RADARSEMARANG.ID, Semarang - Rombongan Forum Kesehatan Kelurahan (FKK) Bendan Ngisor mengalami kecelakaan di exit Tol Pemalang, Sabtu (25/10) pagi.
Kecelakaan itu menewaskan empat orang dan melukai belasan lainnya.
Bus pariwisata yang membawa 32 penumpang itu terguling setelah menabrak pembatas jalan di tikungan.
Rombongan itu diketahui hendak berwisata ke Guci, Kabupaten Tegal.
“Yang pertama secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Kota Semarang mengucapkan dan merasakan turut berduka cita atas kejadian ini dan tentu ini adalah sebuah musibah yang tidak ada orang yang menghendaki," kata Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin saat meninjau Posko Pengaduan di Kelurahan Bendan Ngisor, Sabtu (25/10) malam.
Iswar menjelaskan, berdasarkan laporan dari petugas kesehatan, ada empat korban meninggal dunia.
Sejumlah korban lain mengalami luka ringan hingga patah tulang. Sebagian sudah pulang ke Semarang.
“Informasi terakhir, sudah ada sepuluh orang yang kembali ke Semarang. Delapan sudah di rumah, satu dirawat di RS Elisabeth untuk operasi, dan satu masih dipantau dokter,” jelasnya.
Iswar menuturkan, jenazah para korban juga telah diberangkatkan dari RS Pemalang menuju Semarang untuk diserahkan kepada keluarga.
"Yang meninggal sudah perjalanan dari Rumah Sakit sampai Semarang akan ada penyerahan jenazah dari pihak rumah sakit kepada pihak keluarga," ungkapnya.
Ketika ditanya mengenai santunan. Iswar mengaku masih mengkoordinasikan dengan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.
"Ini masih nunggu, masih dikoordinasikan dengan Bu Wali," tandasnya.
Suasana di Kantor Kelurahan Bendan Ngisor pun masih ramai. Warga terus berdatangan hingga malam hari. (kap)
Editor : Baskoro Septiadi