Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Begal Sadis Beraksi di Semarang Timur, Bacok Korban dan Bawa Kabur Uang 

Muhammad Hariyanto • Senin, 6 April 2026 | 11:49 WIB
Dua perempuan jadi korvan begal sadis di wilayah Karangtempel Semarang Timur, Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 06.00.
Dua perempuan jadi korvan begal sadis di wilayah Karangtempel Semarang Timur, Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 06.00.

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dua perempuan jadi korvan begal sadis di wilayah Karangtempel Semarang Timur, Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 06.00.

Informasi yang diperoleh, dua orang korban bernama Y, 30, warga Karangtempel dan A, 29, Rejosari, Semarang Timur. 

Sedangkan pelakunya dua orang pria tak dikenal. Aksi pelaku juga sangat meresahkan, melakukan aksi pagi hari dengan membawa senjata tajam. 

Baca Juga: Kapolres Salatiga Sikat Pelanggaran: 32 Anggota Diguyur Penghargaan, 1 Dipecat

Tak hanya sekedar menakuti korban, pelaku juga sadis, tega melukai korban dengan senjata tajam yang sudah dipersiapkan.

Aksi kejahatan ini terekam kamera cctv. Kejadian bermula saat korban A duduk di atas sepeda motor ditepi jalan, depan rumah Y.

Sesaat kemudian, didatangi dua orang berboncengan sepeda motor matic tanpa mengenakan helm. 

Pelaku juga berhenti persis samping korban. Satu pelaku turun dan langsung mengeluarkan senjata tajam, sembari menakuti korban dengan membacok motornya hingga roboh.

Pelaku tersebut langsung meminta paksa barang bawaan korban A.

Baca Juga: Proses Pencairan TPG Guru dan SKTP April 2026, Berikut Ini Alurnya

Sementara bersamaan itu korban Y berjalan keluar rumah dan melihat aksi tersebut. Kemudian langsung bergegas membuka pagar dan menolong A. 

Nahas, pelaku malah membabi buta menyerang korban Y, dengan senjata tajam. Terlihat, Y dan A sempat melakukan perlawanan untuk mempertahankan barangnya.  

Namun apalah daya, usahanya tak berhasil. Bahkan korban Y sampai jatuh tersungkur di jalan.

Kemudian pelaku kabur, kembali membonceng sepeda motor yang sudah siap ditunggu pelaku satunya. Kejadian ini pun sangat singkat, hanya satu menit. 

Baca Juga: Jadwal Piala Dunia Senin 15 Juni 2026

Tak ada pertolongan terhadap korban, meski terlihat ada beberapa pengendara sepeda motor yang melintas di lokasi jalan tersebut. 

Kapolsek Semarang Timur, Iptu Andy Susanto membernarkan adanya kejadian ini.

Menurutnya, anggotanya juga telah mendatangi lokasi kejadian guna mengumpulkan keterangan sebagai bahan penyelidikan.

"Iya, kita sudah datangi TKP lakukan olah TKP awal. Kita juga dampingi korban saat ke puskesmas Halmahera," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (6/4/2026). 

Pihaknya membeberkan, kejadian tersebut awalnya korban A datang ke rumah korban Y untuk menjemput dan sudah berjanjian berangkat bareng ke gereja. 

Namun, saat korban A menunggu dan korban Y keluar dari rumah, didatangi oleh dua orang tidak dikenal meminta beberapa barang yang dibawa korban A.

"Setelah itu korban A menyerahkan dompet kemudian korban Y datang menghampiri korban A untuk membantu melawan. Namun korban Y tergores oleh alat (diduga Sajam) yang dibawa pelaku. Setelah itu pelaku melarikan diri," bebernya.

Pelaku hanya berhasil membawa kabur uang Rp 100 ribu milik korban A. Namun, korban Y mengalami luka di bagian pelipis dan pipi.

Selanjutnya korban Y dibawa ke Puskesmas Halmahera untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Baca Juga: Penerbitan SKTP April 2026 Tetap Mengikuti Pola Nasional yang Terorganisir dan Konsisten

Informasi yang diperoleh, korban Y mendapat 17 jahitan di dahi, pipi, jari tangan. Saat ini Y juga sedang menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Kota Semarang. 

Kapolsek menegaskan, saat pelaku masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan, termasuk mengecek rekaman cctv guna penyelidikan lebih lanjut.

"Sekarang masih penanganan Polsek Semarang Timur dibackup Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Semarang, sedang melakukan penyelidikan secara intensif," tegasnya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#Begal Sadis #semarang #KRIMINALITAS #senjata tajam