Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Pasca Dilantik Jadi Dirut PDAM, Mas Wawan Siapkan Unit Reaksi Cepat

Adennyar Wicaksono • Selasa, 20 Januari 2026 | 05:37 WIB

TINGKATKAN KINERJA : Direksi PDAM Kota Semarang, melakukan penandatanganan pakta integritas di Halaman Kantor PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Senin (19/1).
TINGKATKAN KINERJA : Direksi PDAM Kota Semarang, melakukan penandatanganan pakta integritas di Halaman Kantor PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Senin (19/1).

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Belum genap sebulan usai dilantik menjadi Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang, Ady Setiawan langsung melakukan gebrakan dengan meningkatkan kecepatan dalam menanggapi keluhan pelanggan melalui Unit Reaksi Cepat.

Mas Wawan sapaannya, menjelaskan jika pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan air minum kepada pelanggan untuk menjadi Sahabat Air Minum Warga Kota Semarang.

Dia juga meminta jajarannya, karena PDAM merupakan sahabat pelanggan, maka pelayanan harus dilakukan secara prima.

Baca Juga: Ady Setiawan Resmi Dilantik Jadi Direktur Utama PDAM Tirta Moedal, Ini Visi dan Misinya

 “Saya sampaikan kepada seluruh pegawai PDAM, karena kita sahabat bagi pelanggan maka kita siap bertanggung jawab. Tiap Rp1 yang dibayarkan oleh pelanggan itu kita akan pertanggungjawabkan, dan kita transparansikan kegunaannya seperti apa,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, usai penandatanganan pakta integritas di Halaman Kantor PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Senin (19/1).

Dia menjelaskan jika sesuatu yang telah diberikan oleh para pelanggan, maka PDAM wajib memberikan layanan tanpa ada pengurangan.

“Ini bentuk take dan give yang dilakukan PDAM karena keuntungan PDAM itu tidak dikantongi direksi atau pegawai tapi akan disetorkan sebagai PAD untuk pembangunan semarang,” bebernya.

Nantinya Unit Reaksi Cepat akan mengupayakan untuk bergerak lebih cepat ketika ada keluhan atau pengaduan dari pelanggan.

Dia menegaskan jika program yang telah dilaksanakan direksi sebelumnya akan dilanjutkan, seperti program yang bekerjasama dengan lembaga internasional.

“Saya mengapresiasi direksi sejak Perumda berdiri hingga saat ini. Direksi sekarang melanjutkan perjuangan direksi yang sebelumnya, termasuk program yang bekerjasama dengan Lembaga internasional,” terangnya.

Selain itu, sesuai arahan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, untuk membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Timur, Wawan mengacu pada tahun ini akan mulai melakukan persiapan dan sosialisasi.

Baca Juga: Mulai Surut, KAI Fokus Percepatan Normalisasi Jalur KA, Total Jadwal 108 Kereta yang Dibatalkan

“SPAM Semarang timur dari bendung Jragung yang sudah difasilitasi oleh pemerintah pusat nanti akan kita akses. Ada beberapa langkah, kita bisa menggunakan pemerintah pusat, bisa juga melakukan B to B, bisa melakukan joint venture dengan beberapa pemodal,” jelasnya.

Wawan mengaku akan melakukan kajian terlebih dahulu, langkah mana yang memungkinkan digunakan agar tidak memberatkan pelanggan dan memiliki nilai ekonomis tinggi.

“Akan kita kaji mana yang lebih visibel, mana yang tidak memberatkan pelanggan dan mana umur ekonomisnya lebih banyak,” bebernya.

Dengan Sahabat Air Minum Warga Kota Semarang, lanjut dia PDAM siap menerima curhat, kritik, pengaduan maupun tantangan yang harus dilakukan dalam 24 jam untuk pelayanan air minum.

Wawan menegaskan jika seluruh jajaran direksi, dewan pengawasan dan seluruh pegawai PDAM akan berupaya meningkatkan dan memperbaiki pelayanan terhadap pelanggan.

“Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan jika selama ini masih banyak kekurangan, belum transparan dan kurang baik, kami mohon maaf dan kami berkomitmen akan meningkatkan menjadi lebih baik untuk saat ini dan akan datang,” ujarnya.

Di era serba digital ini, Wawan juga meminta kepada masyarakat Kota Semarang untuk bijak dan cermat dalam menggunakan media sosial. Ia berharap masyarakat tidak terpengaruh pada penggiringan isu yang bertujuan pada keuntungan tertentu.

“Karena itu saya instruksikan kepada seluruh pegawai untuk berempati, bertanggung jawab, bijaksana dalam menggunakan media sosial, jawab seluruh pelayanan dengan baik, akurat dengan data yang informatif,” pungkasnya. (den)

Editor : Baskoro Septiadi
#PDAM