RADARSEMARANG.ID, Semarang — Ratusan guru dan pegawai Bina Amal mengikuti kegiatan halal bihalal yang digelar Sabtu (28/3/2026) di lingkungan SDIT dan PAUDIT Bina Amal. Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga penguatan komitmen ibadah pasca Ramadan, khususnya dalam menjaga kebiasaan membaca Alquran di kalangan pendidik.
Dalam tausiyahnya, Ketua Yayasan Wakaf Bina Amal Ustadz Ir H Johan Rifai mengungkapkan, capaian ibadah selama Ramadan merupakan modal yang harus dijaga. Ia menyebut, terdapat pegawai yang mampu mengkhatamkan Alquran hingga lima kali selama bulan suci.
“Ibadah yang kita lakukan selama Ramadan Insya’Allah akan dilipatgandakan oleh Allah. Janji Allah pasti akan dipenuhi, namun yang terpenting adalah bagaimana kita menjaganya setelah Ramadan,” ujarnya.
Menurutnya, guru memiliki peran strategis sebagai teladan, termasuk dalam menjaga kedekatan dengan Alquran. Ia mendorong agar kebiasaan tilawah tetap dilanjutkan, minimal satu juz dalam satu hari.
Selain itu, ia juga menganjurkan pembacaan surat-surat pilihan seperti Al-Mulk, Al-Waqiah, Ar-Rahman, As-Sajdah, Luqman, Al-Kahfi, dan Yasin sebagai bagian dari amalan rutin.
“Jika kita istiqomah, Allah akan memudahkan urusan dan melapangkan rezeki. Ini bagian dari janji Allah yang pasti,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi bersalam-salaman sebagai simbol saling memaafkan antarpegawai.
Melalui momentum ini, Bina Amal berupaya menanamkan budaya istiqomah ibadah di lingkungan pendidikan, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga dalam aktivitas keseharian. (svc/aro)
Editor : H. Arif Riyanto