Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Eksekutor Begal Sadis di Jalan Halmahera Semarang Diringkus di Magelang 

Muhammad Hariyanto • Selasa, 7 April 2026 | 18:47 WIB
Eksekutor Begal Sadis di Jalan Halmahera Semarang Diringkus di Magelang 
Eksekutor Begal Sadis di Jalan Halmahera Semarang Diringkus di Magelang 

 

RADARSEMARANG.ID - Akhirnya, dua orang pelaku kejahatan jalanan alias begal yang beraksi di Jalan Halmahera Raya, Karangtempel, Semarang Timur diringkus anggota tim gabungan Satreskrim Polrestabes Semarang.

Penangkapan terbaru adalah pelaku Riski Indar Fitriyanto alias Dito, yang merupakan pelaku utama berperan sebagai eksekutor. 

Pelaku Dito berhasil diringkus setelah diburu oleh anggota Satreskrim Polrestabes Semarang, hingga ke wilayah Magelang, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 10.20. Selain itu juga didapati sebilah pisau yang digunakan melukai korban. 

Baca Juga: Tampang Pelaku Begal Sadis di Halmahera Semarang, Eksekutor Masih Buron

Aksi pelaku Dito sangat sadis, selain meminta paksa harta milik korban bernama A, juga tega membacok korban Y, menggunakan pisau.

Akibatnya, korban Y mengalami luka di wajah dan mendapat 17 jahitan. Selain itu juga luka di jari tangan. 

Selain Dito, kepolisian juga telah meringkus pelaku DBS alias Weng, berhasil diringkus tanpa perlawan oleh anggota Resmob di daerah Mranggen, Kabupaten Demak, Senin (6/4/2026) petang. Pelaku DBS berperan sebagai Joki, mengendarai motor memboncengkan pelaku Dito. 

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Namun, pihaknya belum bersedia membeberkan secara detail karena masih dalam penanganan guna pengembangan. 

"Iya, semuanya sudah kita tangkap (dua pelaku), sementara masih kita dalami dulu," katanya. 

Aksi kejahatan ini, terekam kamera cctv. Pelaku DBS mengendarai motor matic memboncengkan pelaku Dito, menghampiri korban A yang duduk diatas motor di tepi jalan depan rumah korban Y, untuk dijemput dan berangkat bareng ke gereja, Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 06.30. 

Pelaku DBS juga tidak mengenakan helm. Begitu juga pelaku dito, sama, tidak mengenakan helm, hanya menutup bagian atas kepala menggunakan baju Hoodie. 

Baca Juga: Narkoba hingga Rokok Ilegal Barang Bukti dari 100 Perkara Dimusnahkan

Pelaku DBS masih standby di motor. Sedangkan pelaku Dito turun dan langsung mengeluarkan senjata tajam, sembari menakuti korban dengan membacok motornya hingga roboh. Pelaku tersebut langsung meminta paksa barang bawaan korban A.

Sementara bersamaan itu korban Y yang sudah berjalan keluar rumah di depan pagar melihat aksi tersebut langsung keluar menolong korban A. 

Nahas, pelaku malah membabi buta menyerang korban Y, dengan senjata tajam. Terlihat, Y dan A sempat melakukan perlawanan untuk mempertahankan barangnya.  

Namun apalah daya, usahanya tak berhasil. Bahkan korban Y sampai jatuh tersungkur di jalan.

Setelah berhasil, dan melukai korban Y, pelaku Dito kembali membonceng motor pelaku DBS yang masih siap standby di motor.

Kejadian ini pun sangat singkat, hanya satu menit. Tak ada pertolongan terhadap korban, meski terlihat ada beberapa pengendara sepeda motor yang melintas di lokasi jalan tersebut. 

Sebelumnya diberitakan, Dua orang perempuan menjadi korban kejahatan jalanan alias begal di Jalan Halmahera Raya, Karangtempel Semarang Timur, Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 06.00.

Dua orang korban bernama Y, 30, warga Karangtempel dan A, 29, Rejosari, Semarang Timur. 

Informasi yang diperoleh, korban Y mendapat 17 jahitan di dahi, pipi, jari tangan. Saat ini Y juga sedang menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Kota Semarang.

Kapolsek Semarang Timur, Iptu Andy Susanto mengatakan, kejadian tersebut awalnya korban A datang ke rumah korban Y untuk menjemput dan sudah berjanjian berangkat bareng ke gereja. 

Namun, saat korban A menunggu dan korban Y keluar dari rumah, didatangi oleh dua orang tidak dikenal meminta beberapa barang yang dibawa korban A.

"Setelah itu korban A menyerahkan dompet kemudian korban Y datang menghampiri korban A untuk membantu melawan. Namun korban Y tergores oleh alat (diduga Sajam) yang dibawa pelaku. Setelah itu pelaku melarikan diri," bebernya.

Pelaku hanya berhasil membawa kabur uang Rp 100 ribu milik korban A. Namun, korban Y mengalami luka di bagian pelipis dan pipi.

Selanjutnya korban Y dibawa ke Puskesmas Halmahera untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Baca Juga: Bocoran Lengkap Syarat CPNS 2026, Jangan Sampai Gagal Hanya Karena Dokumen Ini, Ribuan Pelamar Sudah Jadi Korban

Informasi yang diperoleh, korban Y mendapat 17 jahitan di dahi, pipi, jari tangan.

Saat ini Y juga sedang menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Kota Semarang.

Kapolsek Semarang Timur, Iptu Andy Susanto membernarkan adanya kejadian ini. Menurutnya, anggotanya juga telah mendatangi lokasi kejadian guna mengumpulkan keterangan sebagai bahan penyelidikan.

"Iya, kita sudah datangi TKP lakukan olah TKP awal. Kita juga dampingi korban saat ke puskesmas Halmahera," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (6/4/2026). 

Pihaknya membeberkan, kejadian tersebut awalnya korban A datang ke rumah korban Y untuk menjemput dan sudah berjanjian berangkat bareng ke gereja. 

Namun, saat korban A menunggu dan korban Y keluar dari rumah, didatangi oleh dua orang tidak dikenal meminta beberapa barang yang dibawa korban A.

"Korban A menyerahkan dompet kemudian korban Y datang menghampiri korban A untuk membantu melawan. Namun korban Y tergores oleh alat (diduga Sajam) yang dibawa pelaku. Setelah itu pelaku melarikan diri," bebernya.

Pelaku hanya berhasil membawa kabur uang Rp 100 ribu milik korban A. Namun, korban Y mengalami luka di bagian pelipis dan pipi.

Selanjutnya korban Y dibawa ke Puskesmas Halmahera untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#Begal Sadis #semarang #Polrestabes