RADARSEMARANG.ID, Semarang - Ledakan terjadi di salah satu rumah wilayah Kampung Pondok, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang pada Jumat (20/3) dini hari sekitar pukul 01.00.
Akibat ledakan tersebut satu bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar meninggal dunia, sementara dua penghuni rumah lainnya mengalami luka-luka.
Setelah mendengar ledakan warga sekitar berhamburan keluar rumah dan langsung mengerumuni lokasi kejadian.
Polisi yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP) segera memasang garis polisi untuk membatasi akses warga demi kepentingan penyelidikan.
Pantauan di lokasi, kondisi rumah mengalami kerusakan cukup parah.
Terutama pada bagian atap genteng dan langit-langit ruang tengah rumah itu ambrol. Ledakan tersebut juga merusak rumah di sekitarnya.
Kaca jendela rumah yang berada tepat di seberang lokasi bahkan pecah diduga akibat kuatnya tekanan ledakan.
Hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan seorang bocah dalam kondisi meninggal dunia di ruang tengah rumah. Korban diketahui bernama Gilang berusia 9 tahun.
Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas kepolisian bersama relawan ke ambulans untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit guna dilakukan autopsi.
Kapolsek Gayamsari Kompol Yuna Ahadiyah membenarkan adanya peristiwa ledakan tersebut. Ia menjelaskan, laporan awal diterima dari aplikasi layanan masyarakat, sebelum petugas langsung menuju lokasi.
"Ya, tadi dari Libas ada laporan ada ledakan, terus dari piket SPKT mendatangi TKP, ternyata ledakannya termasuk besar rupanya dan ada korban meninggal dunia. Makanya semua tim turun di lapangan termasuk saya karena ada korban,"ungkapnya.
Lebih lanjut Yuna mengatakan pihak kepolisian masih belum dapat memastikan penyebab pasti ledakan karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Yuna juga mengatakan selain ada korban meninggal, terdapat dua anggota keluarga lainnya yang mengalami luka ringan.
"Belum bisa menyampaikan indikasinya karena korban masih dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi. Korban meninggal satu, usia sembilan tahun. Terdapat keluarga dua yang luka, tapi luka lecet-lecet biasa,"pungkasnya.(ria)
Editor : Baskoro Septiadi