penipuan

"Selama ini sudah berjalan, masyarakat bisa pilih jadwal, pilih jam, lalu koordinasi. Sekarang kembali manual dulu sambil menunggu perbaikan," katanya. 

Terkait kemungkinan penanganan lebih lanjut ke ranah hukum siber, pihak Damkar Kota Semarang menyatakan belum mengambil langkah tersebut dan masih fokus pada pemulihan sistem bersama Diskominfo. 

"Untuk sementara belum ke ranah cyber, kita coba dulu perbaikan dari teman-teman Kominfo. Kita lihat seberapa cepat bisa ditangani," pungkasnya. (den)

Editor : Baskoro Septiadi
#damkar semarang #diretas #Ade Bhakti Ariawan