RADARSEMARANG.ID, Semarang - SMP Muhammadiyah 6 Semarang menggelar akhirussanah dan wisuda siswa kelas 9. Diharapkan para siswa yang lulus menjadi generasi berakhlakul karimah dan berprestasi.
Dalam kegiatan ini mengundang wali siswa yang dinyatakan lulus. Tahun ini, ada 62 siswa SMP Muhammadiyah 6 Semarang yang lulus dengan prestasi membanggakan.
Kepala SMP Muhammadiyah 6 Semarang, Bambang Hermanto menjelaskan, momen kelulusan siswa tahun ini sekaligus menjadi wisuda tahfidz.
"Jadi siswa yang lulus ini juga tahfidz. Mereka sudah khatam juz 30," jelasnya Minggu (15/6/2025).
Bambang berharap, siswa yang lulus dari SMP Muhammadiyah 6 Semarang menjadi generasi berakhlaqul Karimah, berakhlak mulia dan selalu berprestasi menjadi penghafal Alquran.
"Semoga juga menjadi kader-kader Muhammadiyah yang berperan di masyarakat serta berguna bagi bangsa dan negara," harapnya.
Dikatakan, banyak prestasi yang telah diraih siswa lulusan 2025 ini. Termasuk setiap tahun menjadi juara MTQ di Kecamatan Semarang Utara. Bahkan, kerap menjadi wakil dari Semarang Utara dalam lomba MTQ di tingkat Kota Semarang.
Siswa angkatan ini, kerap menjuarai ajang tari. Selain itu, meraih prestasi pada kejuaraan silat Tapak Suci tingkat Kota Semarang.
"Ini luar biasa. Banyak prestasi yang sudah diraih meski sekolah kami di pinggiran kota," ujarnya.
Bambang berpesan, agar alumni bisa menjaga nama baik almamater dengan terus mengukir prestasi. Pihaknya juga berterima kasih kepada wali murid yang telah mensuport kegiatan sekolah.
"Jangan sampai melupakan jasa-jasa para guru selama tiga tahun di sekolah. Kemudian terus jalin komunikasi dan silaturrahmi dengan keluarga besar SMP Muhammadiyah 6 Semarang," tambahnya.
Sementara perwakilan komite sekolah, Saptono mengaku salut atas lompatan besar SMP Muhammadiyah 6 Semarang dalam 3 tahun terakhir.
"Ada gebrakan yang luar biasa, sehingga menghasilkan prestasi yang luar biasa untuk siswa," ujarnya.
Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Semarang, Sutarto mengakui adanya perubahan besar SMP tersebut. Sekolah ini mendapat kepercayaan besar dari masyarakat.
"SMP Muhammadiyah 6 Semarang bisa mengubah kultur budaya masyarakat Semarang Utara yang dulu terkenal gelut dan tawuran sekarang menjadi anak-anak yang rajin salat," tuturnya.
Perwakilan orang tua dari wisudawan tahfidz Maula Alin, mengaku bangga menyekolahkan anaknya di SMP Muhammadiyah 6 Semarang. Ia juga senang anaknya menjadi siswa berprestasi dan hafal Alquran juz 30. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo