Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

8 Remaja di Semarang Ditangkap, Ketahuan Janjian Akan Tawuran Demi Konten Medsos 

Muhammad Hariyanto • Minggu, 19 April 2026 | 20:01 WIB
8 Remaja di Semarang Ditangkap, Ketahuan Janjian Akan Tawuran Demi Konten Medsos 
8 Remaja di Semarang Ditangkap, Ketahuan Janjian Akan Tawuran Demi Konten Medsos 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sejumlah remaja di Semaranf diamankan anggota Tim Elang Utara Polsek Semarang Utara, Minggu (19/4/2026) menjalang pagi. Mereka diduga akan melakukan aksi tawuran.

Ada sekitaran delapan orang yang diamankan di wilayah Kuningan, Semarang Utara.

Mereka kemudian, dilakukan interogasi dan pembinaan di TKP awal. Selanjutnya dibawa Mako Polsek Semarang Utara guna penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: Jakarta LaVani Taklukan Bhayangkara Presisi Tiga Set di Final Four Proliga 2026 di Semarang 

Setelah mendapat pembinaan, mereka dikembalikan ke orangtuanya masingmasing dengan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya. 

"Iya, informasi yang piket fungsi dilakukan pembinaan, membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi. Kita sifatnya penindakan preemtif. Kita panggil orang tuanya sama Ketua RT, kita berikan pengarahan," ungkap Kanitreskrim Polsek Semarang Utara, AKP Eko kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (19/4/2026).

Katim Elang Utara Polsek Semarang Utara Aiptu Agus Supriyanto membeberkan, mereka diamankan setelah kepergok bergerombol mencurigakan di lokasi dekat jembatan wilayah Kuningan, Semarang Utara. Kemudian, dilakukan interogasi dan pemeriksaan awal petugas kepolisian. 

"Mereka campuran, ada dari Kuningan, ada dari Krobokan (Semarang Barat) mau tawuran dengan anak Bandarharjo (Semarang Utara). Ini dibuktikan dengan bukti chat, ada perjanjian tawuran. Dan pengakuannya anak-anak itu untuk konten media sosial," bebernya.

Baca Juga: Warga Banyuurip Temanggung Tewas Usai Pesta Miras

"Tidak ditemukan senjata tajam, tapi mereka diawali dengan minum-minuman keras (beralkohol). Mereka masih kecil-kecil, ada yang masih sekolah, ada yang sudah DO (Drop Out)," lanjutnya.

Aiptu Agus juga membeberkan, mereka melakukan aksi tawuran diawali melalui media sosial.

Kemudian dilanjutkan setelan mendapati musuh dan saling menentukan lokasi aksi tawuran. 

"Dia live media sosial, ketika dia menerima tantangan terus melakukan tawuran. Jadi mereka mencari musuh secara random, fokus utamanya adalah konten," terangnya.

Aiptu Agus juga mengaku, aksi tawuran ini dilakukan dengan cara kucing-kucingan oleh petugas kepolisian yang melakukan patroli malam.

Sekarang ini, pola mereka juga berubah, melakukan aksi tawuran menjelang subuh.

Pihaknya menambahkan, pada hari sebelumnya juga telah mengamankan sejumlah remaja, diwilayah Semarang Utara.

Menurutnya patroli ini akan terus ditingkatkan guna mengantisipasi terjadinya aksi tawuran dan tindak pidana lain.

"Ini perintah khusus, kita lakukan patroli malam sampai pagi hari. Dan mereka sekarang ini melakukan tawuran menjelang subuh, menjalang pagi. Jadi setiap hari Jumat sampai Minggu, kita patroli muter sampai pagi," tegasnya," pungkasnya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#semarang #TAWURAN #Tim Elang Utara