Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Lebaran, Antrean Mengular di Toko Oleh-oleh Khas Semarang, Sehari Bisa Habis 2 Ton Bandeng Presto

Khafifah Arini Putri • Jumat, 4 April 2025 | 01:38 WIB
Antrean mengular di Toko Bandeng Juwana Elrina Pandanaran.
Antrean mengular di Toko Bandeng Juwana Elrina Pandanaran.

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Libur lebaran, toko oleh-oleh di Jalan Pandanaran Kota Semarang diserbu pembeli.

Antrean mengular terlihat di Bandeng Juwana Elrina. Khususnya di tempat pemesanan bandeng.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang sejak pukul 10.00 WIB antrean terus ada hingga pukul 11.00. Mayoritas pembeli mengantre untuk membeli bandeng presto yang menjadi favorit wisatawan ini. Selain itu tampak ramai orang mengantre juga ada di stan wingko babat dan moaci.

Tak hanya menjual bandeng presto, di toko ini juga tersedia berbagai macam oleh-oleh. Mulai dari berbagai macam keripik, olahan pisang, roti kering, kue ganjel rel, dan beragam pilihan lainnya.

 Baca Juga: Berikan Pelayanan Prima saat Libur Lebaran

Kepala Toko Bandeng Juwana Elrina Dinar menyampaikan kenaikan jumlah pembeli ini mulai terlihat sejak H-7 dan berlanjut hingga H+7 Lebaran.

Menurutnya hingga H+3 Lebaran kenaikannya baru mencapai 10 persen.

“Sampai saat ini peningkatannya baru 10 persen. Karena liburnya masih panjang,” jelas Dinar saat ditemui di Toko Bandeng Juwana Elrina Pandanaran, Kamis (3/4).

Kendati demikian pihaknya pun telah bersiap jauh-jauh hari untuk meningkatkan jumlah produksi bandeng hingga menambah 50 karyawan pocokan.

Mereka di tempatkan di bagian produksi dan penjualan.

Selama libur Lebaran, di Toko Bandeng Elrina Juwana bisa menghabiskan dua ton bandeng presto yang tersebar di empat tokok.

Yakni dua toko di Jalan Pandanaran, satu toko di Jalan Pamularsih Raya, dan satu toko di Jalan Prof. Dr. Hamka Ngaliyan.

 Baca Juga: Habiskan 200 Kilogram Kelapa, Sehari 20 Ribu Pcs Wingko Babat Pak Lis Terjual

“Sehari bisa habis 1-2 ton bandeng presto, kalau pembelinya bisa lebih dari 1000 orang setiap harinya,” tegasnya.

Pihaknya menyebut yang menjadi favorit wisatawan atau pembeli ialah bandeng duri lunak. Sedangkan harga untuk beragam olahan bandeng sendiri dimulai Rp 60 ribuan untuk pepes bandeng.

Sedangkan olahan bandeng duri lunak dimulai Rp 133 ribu per kilogramnya.

“Best sellernya kita bandeng duri lunak. Tapi semua olahan bandeng sebenarnya juga sama best seller seperti otak-otak, asap pepes, dalam sangkar, tumis atau bakso, wingko babat itu juga (paling banyak diburu),” imbuhnya.

 Baca Juga: Arus Balik Diprediksi Terjadi Minggu 6 April 2025

Salah satu pembeli Wulan dari Bekasi mengaku langganan membeli oleh-oleh di Bandeng Elrina Juwana.

Setiap pulang ke rumah saudara di Demak, ia selalu membeli bandeng presto untuk dibawa kembali ke Bekasi dan dibagikan ke keluarga.

“Tadi beli bandeng presto sama makanan kering tadi borong lumayan banyak buat oleh-oleh keluarga di Bekasi,” ungkapnya. (kap/bas)

 

 

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#semarang #lebaran #Bandeng Juwana #bandeng #bandeng presto #Pandanaran #Oleh-oleh