RADARSEMARANG.ID, Semarang– Demi mewujudkan lulusan yang mandiri dan berakhlak mulia, Yayasan Wakaf Bina Amal (YWBA) melaksanakan program strategis bimbingan teknis (bintek) dan kegiatan outbound, Sabtu (4/10/2025).
Kegiatan dengan fokus tunggal penguatan pendidikan karakter ini menjadi penegasan YWBA untuk melahirkan profesional berkarakter untuk pendidikan masa depan.
Ketua Yayasan Wakaf Bina Amal Ir. H. Johan Rifai mengungkapkan, fokus pada karakter adalah identitas utama lembaga.
"Pendidikan di Bina Amal adalah pendidikan holistik. Kita tidak hanya menghasilkan siswa cerdas secara akademik, tapi juga memiliki integritas dan karakter Islami yang kuat. Untuk mencapai ini, kuncinya ada pada guru. Guru harus menjadi role model yang karakternya teruji dan profesionalismenya terasah," tegas Johan Rifai.
Ia menambahkan, kegiatan outbound sengaja diselipkan untuk memperkuat teamwork dan semangat juang para pendidik, yang merupakan prasyarat penting dalam menularkan karakter positif kepada siswa.
Ketua Dewan Pembina YWBA H. Joko Widodo, S.Ak. menilai kegiatan bimtek dan outbound ini sebagai langkah visioner.
“Fondasi terpenting dalam membangun bangsa yang kokoh adalah karakter. Anak-anak kita adalah cerminan dari karakter para pendidiknya. Pesan saya, jadikan setiap kelas, setiap kegiatan, bahkan setiap senyum, sebagai medium penanaman karakter.,” katanya
Menurut Joko Widodo, pendidikan karakter itu universal, tapi harus memiliki akar yang kuat pada nilai-nilai agama dan budaya kita.
“Dengan profesionalisme dan karakter yang kuat, Insya’Allah pendidik Bina Amal siap membentuk generasi yang tidak hanya sukses dunia, tapi juga akhirat,” paparnya.
Peserta bintek dan outbound menerima pelatihan intensif mengenai strategi pengintegrasian nilai-nilai karakter dalam kurikulum, teknik komunikasi efektif, dan leadership skill berbasis nilai.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan energi dan perspektif baru bagi para pendidik YWBA dalam menjalankan tugas mulia mereka. (aro/svc)
Editor : H. Arif Riyanto