“Sehingga mulai malam ini semua jalur sudah normal dan dapat dilalui kembali oleh perjalanan kereta api dengan kecepatan terbatas,” terangnya.
Normalisasi jalur rel pada lokasi ini berlangsung selama kurang lebih 2 jam untuk Jalur hulu dan 5 jam untuk Jalur hilir dari awal dilakukan penutupan pada pukul 17.30 WIB sore tadi.
KAI telah menerjunkan puluhan petugas tanggap darurat serta alat material pendukung dalam penanganan ini.
Adapun perjalanan KA yang sempat mengalami keterlambatan imbas kejadian ini sebagai berikut:
1. KA Kamandaka (196) relasi Tegal - Semarang
2. KA Menoreh (176) relasi Jakarta - Semarang
3. KA Brantas Tambahan (7016A) relasi Jakarta - Blitar
4. KA Kaligung (220) relasi tegal - Semarang
5. KA Brantas (152) relasi Jakarta - Blitar
6. KA Sembrani Tambahan (7004) relasi Jakarta - Semarang
7. KA Kertajaya (254) relasi Jakarta - Surabaya
8. KA Brawijaya (38) relasi Jakarta - Malang
9. KA Joglosemarkerto (186) relasi Tegal - Solo
10. KA Kaligung (215) relasi Semarang - Tegal
11. KA Airlangga (271) relasi Surabaya - Jakarta
12. KA Kamandaka (191) relasi Semarang - Tegal
13. KA Argo Merbabu (25) relasi Semarang - Jakarta
14. KA Gumarang (163) relasi Surabaya - Jakarta
15. KA Jayabaya (91) relasi Surabaya - Jakarta
16.KA Motis Utara (10070) relasi Jakarta - Semarang Tawang
17.KA Kaligung (221F) relasi Semarang Poncol- Tegal
18.KA Kaligung (222F) relasi Tegal- Semarang Poncol
KAI berkomitmen untuk memastikan setiap jalur yang dipulihkan memenuhi standar keselamatan tertinggi. Kami terus melakukan pemantauan dan evaluasi guna menjamin jalur tetap dalam kondisi aman bagi perjalanan kereta api.
“KAI memohon maaf atas adanya keterlambatan beberapa perjalanan KA pada hari ini, dan mengapresiasi kesabaran serta pengertian dari para pelanggan selama pemulihan berlangsung. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan keandalan layanan transportasi kereta api agar tetap aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan,” tutup Franoto. (den)